Gadget untuk Anak: Jangan Cuma Beli Ponsel Mahal Dong, Coba 3 Alat Pemantau Keselamatan Anak Ini!

Sudah dari sananya kalau orangtua punya sifat panikan jika ada hubungannya sama anak. Apalagi kalau anak lagi jauh dari pengawasan.

 

Nah, di jaman modern begini, yang namanya gadget bisa dibilang bukan lagi barang mewah. Atas nama kasih sayang dan perlindungan, tak jarang orangtua membekali diri dengan gadget canggih agar tetap bisa mengawasi buah hati meski berjauhan.

 

Tapi yang dimaksud di sini bukan memberi gadget seperti Samsung Galaxy S6 atau iPhone 6 ke anak lho ya.  Yang dimaksud ‘alat bantu’ agar orangtua gampang terhubung dengan anak ada macam-macam wujudnya.

 

Mungkin daripada habisin duit gonta-ganti smartphone atau tab tiap berapa bulan, mendingan cobain tiga contoh ‘alat bantu’ yang dimaksud di atas berikut ini:

 

1. I-One Smartwatch For Kids

Jam tangan pintar bukan cuma milik orang dewasa. Ada juga lho jam tangan pintar di pasaran untuk anak-anak. Bahkan fungsinya lebih khusus lagi karena dirancang membantu orang tua melacak anak-anak.

 

Enggak cuma keren tapi juga bisa mantau anak

 

 

Maklumlah, melacak keberadaan anak adalah pekerjaan paling sulit bagi orangtua. Apalagi jika si upik termasuk anak yang tak bisa diam. Senangnya lari kesana kemari sampai tiba-tiba hilang tanpa jejak layaknya si pesulap David Copperfield.

 

Alasan inilah kenapa banyak jam tangan pintar dengan fungsi melacak posisi anak banyak di pasaran. Satu di antaranya adalah I-One Smartwatch for Kids.

 

Jam tangan pintar biasanya punya slot kartu GSM. Ini tentu untuk memungkinkan fitur-fiturnya di bawah ini untuk bekerja.

 

 

Fitur Keterangan
Pelacak GPS (tracker) Posisi anak dapat dilacak lewat layar smartphone maupun komputer orangtua.
SOS Button atau tombol darurat Bila ditekan akan tersambung ke smartphone orangtua. Orangtua dapat mendengarkan suara anak secara langsung
Slot SIM GSM Membuat jam berfungsi layaknya ponsel
Easy button Membuat anak mudah untuk menghubungi tiga nomor telepon yang sudah disimpan hanya dengan sekali tekan
Electronic fence Berfungsi untuk men-setting radius area di mana kalau anak keluar dari radius area itu maka alarm akan berbunyi nyaring

 

Gadget khusus anak-anak ini bisa didapatkan di toko elektronik maupun lewat situs belanja online. Rata-rata harganya di antara Rp 550-600 ribu. Jam tangan ini didesain dengan bentuk lucu khas anak dan warna-warna yang ceria.

 

2. Mimo Smart Baby Monitor Starter Kit

Perangkat ini ditujukan bagi bayi berusia 0-6 bulan. Fungsinya semacam monitor cerdas yang mendeteksi ‘kehidupan’ bayi seperti denyut jantung, suhu tubuh, dan kualitas tidur. Tapi, jangan berpikir perangkat ini seperti monitor di ruang ICU di rumah sakit.

 

Baju bayi canggih yang bisa ukur suhu tubuh buah hati 

 

Sebaliknya, perangkat ini berbentuk unik seperti kura-kura kecil yang menyatu dengan baju bayi yang berbahan katun organik. Semua data-data yang dihimpun perangkat ini dikirim langsung ke smartphone orangtua secara realtime. Orangtua dengan mudah mendapatkan informasi terkini dari aktivitas bayi kapan pun dan di mana pun sepanjang ada koneksi WiFi.

