e-Money Operator Selular Bisa Isi Ulang Kartu Multitrip Commuter Line

Bertransaksi dengan e-money menawarkan kepraktisan, keamanan, sekaligus kemudahan. Itulah mengapa belakangan ini banyak transaksi yang bisa dilakukan dengan e-money. Bank Indonesia (BI) sendiri mendukung penggunaan e-money untuk transaksi keuangan yang dilakukan masyarakat. (*Ref 1)
 
Satu contoh dari aplikasi e-money untuk transaksi mengisi saldo kartu multitrip (KMT) Commuter Line dan Tiket Harian Berjaminan (THB) atau single trip. PT KAI Commuter Line Jabodetabek (KCJ) mencatat, ada 600.000 transaksi tiket elektronik per hari. Dari jumlah tersebut, sekitar 55 persen penumpang menggunakan kartu multitrip.
 
Saat ini, e-money yang diterbitkan operator selular bisa digunakan untuk mengisi saldo KMT itu. Dengan begitu, pelanggan operator selular yang selalu mengandalkan Commuter Line sebagai alat transportasi bisa dengan mudah mengisi saldo KMT.
 
Syaratnya sangat mudah. Cukup mengaktifkan akun e-money dari operator selular. Sebut saja XL Tunai, Indosat Dompetku, maupun Telkom T-Money. Saat mengisi ulang saldo KMT, masukkan 16 digit nomor kartu yang tertera di belakang kartu KMT. Berikutnya tuntaskan proses pengisian saldo dengan meletakkan kartu KMT di vending machine yang kini baru ada di Stasiun Sudirman, Bogor, dan Jakarta Kota. Rencananya, vending machine ini akan disebar lagi di 20 stasiun se-Jabodetabek.
 
Hanya, proses pengisian saldo lewat operator selular tak gratis. Pengguna dikenai biaya Rp 2.500 tiap isi saldo KMT. Sedangkan 
 
Pengguna yang mengisi saldo KMT dengan layanan uang elektronik dari perusahaan telekomunikasi dikenakan biaya administrasi sebesar Rp 2.500 setiap isi saldo. Sedangkan biaya yang dikutip untuk isi saldo THB sebesar Rp 350.
 
 
*Ref 1: http://www.bi.go.id/id/ruang-media/info-terbaru/Pages/Bank-Indonesia-Sempurnakan-Ketentuan-Mengenai-Uang-Elektronik.aspx