Gak Usah Mikir Macam-Macam, 7 Alasan Ini yang Bikin Rumah Dijual Murah

“Rumah dijual murah”. Wah, ini nih yang dicari-cari. Begitu ketemu informasi ini, bawaannya pengin langsung kepoin. Ya, kali aja rumah yang dijual murah tersebut cocok sama bujet.

Kapan lagi kan dapat harga rumah murah apalagi saat harganya cenderung naik seiring berjalannya waktu.

Tapi ngomong-ngomong, kenapa ya ada yang jual rumahnya dengan harga murah? Bukannya rugi ya jual rumah dengan harga murah? Daripada jual murah kan mendingan juga disewakan. Hitung-hitung masih bisa dapat untung.

Ada benarnya juga sih. Cuma, ternyata memang ada beberapa alasan yang mendorong orang untuk menjual rumahnya dengan harga murah.

Emangnya apa aja alasan-alasan yang bikin orang-orang sampai nyebarin info rumah dijual murah? Buat memuaskan rasa penasaran kamu, cari tahu yuk lewat ulasan berikut ini.

1. Butuh dana cepat

Dana cepat (alinea)

Alasan ini paling sering dikemukakan saat ditanya kenapa bisa-bisanya rumah dijual murah. Kondisi yang mendesak seperti misalnya butuh dana cepat buat biaya rumah sakit, jadi salah satu pendorong buat menjual rumah dengan harga murah.

Sebenarnya, mengajukan pinjaman bisa-bisa aja sih dilakukan demi dapatkan dana. Cuma yang jadi pertanyaan apakah bank mau menyanggupi besarannya? Atau cepatkah pengajuan tersebut diproses? Kecewa kan misalnya udah nunggu lama, tapi ditolak.

Inilah sebabnya, kenapa solusi rumah dijual murah cenderung dipilih. Biar dana yang diinginkan cepat didapat dan masalah bisa cepat selesai.

2. Pengin beli rumah baru

Kadang-kadang, nemuin rumah yang harga dan lokasinya cocok banget itu jadi kesempatan yang benar-benar langka. Saking langkanya, begitu ada peluang, datangnya cuma sekali, keduluan orang pula.

Makanya, mesti gercep alias gerak cepat.. Keburu nanti rumah yang diidam-idamkan dibeli orang lain. Kesempatan dapetin rumah yang udah lama diidamkan pupus begitu aja. Strateginya, minimal kasih booking fee dulu biar aman. Terus DP-nya menyusul nanti.

Nah, dana DP inilah yang bingung dapatnya gimana. Ngorbanin dana darurat, dampaknya bisa gak baik buat kondisi keuangan nanti. Pinjam ke bank malah bakal memengaruhi pengajuan KPR. Soalnya batas maksimal kredit cuma 30 persen dari penghasilan.

Di sinilah orang-orang ambil solusi menjual rumah mereka yang lama. Dan dijualnya murah pula, biar dana yang diinginkan cepat didapat.

3. Gak cocok sama lingkungan sekitar

Buat alasan yang satu ini, hindari dulu deh berprasangka buruk. Bisa aja kan rumah dijual murah karena si pemilik lebih suka kesunyian. Mungkin aja si pemilik gak tahu kalau orang-orang di lingkungan sekitarnya hobi kumpul-kumpul sekadar obrol sana-sini sambil ketawa-ketawa sehingga dia merasa kurang nyaman.

Buat kamu yang suka bersosialisasi, kebetulan yang pas tuh kalau ada yang jual rumah dengan kondisi lingkungan seperti di atas. Udah cocok sama lingkunganya, cocok pula sama harganya. Untung banget, kan?

4. Mutasi kerja

Mutasi kerja (ozmoving)

Yang namanya dimutasi tuh ada enaknya dan ada gak enaknya. Enaknya itu kalau lokasi kerjanya emang dari dulu udah kita impikan. Misalnya aja dimutasi ke Singapura. Kayaknya, kalau dimutasi ke sana mustahil ada yang mau nolak.

