Dulu Selebriti Kini Tersangka Korupsi, Ini Perjalanan Karier Zumi Zola

Zumi Zola jadi tersangka lagi. Lho kok bisa? Artis kelahiran 1980 yang kemudian menjadi Gubernur Jambi sejak 2016 ini, awalnya menjadi tersangka korupsi atas kasus suap RAPBD Jambi 2018.

Setelah ditangkap dan ditahan, KPK mencurigai adanya kasus korupsi lain yang melibatkan Zumi Zola, yaitu kasus gratifikasi. Zumi Zola dicurigai menerima suap hingga Rp 49 miliar. Gratifikasi tersebut didapatnya dari proyek-proyek yang ia muluskan selama menjabat.

Padahal, dulu publik sempat kagum ya dengan sikap tegas Zumi Zola yang ngamuk di rumah sakit saat lakukan sidak ke RSUD Raden Mattaher. Pasti kamu masih ingat gimana sang gubernur menendang tempat sampah saat mendapati petugas yang sedang tidur.

Sayang ya tindakan yang gak sedikit menuai pujian itu dinodai kasus korupsi yang menjeratnya saat ini.

Bicara tentang Zumi Zola, gak ada salahnya nih mengulas perjalanan kariernya mulai dari artis hingga menjadi politikus. Yuk simak!

Pernah ikut Abang None kemudian menjadi artis

Zumi Zola bersama ayahnya (tribunnews)

Orang-orang dulu kenal Zumi Zola karena wajahnya muncul di televisi. Apalagi pemberitaan tentang dirinya makin kencang karena kedekatannya dengan Ayu Dewi. Walaupun pada akhirnya, ia membatalkan sepihak rencana pernikahannya dengan Ayu Dewi.

Zumi Zola sendiri punya kehidupan yang bisa dibilang mulus-mulus aja. Lahir dari keluarga Melayu Jambi yang berada, Zumi Zola merupakan anak pertama dari pasangan Zulkifli Nurdin dan Harmina Djohar.

Ayahnya Zulkifli Nurdin dulunya adalah Gubernur Jambi ke-6 buat masa jabatan periode 1999-2005 dan 2005-2010.

Selama menjalani pendidikan, Zumi tercatat pernah bersekolah di SMAI Al-Izhar Pondok Labu. Kemudian ia mengambil S1 di Institut Pertanian Bogor (IPB) lulus tahun 2002. Ia kemudian melanjutkan pendidikan dengan mengambil S2 di London Metropolitan University lulus tahun 2007.

Sewaktu berkuliah di IPB, Zumi pernah mengikuti ajang pemilihan Abang None. Dengan bermodalkan tampang yang rupawan, ia mewakili wilayah Jakarta Selatan saat itu.

Dari situlah, perjalanan Zumi berlanjut di dunia hiburan. Deretan judul sinetron pernah dibintanginya, seperti “Culunnya Pacarku”, “Julia Jadi Anak Gedongan”, dan “Ku T’lah Jatuh Cinta”. Di sinetron yang terakhir disebut, ia pernah beradu akting dengan Agnes Monica.

Gak cuma moncer berkarier sebagai artis sinetron, Zumi Zola juga pernah berperan di beberapa judul film. Sebut aja “Di Sini Ada Setan”, “Kawin Laris”, dan “Merah Putih”.

Dari artis hingga menjadi pesakitan di penjara

zumi zola
Zumi Zola marah di rumah sakit (YouTube)

Entah karena bosan atau atau pengin mengikuti jejak ayahnya, Zumi Zola akhirnya memutuskan buat terjun ke dunia politik.

Ia bergabung ke partai PAN dengan menjadi Ketua DPD PAN Tanjung Jabung Timur sekaligus menjadi Ketua Barisan Muda Penegak Amanat Nasional periode 2010-2015. Pengalamannya di partai membawa dirinya mencalonkan diri dalam Pilkada Tanjung Jabung Timur tahun 2011.

Ia pun terpilih menjadi Bupati Kabupaten Tanjung Jabung Timur berpasangan dengan Ambo Tang buat masa jabatan 2011-2016.

Sederet prestasi pernah diukirnya selama menjabat sebagai bupati. Misalnya aja capaian standar tertinggi dalam akuntansi dan pelaporan keuangan pemerintahan tahun 2014. Ia juga dapat penghargaan dalam pembangunan di bidang pertanian tahun 2014. Kemudian berhasil pula dalam pelayanan penerapan e-KTP dan dapat penghargaan dari Mendagri tahun 2012.

Belum tuntas menjabat, ia mengundurkan diri 6 Oktober 2015 buat maju dalam Pilgub Jambi 2015. Dengan dukungan dari PAN, Nasdem, Golkar, Hanura, PKB, PBB, dan PPP, Zumi Zola terpilih menjadi Gubernur Jambi periode 2016-2021.

Semasa menjabat sebagai gubernur, Zumi juga diketahui mencatatkan sejumlah prestasi. Misalnya aja penghargaan kepala daerah berintegritas dalam menyiapkan kepala sekolah dari Mendikbud dan penghargaan bidang jaminan sosial kesehatan dari Sindo Weekly Government Award 2017.

Namun, karier politiknya harus berakhir ketika Zumi diciduk KPK atas korupsi yang dilakukannya. Berawal dari Operasi Tangkap Tangan (OTT) KPK atas kasus suap RAPBD, kasus ini kemudian menyeret nama Zumi Zola sampai akhirnya ia ditetapkan sebagai tersangka.

Gak sekali melakukan korupsi, KPK menetapkannya sebagai tersangka buat kedua kalinya atas kasus penerimaan gratifkasi dari proyek-proyek yang dilancarkannya.

Amat disayangkan ya. Di balik perjalanan kariernya yang cemerlang, Zumi Zola akhirnya tersandung juga sama kasus korupsi. Padahal, bisa aja akan begitu masa jabatannya selesai, ia masih dipercaya menjadi gubernur lagi.

Apa yang dialami Zumi Zola mengingatkan kita akan pentingnya menjaga kualitas diri, baik dalam pekerjaan maupun kehidupan sehari-hari. Jangan sampai tergoda melakukan tindak kriminal cuma buat keuntungan pribadi ya guys. Emang mau dibui kayak Zumi Zola ini?