 

Perangkat mempermudah orangtua melihat keganjilan yang terjadi pada anak. Misalnya saja si bayi mengalami sesak nafas, suhu tubuh yang tiba-tiba meninggi, atau denyut jantung yang tak beraturan. Mimo Smart Baby segera menginformasikan semua itu sehingga orangtua dengan mudah mengambil tindakan.

 

Mimo Smart Baby Monitor Starter Kit yang kali pertama diperkenalkan di ajang Consumer Electronic Show di Amerika Serikat ini belum tersedia di pasaran Indonesia. Kalau pun tertarik bisa membelinya lewat situs eBay.

 

[Baca: Ebay Jadi Jurus Ampuh Beli Barang yang Langka di Indonesia]

 

Cuma ingat, harganya dalam dollar Amerika Serikat. Karena sekarang nilai tukar rupiah melemah sama dollar, jadi perangkat ini harganya jadi mahal. Banderolnya sekitar Rp 3 jutaan dan itu sudah termasuk pajak bea masuk ke Indonesia.

 

Kalau mau murah bisa kok, ikutin aja fitur bidding atau lelang di eBay. Hanya ini untung-untungan lho!

 

3. Surveillance Camera

Kamera pengawas ini bisa jadi pertimbangan bagi orangtua yang sama-sama bekerja. Kemudian pengasuhan anak diserahkan kepada baby sitter. Kamera ini bisa merekam aktivitas di rumah selagi orangtua di kantor.

 

Solusi ini buat ortu yang kebetulan sama-sama kerja 

 

 

Yah bisa disebut sebagai langkah antisipasi kalau ada apa-apa di rumah. Ingat kan dulu berita menghebohkan tentang kekejaman pengasuh bayi yang terekam dalam kamera pengawas. Di situ terlihat si pengasuh yang menyiksa anak majikan karena menangis dan suka rewel. Mungkin banyak orangtua yang tak mau menonton tayangan ini karena tak tega melihat penderitaan si bayi.

 

Untungnya, kamera pengawas yang dipasang orangtua mengakhiri penderitaan si bayi. Si pengasuh dipecat dan dilaporkan ke pihak berwajib dengan tuduhan penganiayaan berat.

 

Inilah alasan perlunya memasang kamera pengawas di rumah. Terlebih jika si anak ditinggal berdua hanya dengan baby sisternya. Mungkin kesannya tak percaya sama kerja si pengasuh, tapi namanya saja buat jaga-jaga, kenapa tidak?

 

[Baca: Cari Pengasuh Anak Jangan Pakai Rumus Coba-coba]

 

Nanti hasil rekaman kamera itu bisa dimonitor lewat smartphone atau laptop orangtua. Perangkat ini juga bermanfaat banget kalau lagi kangen banget sama si kecil. Tinggal lihat kelakuan dia di layar deh yang bikin gemes sendiri.

 

Kalau mau pasang, berapa anggarannya? Budget yang disiapkan sangat relatif karena tergantung dengan jenis kamera pengawas yang dipilih. Makin bagus resolusinya maka makin mahal pula harganya. Syukur-syukur ada penawaran promo yang bisa lebih irit lagi.

 

Hanya saja paket pemasangan kamera pengawas standar mulai dari Rp 1 jutaan. Harga segitu sudah termasuk kamera, braket, IP Camera Plug and View, free 1 tahun speedy monitoring, pemasangan dan biaya kirim. Terbilang terjangkau lah daripada merekrut satpam?

 

Yang namanya buat anak, apa sih yang enggak

 


Itulah gadget untuk anak yang memang harganya lumayan dan belum tentu awet, tapi setidaknya gadget itu diperlukan agar buah hati tetap dalam ‘jangkauan’ indera orangtua. Apalagi orangtua pastinya selalu punya prinsip, ‘apa sih yang enggak buat anak’!

 

 

 

Image credit:

  • http://www.nfelectricianincoventry.co.uk/wp-content/uploads/2015/02/images36.png
  • http://shusterman.com/images/childstatusprotectionactvideo.jpg