Sayangnya, mutasi kerja selain berdampak ke karier, juga membawa dampak lain, yaitu gimana nantinya nasib rumah yang ditinggali.

Syukur-syukur mutasinya gak lama. Tapi gimana kalau sampai 10 tahun. Rumah yang kamu tempati selama ini bisa gak keurus nih.

Daripada rumah ditinggal begitu aja dan malah bikin pengeluaran tambahan, banyak yang akhirnya memutuskan buat menjual rumahya. Namun, jual rumah kan butuh waktu yang cukup lama. Inilah kenapa rumah dijual murah biar cepat lakunya.

5. Gak kuat bayar KPR

Wajar aja seandainya ini yang menjadi alasannya. Suku bunga KPR setelah berakhirnya masa fix rate bakal ngikutin suku bunga pasar. Artinya, suku bunga pasar naik, suku bunga KPR ikut naik.

Konsekuensinya, cicilan makin gede nilainya. Beruntung kalau masih sanggup bayar. Sebaliknya, gimana kalau bayarnya udah gak kuat? Ujung-ujungnya, pembayaran cicilan bisa tertunggak.

Ini yang menjadi kekhawatiran kebanyakan orang yang bayar rumah pakai KPR. Udah banyak dana yang keluar, akhir-akhirnya hilang gitu aja karena rumah disegel bank akibat menunggak. Siapa coba yang mau ngalamin kayak gitu?

Karena itu, ketimbang uang hilang melayang, orang-orang memilih rumahnya dijual murah dengan cara take over atau over kredit.

6. Terbengkalai

Ada juga yang kasusnya begini. Udah beli rumah, tapi belum langsung ditempati. Kesibukan kerja sering menjadi alasannya. Biasanya situasi ini yang dialami orang-orang yang kerjanya di ibu kota.

Gak mau ketinggalan beli rumah karena takut ke depannya mahal, mereka buru-buru ambil rumah yang harganya masih make sense buat mereka. Rumah-rumah tersebut biasanya tersedia di kota-kota di sekeliling Jakarta, seperti Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi.

Ketika rumah udah kebeli, ternyata gak bisa langsung mereka tempati. Pekerjaan yang menuntut mereka selalu sibuk ditambah lokasi rumah yang jauh dari tempat kerja menyebabkan mereka masih menyewa rumah.

Dari sini udah ketebak nasib rumah mereka: terbengkalai. Walau gak semua berlaku demikian, tapi faktanya memang lebih banyak yang membiarkan rumahnya terbengkalai.

Di sinilah kemudian banyak yang menjual rumahnya walaupun murah ketimbang dibiarkan terbengkalai dan bisa aja ambruk nantinya.

7. Harta gono gini

rumah dijual murah
Harta gono gini (gobankingrates)

Emang benar perceraian itu adalah keputusan yang berat. Apalagi kalau udah memiliki anak. Pertimbangannya, anak belum siap dengan situasi ini sehingga tumbuh kembangnya dikhawatirkan terganggu nantinya.

Di samping urusan anak, perceraian juga menyisakan satu persoalan lain, yaitu soal harta gono gini. Kamu tentu sering banget dengar berita tentang perceraian artis, bukan? Begitu cerai, mereka masih ribut tuh soal harta gono gini.

Salah satu harta gono gini yang diributkan itu adalah rumah. Makanya mereka sama-sama memutuskan buat menjual rumahnya dengan harga murah. Harapannya, rumahnya cepat jadi uang dan sengketa pun cepat berakhir dengan dibaginya uang tersebut.

Begitu baca 7 alasan di atas, udah terjawab kan kenapa ada rumah dijual murah. Jadi, seandainya nanti kamu menemukan ada rumah dengan harga murah jangan langsung berpikiran yang aneh-aneh ya. Siapa tahu alasannya adalah salah satu dari yang tadi barusan kamu baca.

Moga-moga informasi barusan membantu kamu dalam mendapatkan rumah yang tepat dan pas bujet harganya. Selamat berburu rumah murah!