Gak Pernah Lapor Pajak? Ini Hukuman yang Menanti

Urusan lapor pajak memang butuh kesadaran yang cukup tinggi. Gak jarang kok sebagian dari kamu pernah kelupaan ngelapor. Ada juga yang sengaja gak melapor karena malas, dan berpikir kalo gak ada sanksinya juga.

Pastinya buat yang punya Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) ya jelas harus melapor, apalagi dia karyawan. Kalau gak dilaporin, negara mana tahu kamu udah bayar apa belum.

Ada juga yang sengaja memalsukan data di formulir SPT dengan alasan biar hartanya gak gak ada yang tahu. Tapi kalau suatu hari dapat surat cinta dari Dirjen Pajak, nah lho gak bisa lari kemana-mana kan.

Jangan salah, ada hukuman yang dikenakan ke mereka yang gak pernah lapor pajak atau memalsukan isi formulir SPT lho. Semuanya sudah diatur di Pasal 39 Undang-Undang tentang Ketentuan Umum dan Tata Cara Perpajakan (UU KUP) Nomor 16 tahun 2009.

Gak Pernah Lapor Pajak
biar gak repot lapor pajak online aja (Lapor pajak online/ Pajak)

Berhubung batas waktu pelaporan Pajak Penghasilan (PPh) diundur sampai 21 April 2017, jangan sia-siakan waktunya ya. Segera lapor jika ada waktu. Atau kamu mungkin mau tahu dulu apa saja kerugian karena gak lapor pajak? Ini dia jawabannya.

1. Terkena sanksi administratif Rp 100.000

Kalau kamu terlambat atau gak melapor SPT tepat pada waktunya, kamu bakal dikenakan denda sebesar Rp 100.000. Tapi sanksi ini ada pengecualiannya jika wajib pajak sudah meninggal dunia, tidak lagi bekerja, menjadi warga negara asing, dan tidak tinggal di Indonesia.

Daripada kena denda, mending taat pajak deh. Jangan malas lapornya, kan sekarang sudah ada tata cara pengisian online. Gak perlu repot isi manual dan setor lagi ke kantor pajak bukan?

2. Pidana 6 bulan hingga 6 tahun

Hukuman penjara ini juga bisa dialami oleh orang yang lalai dalam pelaporan SPT, atau yang memalsukan isi formulir SPT. Dulu pengisian SPT masih bisa manual, sekarang sudah harus online atau lewat e-filling.

Kelalaian atau pemalsuan itu dinilai bisa menimbulkan kerugian pada pendapatan negara. Ya jelas saja, laporan yang kamu berikan gak sesuai sama apa yang kamu miliki.

Bayangin saja, 6 bulan di dalam penjara lho. Mau jadi apa di sana? Itu baru hukuman pidana paling singkat. Kalau kena 6 tahun? Pastinya kamu bakal rugi waktu dan batin ketika mendekam di bui. Periode waktu tersebut seharusnya bisa dimanfaatkan untuk kegiatan produktif, kan?

Kedua kerugian itu secara gak langsung bakal berasa secara finansial dan waktu. Kenapa bisa terlambat lapor pajak? Apa karena terlalu sibuk dan gak ada waktu? Itu kan kewajibanmu sebagai warga negara lho.

Gak Pernah Lapor Pajak
jangan di tunda-tunda (lari cepat/qla consulting)

Agar kamu terhindar dari keterlambatan lapor pajak, ada baiknya menerapkan cara ini. Kalau masih terlambat juga, ya tandanya harus tobat guys.

1. Jangan menunggu akhir Maret untuk melapor

Gak jarang dari kamu yang menunda-nunda urusan lapor pajak dengan alasan, “Nanti aja akhir Maret juga bisa.” Perilaku seperti itulah yang justru membuatmu lupa untuk lapor pajak. Padahal bukti potongnya sudah diberikan HRD.

Bukti potongan itu umumnya bisa kamu terima di awal tahun. Kenapa gak dilaporkan saja langsung setelah buktinya kamu terima? Lebih tenang, dan pastinya gak buru-buru karena dikejar tenggat waktu.

2. Bila pernah pindah kerja di tahun sebelumnya, minta bukti pajaknya segera

Hal ini seringkali diabaikan oleh karyawan. Ujung-ujungnya pada bulan Maret harus cuti atau izin ambil bukti pajak ke kantor lama.

Gak Pernah Lapor Pajak
surat setoran pajak (siap lapor pajak/KPP Pratama)

Jangan sampai lupa untuk meminta bukti potong pajakmu di kantor lama jika kamu memiliki riwayat pindah kerja di tahun sebelumnya. Apalagi jika ada kenaikan gaji, sudah pasti harus dilaporin.

Jangan sepelekan juga masalah kurang bayar pajak, karena jika ada tunggakan pajak yang tidak terbayar, gak menutup kemungkinan rekeningmu bakal diblokir. Pemblokiran rekening itu sudah sering dilakukan Dirjen Pajak sejak 1997 silam lho, dan ketentuannya tercantum di Undang-undang no. 19 Tahun 1997 tentang Penagihan Pajak dengan Surat Pajak.

Gak mau kan mengalami kerugian-kerugian ini? Makanya jangan main-main soal pajak. Jadilah warga negara yang baik, dan laporkan pajakmu.

 

 

Yang terkait artikel ini:

[Baca: Gak Usah Bingung Isi SPT Online. Ini Langkah-Langkahnya]

[Baca: NPWP Gak Wajib Buat Wanita Menikah, Kok Bisa?]

[Baca: Hore! Gaji 4,5 Juta Bebas Pajak! Tapi Jangan Lupa Daratan Sampai Boros Ya]