Digaji Rp 26 Miliar, Nih 5 Fakta tentang Mesut Ozil Si Anak Imigran

Mesut Ozil lagi jadi sorotan nih. Bukan karena keoknya Jerman sewaktu bertanding di Piala Dunia yang lalu, melainkan gara-gara pemain timnas Jerman ini foto bersama Presiden Turki Recep Tayyip Erdoğan.

Kebersamaannya dengan Erdogan yang terbingkai dalam kamera memunculkan reaksi negatif di Jerman. Banyak yang menuding apa yang dilakukan Mesut Ozil ini bermuatan politik. Sampai akhirnya muncul pernyataan kalau Ozil udah gak pantas bela timnas Jerman.

Pemain klub Arsenal ini pun lantas gak tinggal diam diserang dengan kritikan yang datang bertubi-tubi. Hingga keputusan mundur dari timnas Jerman dinyatakannya sebagai jawaban atas reaksi di Jerman yang menurut Mesut Ozil bersifat diskriminatif.

Sekalipun udah berusaha buat tampil baik hingga Jerman menjuarai Piala Dunia 2014, Ozil merasa ada perlakuan diskriminatif yang dialaminya. Belakangan ia menyampaikan keluhannya ini setelah keputusannya mundur dari timnas Jerman.

Bahkan, Mesut Ozil sampai mengungkapkan unek-uneknya kalau timnas Jerman menang, ia dielu-elukan sebagai orang Jerman. Sementara kalau Jerman kalah, ini gara-gara ia adalah seorang imigran. Maklum aja Ozil kebetulan punya darah Turki dari orangtuanya.

Miris emang pengalaman Ozil ini. Namun, lepas dari kontroversinya yang baru aja terjadi, Mesut Ozil punya kisah menarik buat disimak. Apalagi prestasi yang diukirnya hingga ia mendapat gaji Rp 26,4 miliar per bulan. Penasaran gimana kisahnya? Yuk, simak berikut ini.

1. Anak dari imigran Turki

Mesut Ozil
Masa kecil Mesut Ozil (sportranker)

Mesut Ozil merupakan anak kedua dari empat bersaudara. Ia lahir pada 15 Oktober 1988 di Gelsenkirchen, Jerman. Ozil mewarisi darah Turki dari ayahnya, Mustafa Ozil.

Memiliki darah Jerman dan Turki, bikin Ozil harus memilih salah satu negara tersebut untuk menentukan kewarganegaraannya. Soalnya, Jerman gak memperbolehkan warganya punya kewarganegaraan ganda.

Mesut Ozil pun pada akhirnya memutuskan buat jadi warga negara Jerman. Begitu pun ayahnya, juga menjadi warga negara Jerman.

2. Bermain di usia 17 tahun dengan gaji Rp 84 miliar

mesut ozil
Transformasi Mesut Ozil (youtube)

Saat usianya memasuki 17 tahun, Mesut Ozil menjadi pemain sepak bola di klub Schalke 04. Sebelumnya, ia bermain di Gelsenkirchen. Kemudian pindah ke Rot-Weiss Essen dan bermain di sana selama lima tahun.

Bermain bersama Schalke 04 selama kurang lebih tiga tahun, Ozil memutuskan pindah ke klub Werder Bremen pada 31 Januari 2008. Di klub inilah pemain yang digaji Rp 84 miliar per tahun ini semakin membuktikan diri sebagai pemain yang potensial.

3. Main buat timnas U-17 Jerman

Mesut Ozil
Mesut Ozil masuk timnas U-17 (mirror)

Talenta Ozil yang udah terlihat sejak usia 17 tahun membawa dirinya masuk timnas U-17 Jerman pada September 2006. Bermain di timnas pun berlanjut dengan terpilihnya ia sebagai pemain U-21 pada tahun 2007.

Ketika Jerman berhadapan dengan Inggris pada final U-21, Mesut Ozil didapuk gelar Man of The Match. Waktu itu Jerman berhasil menekuk Inggris dengan skor 4-0. Prestasinya ini tentu aja membawa dia ke jenjang yang lebih tinggi lagi, yaitu bermain bersama timnas senior Jerman.

4. Berlabuh ke Real Madrid dengan nilai Rp 254 miliar

Mesut Ozil
Mesut Ozil di Real Madrid (metro)

Permainan apiknya pada Piala Dunia 2010 masuk dalam radar Jose Mourinho. Pelatih kelahiran 26 Januari 1963 ini menjadi manajer buat Real Madrid dari 2010 hingga 2013.

Ajakan bermain di Real Madrid dapat sambutan baik dari Ozil. Kebetulan, ia juga memiliki keinginan bermain di Real Madrid. Apalagi adanya Jose Mourinho di sana menambah motivasinya bermain di klub Spanyol ini.

Ozil pun pindah dari Werder Bremen ke Real Madrid dengan nilai transfer sebesar 15 juta euro atau sekitar Rp 254 miliar. Bersama Madrid, Ozil mengukir sejumlah prestasi.

Misalnya aja membawa Real Madrid meraih Copa del Rey musim 2010-2011, membawa Real Madrid juara La Liga musim 2011-2012, dan memenangkan tropi Supercopa de Espana tahun 2012.

5. Dibeli Arsenal Rp 741 miliar, sukses di Piala Dunia 2014

mesut ozil
Mesut Ozil di Arsenal (skysports)

Menjelang berakhirnya bursa transfer, Arsenal secara mengejutkan mendatangkan Mesut Ozil dari Real Madrid. Nilai transfernya diperkirakan mencapai 42,4 juta poundsterling atau setara Rp 741 miliar saat itu.

Nilai transfer tersebut tercatat sebagai rekor transfer terbesar Arsenal. Sayangnya, Ozil harus puas dengan membawa Arsenal memenangkan trofi Piala FA dan Community Shield.

Apa yang dicapainya di Arsenal tersebut jauh berbeda dengan pencapaiannya di Piala Dunia 2014. Bersama timnas Jerman, Ozil berhasil memenangkan Piala Dunia 2014 di Brazil.

Minim prestasi selama di Arsenal, Ozil pun sempat dikabarkan bakal hengkang dari Arsenal. Namun, kabar tersebut terbantahkan dengan penandatanganan kesepakatan kontrak yang dilakukan Ozil.

Ozil pun mendapat kenaikan gaji menjadi 350 ribu poundsterling atau Rp 6,6 miliar per minggu. Atau sebulannya mencapai Rp 26,4 miliar per bulan.

Sebagai anak imigran, Ozil membuktikan diri bahwa ia bisa mencetak prestasi. Lewat bakatnya bermain bola, ia sukses membawa Jerman menang Piala Dunia 2014.

Sekalipun sedang didera masalah, gimana pun juga pencapaian Ozil layak dikasih dua jempol. Betul-betul sosok yang inspiratif ya Mesut Ozil. Juara deh!