Gak Semujur Lalu Zohri, Ini 4 Profesi yang Cocok Buat Fauzan Noor

Fauzan Noor, juara karate dunia yang udah mengharumkan nama Indonesia, sebetulnya punya kehidupan yang gak jauh beda dengan juara lari 100 meter Lalu Zohri. Keduanya sama-sama bukan orang berada.

Sayangnya Zohri lebih beruntung. Dia udah dapat banyak hadiah dari berbagai pihak, baik pemerintah maupun swasta.

Sementara Fauzan enggak, atau minimal belum. Sang juara WASO World ini malah sempat ditolak masuk TNI hingga harus bekerja sebagai pramuniaga di swalayan.

Sebagai seorang atlet, pria yang akrab disapa Ozan ini emang kurang beruntung lantaran federasi cabang olahraga Karate tradisional adalah federasi yang miskin. Federasi itu emang diakui secara hukum, namun belum ditempatkan di Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) sebagai induk cabang olahraga karate tradisional.

Terbangnya Fauzan ke Ceko buat mengikuti kejuaraan dunia jadi agak sulit. Dia harus pinjam uang sana sini. Sesampainya di negara Eropa yang dingin itu, putra tukang urut ini dikabarkan cuma memegang uang saku Rp 600 ribu. Miris banget!

Namun karena semangat juangnya buat mengharumkan nama Indonesia besar, pemegang sabuk hitam ini berhasil menjadi juara karate dunia usai mengalahkan pria yang bobotnya 20kg lebih berat dari dirinya.

Kalau dipikir-pikir, tanpa jadi pramuniaga, Fauzan masih bisa lho melakoni profesi lain yang menjanjikan, dan bisa jadi itu hal itu sesuai dengan passion dia.

Penasaran dengan profesinya? Berikut ulasannya.

1. Petarung beladiri campuran (MMA)

Kamu suka nonton Ultimate Fighting Championship (UFC), One Fighting Championship (ONE FC), atau mungkin One Pride yang ada di TV One?

Pertarungan yang dilakukan di dalam kerangkeng segi lima itu mungkin terlihat brutal, karena dalam posisi jatuh pun lawan masih dihajar. Tapi jangan salah lho, itu adalah olahraga beladiri yang lagi ngetren di dunia maupun Indonesia.

Pemenang ajang MMA rata-rata bakal mirip seperti seleb lho. Selain dibayar dengan uang, mereka juga berpeluang jadi brand ambassador sebuah produk dan dikenal banyak orang.

Sebetulnya sih gak sulit buat mengetahui informasi seputar peluang buat jadi petarung MMA. Fauzan cuma perlu bergabung di sebuah sasana beladiri yang bonafit.

Asal kamu tahu, sasana seperti itu udah banyak banget lho di Indonesia. Gak sedikit pula dari mereka yang memanfaatkan itu jadi ladang bisnis.

Berbekal sabuk hitam karate, tugas utama Fauzan tinggal mengasah teknik pertarungan bawah atau ground fighting dan grappling (bantingan) biar lebih tajam.   

2. Pelatih beladiri

Jika emang Fauzan gak pengin jadi petarung MMA, seengaknya dia bisa memanfaatkan titelnya sebagai juara karate dunia buat mengajar beladiri.

Pendapatan para pelatih beladiri yang sering buka privat luar biasa besar lho. Bayangin aja, buat satu pertemuan mereka bisa dapat seengaknya Rp 250 ribu per orang. Kalau belum dapat klien buat privat, dia tentu bisa mengajar di sasana yang pendapatannya juga lumayan.

Biar lebih luas, Fauzan bisa juga latihan cabang olahraga lain, sebut aja Muaythai, Kick Boxing, atau tinju. Kalau udah jago, dia bisa juga buka latihan yang bikin muridnya makin banyak. Kan, makin banyak murid bakal makin banyak juga pendapatannya.

3. Aktor

Kamu tahu Iko Uwais, Yayan Ruhiyan, dan Cecep Arif Rahmah? Ketiga aktor ini merupakan praktisi beladiri silat. Asal kamu tahu nih, Iko dulunya berprofesi sebagai sopir truk lho sebelum jadi seleb papan atas.

Seandainya tertarik buat belajar akting, juara karate dunia ini tentu bisa mencoba ikut audisi atau casting film-film Tanah Air. Barangkali, ada production house yang emang berniat bikin film laga, dan Fauzan dinilai pas jadi salah satu pemerannya.

Gak menutup kemungkinan kan kalau Fauzan adalah the next Iko Uwais?

4. Stuntman

Jika belum kesampaian jadi aktor, jadi stuntman juga bisa dicoba. Fauzan bisa bergabung di agensi-agensi atau komunitas stunt yang ada di Indonesia.

Upah sebagai stuntman emang gak terlalu besar, kurang lebih berkisar antara Rp 200 ribu hingga Rp 1 juta per hari. Tapi dengan bekerja sebagai stuntman seenggaknya Fauzan bisa mengembangkan network di dunia hiburan yang bisa jadi berguna ke depannya.

Itulah empat profesi yang bisa dilakoni seorang juara karate dunia seperti Fauzan Noor. Seiring dengan berkembangnya teknologi di bidang informasi, tentu gak sulit mencari informasi soal peluang kerja di bidang ini.

Pokoknya, juara karate dunia ini harus semangat terus deh. Jangan sampai menyerah dalam menggapai impian, meski kadang gak diperhatikan sama pemerintah.