Disebut Negara Kaya Minyak, 4 Negara Ini Naikkan Harga BBM Juga Kok

Harga BBM naik. Itulah kira-kira poin pembahasan yang lagi ramai di berita. Sebenarnya, harga BBM naik atau turun bukan kabar baru lagi di Indonesia.

Cuma terkadang jadi heboh gara-gara beberapa hal. Apalagi kalau udah dihubungkan ke hal yang sifatnya politis. Dijamin bakalan ramai deh!

Seperti yang udah diberitakan banyak media, harga BBM jenis Pertamax atau RON 92 Pertamina naik dari Rp 9.500 per liter menjadi Rp 10.400 per liter. Itu berarti ada kenaikan Rp 900 per liter.

Selain Pertamax, harga BBM jenis Premium sebenarnya juga mengalami kenaikan. Namun, kabar terakhir yang sampai ke telinga masyarakat adalah Pemerintah gak jadi naikkan harga Premium. Tentu aja kabar ini memberi sedikit ketenangan bagi pengguna premium.

Sama seperti sebelumnya, kabar harga BBM yang naik sering menuai reaksi. Ada yang memaklumi, ada juga yang menyesalkan.

Memaklumi karena harga BBM itu udah diserahkan ke mekanisme harga pasar. Jadi, saat harga minyak dunia naik, harga BBM juga naik. Walaupun begitu, ada ukuran-ukuran lain yang bikin harga BBM bisa naik. Misalnya aja Dolar yang lagi nanjak-nanjaknya.

Tapi, bagi yang menyesalkan, kenaikan harga menjadi beban buat mereka. Bisa dimengerti sih kenapa. Sebab cost jadi bertambah. Amat disayangkan itu kalau ada yang sampai koar-koar Indonesia itu negara penghasil minyak, tapi kenapa harga bensin bisa mahal?

Emang benar Indonesia itu negara penghasil minyak. Sayangnya nih ketersediaan minyak kita udah gak cukup buat memenuhi kebutuhan nasional.

Selain itu, tidak ada jaminan negara penghasil minyak menjual BBM dengan harga murah kan? Buktinya, negara-negara yang dikenal kaya minyak ini juga naikkan harga BBM lho. Siapa aja? Yuk disimak.

1. Venezuela

Caracas, Venezuela (Shutterstock).

Diterpa krisis berkepanjangan hingga mengalami inflasi terparah, Venezuela pada akhirnya gak bisa menahan harga BBM tetap murah. Padahal, negara Amerika Latin ini kaya minyak. Saking kayanya, rakyat Venezuela merasakan yang namanya hidup sejahtera.

Namun, sejak krisis akibat harga minyak yang jatuh sebelumnya, Venezuela berencana menaikkan harga bensin. Keputusan ini diambil demi menjaga kondisi keuangan negara jangan sampai terpuruk. Rencana kenaikan harga bakal ditetapkan mulai Oktober tahun ini.

2. Arab Saudi

Riyadh Skyline di Saudi Arabia (Shutterstock).

Negara-negara di Timur Tengah dikenal sebagai negara kaya minyak. Salah satunya adalah Arab Saudi. Kalau ada yang bilang harga BBM di sana stabil, kenyataannya nih harganya udah naik dua kali lipat di awal tahun.

Bukan karena krisis ekonomi kayak Venezuela, negara Saudi ini menaikkan harga bahan bakar. Namun, Arab Saudi udah punya rencana buat mewujudkan penggunaan energi secara efisien. Dengan begitu, Arab Saudi bisa lepaskan diri dari ketergantungan pada minyak bumi.

3. Kuwait

Kuwait City (Shutterstock).

Negara Timur Tengah yang satu ini dikenal karena memiliki mata uang terkuat di dunia. Karena kuatnya, Dolar gak ada apa-apanya terhadap Dinar Kuwait. Wajar aja mata uang Kuwait begitu kuat sebab hasil jual minyak negara ini mendorong penguatan mata uangnya.

Faktanya nih predikat sebagai negara kayak minyak gak menjamin Kuwait gak naikkan harga BBM. Seperti yang terjadi tahun 2016, Kuwait memotong subsidi BBM. Akibatnya, harga bahan bakar naik hingga 83 persen.

Kuwait sendiri beralasan murahnya harga minyak bumi mendorong pemerintah buat memotong subsidi. Soalnya kalau kebijakan subsidi dipertahankan, penerimaan negara bisa berkurang.

4. Uni Emirat Arab

Dubai di malam hari (Shutterstock).

Satu lagi negara Timur Tengah penghasil minyak yang naikkan harga BBM, yaitu Uni Emirat Arab (UEA). Sama seperti Arab, negara ini juga memiliki cadangan minyak terbesar di dunia.

Karena melimpahnya minyak yang dimilikinya, UEA menjadi negara dengan ekonomi terbesar di dunia Arab. Ditambah lagi dengan kekayaannya tersebut, UEA bisa memberikan subsidi sehingga BBM di sana dijual dengan harga murah.

Namun, semua itu tinggal cerita ketika UEA ambil keputusan cabut subsidi dan menerapkan harga BBM sesuai pasar pada Agustus 2015. UEA beralasan pengin menetapkan harga bahan bakar sesuai dengan harga pasar.

Itu tadi empat negara kaya minyak, tapi naikkan harga BBM. Jadi, jangan keliru lagi ya dalam mempersepsikan kalau harga bahan bakar di negara kaya minyak itu murah karena gak naik-naik. Buktinya aja mereka sama kok dengan Indonesia, melepas harga ke pasaran.

Semoga informasi tadi makin menambah pengetahuanmu ya! (Editor: Winda Destiana Putri).