Dulu Buruh Pabrik, 5 Orang Ini Sekarang Sukses Jadi Seleb

Dalam rangka memperingati Hari Buruh Sedunia yang jatuh pada 1 Mei nanti, yuk kita simak kisah sukses orang-orang yang dulunya pernah jadi buruh pabrik dan bangunan. Sebagian besar dari kamu pasti familiar sama mereka ini.

Saat ini, mereka semua udah jadi selebriti yang cukup terkenal lho. Bahkan satu orang dari mereka udah jadi legenda di dunia film.

Prestasi itu didapat gak lain dan gak bukan dari kerja keras yang mereka lakukan. Bukan cuma keberuntungan semata lho ya.

Dan judulnya aja sempat kerja jadi buruh pabrik atau bangunan, otomatis pendapatannya juga pas-pasan pada saat itu. Mereka juga lahir dari keluarga yang serba terbatas.

Siapa aja mereka? Simak ulasannya di bawah ini yuk.

1. Opie Kumis

buruh pabrik
Opie Kumis (Detik)

Tahu dong sama bang Opie Kumis. Komedian senior ini emang tenar banget dan sering muncul di layar kaca.

Tapi siapa sangka, dulunya dia sempat jadi buruh bangunan yang dalam seminggu cuma dibayar Rp 12 ribu! Namun Opie gak pernah patah semangat. Itu semua dilakukan buat menghidupi keluarga tercinta.

Selain jadi buruh bangunan, Oppie juga berdagang baju dadakan. Buat setiap baju, Opie mengeluarkan modal Rp 10 ribu. Baju itu dia jual dengan harga Rp 15 ribu. Gak cuma baju rupanya lho, Opie pun pernah jualan sendal di kereta.

Pria yang nama aslinya Mucthar Lutfi ini mengaku udah jatuh cinta dengan dunia peran sejak lama. Tapi Opie gak punya dana buat bergabung di sebuah sanggar yang terletak di Condet, Jakarta Timur. Dia nabung sampai akhirnya berhasil bergabung di sana.

Keberuntungan Opie muncul ketika dirinya dihampiri oleh Deddy Mizwar buat casting film Lorong Waktu. Di situ nama Oppie melejit hingga saat ini. Meski udah tajir, Opie gak lantas lupa daratan dan tetap hidup sederhana.

[Baca: Ciri-ciri Orang Sukses Ini Apakah Udah Ada Pada Diri Kamu?]

2. Chand Kelvin

buruh pabrik
Chand Kelvin (KapanLagi)

Tahu siapa dia? Dia cukup tenar sebagai pembawa acara Yuk Keep Smile alias YKS dan di Dahsyat sebagai cohost-nya Raffi Ahmad. Tapi kamu udah tahu belum kalau dia dulu juga merupakan buruh pabrik?

Nama aslinya pria ini adalah Chandra Adi Prakoso. Chand pernah ikut audisi sebagai model pada awal 2006, namun pekerjaan di dunia hiburan itu harus ditinggalkan karena dia pengin menyelesaikan kuliah S1.

Di situ Chand akhirnya bekerja sebagai buruh pabrik, lebih tepatnya di Kawasan Industri Jababeka, Cikarang. Tapi ternyata, passion-nya di dunia hiburan masih besar. Dia akhirnya meninggalkan pekerjaan itu demi karier yang lebih baik. Alhasil dia berhasil masuk dalam industri hiburan dan bisa meninggalkan pekerjaan lamanya.

3. Hendrik Ceper

buruh pabrik
Hendrik Ceper (Okezone)

Hendrik Ceper, salah satu artis yang udah meninggal dunia di tahun 2016 lalu, juga merupakan mantan buruh pabrik lho.

Sebelum terserang penyakit jantung dan ginjal, Hendrik ternyata sempat terkena asma. Asma itu diduga diderita saat Hendrik bekerja di pabrik

Sejatinya, kisah hidup komedian dengan keterbatasan fisik ini emang cukup menyedihkan. Gak cuma pernah bekerja sebagai buruh melainkan juga sempat jadi pengemis hingga kerja serabutan.

