Gimana Bisa Sukses Kalau Masih Hobi Menunda Pekerjaan. Coba Tips Ini

“Dita! Main games mulu, mana laporan penjualan bulan kemarin? Mau serahin ke Pak Bos nih!” Laras menegur Dita yang sedang asyik main games di hapenya.

“Eh, aduh, eng…itu…bentar ya Ras, nanti aku aja deh yang langsung serahin ke Bos,” jawab Dita gelagapan.

Jelas deh tuh, Dita pasti belum menyelesaikan report yang diminta. Bisa jadi karena keasyikan main games, kerjaannya terabaikan. Yah ini sih namanya gak bisa bedain mana yang prioritas ya.

Menunda atau meremehkan pekerjaan bisa menghambat kesuksesan loh. Simak dulu nih tips biar kamu lebih disiplin dan jadi pekerja yang bertanggung jawab sama pekerjaan.

1. Komitmen

Coba renungkan lagi sebenarnya kamu bekerja itu untuk apa dan mau jadi apa. Camkan dalam hati bahwa bekerja itu bukan main-main. Kita kan dibayar, jadi harus profesional. So, harus punya kesadaran diri dan komitmen yang kuat.

gimana bisa sukses
Eh mas mau tanding tinju di mana? (Pantang Menyerah / venturebeat)

Buang deh tuh segala jenis kemalasan dan mulai evaluasi diri. Saat kita sudah tanda tangan kontrak kerja, di situlah komitmen kita dituntut. Sudah bersedia bekerja di suatu tempat ya harus merealisasikan komitmen.

2. Buat daftar prioritas kerjaan

Agar disiplin, jangan malas bikin daftar atau catatan yang rapi. Isinya apa? Ya tugas mana yang harus diselesaikan dahulu alias prioritas dan mana yang bisa belakangan. Pisahkan juga mana yang paling mudah hingga paling rumit.

Kalau gak ditulis gitu mungkin bakal lupa dan salah prioritas, apalagi kalau emang kerjaan lagi banyak. Jangan stres duluan atau ngerasa gak sanggup. Catatan kayak gini dibuat agar kamu disiplin dan tahu apa yang jadi prioritas. Pekerjaan kan harus ada laporannya.

3. Tetapkan target dan tujuan

Manusia hidup harus punya target dan tujuan. Gak bisa dong jalanin saja bagai air mengalir. Kalau hanyut terbawa arus gimana? Misalnya mau menikah 5 tahun lagi atau memberangkatkan orangtua naik haji, punya mobil, rumah dan lainnya. Bagaimana bisa terwujud kalau tidak direncanakan?

gimana bisa sukses
Emang sih kelihatan jauh dan panjang, tapi ya harus punya tujuan dong! (Tujuan / pencinta-wanita)

Saat punya target dan tujuan keuangan di masa depan, kita seharusnya bisa menjadikan tujuan tersebut sebagai motivasi dan pemicu semangat biar kerja jadi rajin, produktif, dan efektif. Kecuali kamu bisa main sulap bim salabim langsung banyak uang. Gak kan?

4. Meneladani

Terkadang kita butuh pendorong semangat dari contoh alias figur. Nah, lihat sosok sukses yang bisa bikin kamu sadar dan terpacu. Tanya kepada diri sendiri, “Dia bisa sukses, kenapa saya gak bisa?” Tapi, jangan jadi iri dan merasa rumput tetangga lebih hijau ya.

Saat ada seseorang yang kamu lihat berhasil dalam karir atau bisnis, belajar dong. Tiru nilai-nilai positif yang bikin sosok tersebut bisa naik tinggi di puncak. Gak ada yang mustahil kalau mau berusaha.

Mau sukses juga kan seperti rekan-rekan kerja kamu yang lain? Jangan mau tertinggal sendirian di belakang ya.

5. Time management

Bekerja dan istirahat harus seimbang dong, jangan terlalu ngoyo tapi juga jangan kelewat santai. Harus bisa seimbangin antara saat bekerja dengan refreshing. Atur waktu yang dipunya sebaik mungkin.

Saatnya jam kerja jangan menunda dan meremehkan pekerjaan, lalu malah asyik main games atau sosmed. Optimalkan semua fokus dan konsentrasi di jam kerja dengan bijak, lalu pulang dan istirahat. Jangan keseringan hangout apalagi sampai larut malam.

Kalau badan sehat dan segar, bekerja pastinya jadi lebih fokus dan tepat waktu kan.

6. Jangan takut salah

gimana bisa sukses
Kenapa ditutup mukanya masbro? Gak ada manusia sempurna, salah gak apa-apa kok! (Hadeuh / careerdigressions)

Gak ada manusia yang sempurna, begitu juga saat melakukan pekerjaan. Berusaha sebisa mungkin melakukan dengan baik, tapi jangan lantas terobsesi dengan hasil yang sempurna tanpa cacat cela.

Saat hasil pekerjaan harus direvisi atau kurang memuaskan di mata atasan, jangan down atau kecewa berlebihan. Apalagi kalau dampaknya sampai bikin kamu kapok atau ngambek dan hasilnya kerjaan numpuk.

Dunia kerja memang penuh dengan tantangan. Siap gak siap, suka gak suka, kita akan berhadapan dengan hal-hal yang gak nyaman. Pebisnis sukses saja masih pergi bekerja loh, masa kita mau bermalas-malasan.

Ayo berikan yang terbaik yang kita bisa. Gak ada jalan mudah loh menuju sukses, seperti kata pepatah, “Berakit-rakit ke hulu, berenang-renang ke tepian. Bersakit-sakit dahulu, bersenang-senang kemudian.” Semangat ya!

 

 

Yang terkait artikel ini;

[Baca: Kamu Belum Sukses Berkarir di Usia Kepala Tiga Kalau]

[Baca: 5 Hal Gak Penting Harus Kamu Jauhin Biar Karir Makin Baik]

[Baca: Sudah Masuk Usia Kepala 3 Loh Idealnya Sudah Punya 6 Kualitas Berkarir Ini]