Gini Caranya Maksimalin Kendaraan yang Masih Kredit Buat Dapat Dana

Ketika butuh uang, biasanya orang langsung mencari pinjaman. Padahal ada cara lain yang bisa ditempuh lho, yaitu jual aset.

Sederet aset di rumah bisa dilego demi kebutuhan tersebut. Di antaranya kendaraan, baik sepeda motor maupun mobil. Tapi bagaimana kalau kredit kendaraan belum lunas? Apa bisa dimanfaatkan untuk dapat dana segar?

Jawaban simpelnya: bisa. Kendaraan yang masih kredit juga bisa kok dioptimalkan buat dapat kucuran dana. Caranya ada dua.

Yang pertama adalah dengan menjualnya. Istilah jual kendaraan tapi kredit belum lunas adalah oper kredit. Ada juga yang menyebutnya over kredit.

Cara yang kedua, kita bisa juga menempuh refinancing untuk mendapat dana segar. Refinancing gak betul-betul jual kendaraan ke pihak lain, melainkan hanya mengalihkan cicilan. Tujuannya adalah agar mendapatkan pinjaman dana dari leasing baru dan sekaligus mendapatkan bunga cicilan yang lebih kecil.

Perbedaan over kredit dan refinancing terletak pada pihak yang berkaitan dan skema pencairan dana. Berikut ini dijelaskan soal skema keduanya untuk mendapatkan dana:

Over kredit

Dengan over kredit, kita mendapat dana langsung dari pihak yang membeli kendaraan tersebut. Nantinya, sisa cicilan ke leasing akan dilunasi oleh si pembeli.

Begini langkah jual kendaraan yang masih dalam proses kredit:

1. Cari pihak yang mau beli

Kita bisa mencari pihak pembeli berupa individu, misalnya rekan kerja atau mungkin keluarga. Cari pihak yang mau beli sesuai dengan harga pasaran.

kendaraan yang masih kredit
Mau gimana juga, yang namanya jual barang ya harus cari calon pembeli (jual mobil/otomotifnet)

Umumnya, karena tahu kita lagi BU alias butuh uang, calon pembeli lantas menawar sekenanya. Syukur-syukur bisa dapet orang yang mau beli sesuai dengan harga yang ditetapkan leasing saat kita kredit kendaraan itu dulu. Kalau begitu, bisa impas deh duit cicilan yang sudah dikeluarkan.

2. Jelaskan kondisi kendaraan

Sebaiknya jujur menjelaskan kondisi kendaraan yang akan dioper kredit ke individu lain. Bila ada yang lecet, beri tahu. Begitu juga kalau ada komponen yang sudah diganti.

Dengan demikian, bisa menghindari potensi sengketa di kemudian hari bila si pembeli mengetahui adanya cacat pada kendaraan tersebut. Bila memungkinkan, tanda tangani perjanjian tersendiri antara kita dan pihak pembeli soal kesepakatan over kredit itu untuk mencegah sengketa nantinya.

3. Berterus terang ke leasing

Over kredit dengan individu harus menaati prosedur yang berlaku. Tiap pihak mesti hadir menandatangani dokumen over kredit agar sah di mata hukum.

Jika over kredit dilakukan di bawah tangan, atau tanpa sepengetahuan leasing, kita yang bisa kena batunya. Ketika si pembeli telat bayar cicilan atau malah kabur, bukan dia yang didatangi leasing, melainkan kita. Sebab, nama kitalah yang tercatat di dokumen mereka.

Dampak paling buruk, kita bisa diseret ke meja hijau atas tudingan penggelapan. Hal ini diatur dalam Pasal 1365 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata.

Siapkan data terkait dari kedua pihak, antara lain kartu tanda penduduk, NPWP, dan kartu keluarga. Bukti cicilan yang sudah dibayar juga harus dibawa. Nantinya leasing yang akan mengurus proses over kredit selanjutnya, termasuk penggantian nama dalam BPKB kelak ketika cicilan sudah lunas.

Refinancing

Jika memilih refinancing, berarti kita mengalihkan cicilan ke leasing lain. Mekanismenya, cicilan yang tersisa ke leasing A akan dilunasi leasing B. Selanjutnya, kita membayar cicilan ke leasing B.

kendaraan yang masih kredit
Daripada bingung gimana caranya refinancing, simak di sini aja (refinancing/beiermortage)

Berikut ini langkah refinancing agar bisa memaksimalkan manfaatnya:

1. Cari bunga yang lebih kecil

Refinancing ke leasing baru juga dikenakan bunga. Jadi, kita mesti cari bunga yang lebih kecil dari leasing lama. Misalnya sebelumnya bunga 1 persen, kita cari yang menawarkan 0,5 persen.

Kita bisa memanfaatkan Internet untuk membandingkan bunga satu leasing dengan leasing lainnya. Atau mungkin mau mencari brosur-brosur tiap leasing, bisa saja bila memungkinkan.

2. Hitung berapa dana yang bisa didapat

Misalnya Pak Budi butuh dana segar Rp 5 juta. Dia hendak refinancing sepeda motor Yamaha V-Ixion tahun 2016.

kendaraan yang masih kredit
Hitung dulu, butuh berapa Rupiah yang bakal didapat baru deh refinancing (uang/Tribun)

Sisa angsurannya 8 x Rp 1 juta per bulan ke leasing PT ABC. Dia berencana refinancing kendaraan itu ke leasing PT XYZ.

Rinciannya:

Sisa cicilan ke PT ABC= 8 x Rp 1 juta = Rp 8 juta

Motor dihargai Rp 16 juta oleh PT XYZ, dengan syarat:

  • Sebesar Rp 8 juta dari PT XYZ digunakan untuk melunasi motor ke PT ABC
  • BPKB dipegang PT XYZ sebagai jaminan

Dengan demikian, total dana segar yang diterima Pak Budi:

= Pinjaman PT XYZ – sisa cicilan ke PT ABC

= Rp 16 juta – Rp 8 juta

= Rp 8 juta

Dana pinjaman ini kemudian mesti dilunasi dengan jangka waktu sesuai dengan kesepakatan antara Pak Budi dan PT XYZ sebagai leasing yang baru.

3. Siapkan dokumen terkait

Bukti kredit dari leasing sebelumnya mesti disiapkan, termasuk nota pembayaran angsuran tiap bulan. Bila pernah telat bayar cicilan, ada kemungkinan permohonan refinancing kita ditolak oleh leasing yang baru.

Mereka tentunya gak mau menanggung risiko kredit macet. Makanya, kita harus menghitung betul kemampuan keuangan sebelum mencari pinjaman.

Kedisiplinan juga diperlukan agar urusan cicilan cepat kelar. Toh, jika telat bayar, kita bakal mendapat denda. Rugi dong.

Dari penjelasan di atas, oper kredit maupun refinancing kredit kendaraan bisa dipertimbangkan sebagai alternatif mendapatkan dana selain pinjam KTA atau kredit multiguna.

Tapi harus hati-hati, jangan sampai over kredit atau refinancing ini malah jadi beban keuangan yang baru karena gak pakai perhitungan. Tetap cerdas ya, guys!

 

 

Yang terkait artikel ini:

[Baca: 8 Alasan Kenapa Pengajuan Kredit Tanpa Agunan Kamu Bisa Ditolak Bank]

[Baca: Perhitungkan Dulu Yuk, Lebih Untung Take Over Kredit atau Jual Sudah Lunas?]

[Baca: Take Over Kredit Kendaraan Bermotor Nggak Cuma Soal Jual-Beli, Tapi Cara Mengakali Bunga Cicilan]