Profesinya sebagai buruh ternyata masih berlanjut hingga akhir hayatnya. Jadi, dia cuma tampil di televisi jika diundang sebagai bintang tamu aja. Selama tiga bulan, dia bekerja di pabrik tekstil.

4. Sofyan Djalil

buruh pabrik
Sofyan Djalil (Tempo)

Kamu tahu siapa Dr. Sofyan A Djalil, SH, MA, MALD? Pria kelahiran Aceh itu adalah Menteri Agraria dan Tata Ruang Indonesia. Gelarnya berentet, kebayang dong gimana kuliahnya? Udah pasti penuh perjuangan.

Menteri Sofyan lahir dari keluarga yang sederhana banget. Ayahnya adalah tukang cukur, sedangkan ibunya adalah guru mengaji. Dan Sofyan kecil sempat membantu orangtua mencari nafkah dengan cara jualan telur.

Tapi, hal itu gak menghentikan Sofyan memiliki cita-cita tinggi. Sejak dulu, dia selalu bercita-cita pengin jadi seperti Adam Malik. Dan sebagai lulusan dari sekolah pendidikan agama, Sofyan sempat bekerja sebagai buruh pabrik karet lho.

Nasibnya mulai berubah ketika dia pindah ke Jakarta. Di ibu kota dia sempat nganggur setahun sebelum akhirnya dapat tawaran kerja di Kejaksaan Agung sebagai pembina agama.

Asal kamu tahu nih, selama dia nganggur semua baju pribadinya habis dijual buat menyambung hidup. Di usianya yang ke 25, Sofyan melanjutkan studi di Fakultas Hukum UI dan lulus saat usianya menginjak 30 tahun.

Dia sempat kerja serabutan usai lulus, hingga nasibnya berubah ketika kuliah di luar negeri.

[Baca: 10 Orang Sukses Ini Ternyata Dulunya Pernah Jadi Wartawan Lho]

5. Jackie Chan

buruh pabrik
Jackie Chan (Kompas)

Aktor legenda ini ternyata gak cuma jago kung fu, dia juga merupakan seorang sutradara lho. Kiprahnya di film laga udah gak diragukan lagi. Gak cuma di Hong Kong, Jackie Chan juga sering muncul di film-film Hollywood.

Pria ini lahir dengan nama Chang Kong-San. Ayahnya adalah seorang koki di Kedutaan Besar Perancis di Hongkong. Sedangkan ibunya adalah petugas kebersihan di gedung yang sama.

Keluarga kecil ini akhirnya pindah ke Australia saat Chan berusia enam tahun. Namun gak lama kemudia Jackie Chan kecil malah dipulangkan ke Hong Kong buat bersekolah di akademi drama. Sayangnya, ketika Chan lulus dari sekolah tersebut pertunjukan opera dan drama udah gak populer lagi.

Karena gak punya kemampuan akademik, Jackie mencoba peruntungan di film laga. Dia muncul di film Fist of Fury bersama Bruce Lee. Sepeninggal Bruce Lee, nama Jackie pun melejit. Tapi nahasnya, industri perfilman Negeri Tirai Bambu malah meredup.

Jackie akhirnya menyusul orangtuanya di Australia, melanjutkan pendidikan dan sempat kerja sebagai buruh konstruksi. Namun di situ dia akhirnya mendapat nama Little Jack, karena banyak orang di sana sulit menyebut nama Kong-Sang.

Belum lama di Australia, dia diminta kembali lagi ke Hong Kong buat bermain film. Di sana awal kesuksesan Jackie terlihat.

Itulah lima mantan buruh pabrik dan bangunan yang akhirnya sukses menjadi publik figur. Banyak banget pelajaran yang bisa diambil dari mereka.

Intinya, perjuangan mereka emang patut ditiru oleh siapa aja yang pengin sukses. Kisah hidup mantan buruh pabrik ini mengingatkan kita bahwa jangan takut buat bermimpi tinggi, karena kelak kamu juga bisa mewujudkannya di kemudian hari.