Diduga ‘Jual Kamar’ di Sukamiskin, Ini Kekayaan Kalapas Wahid Husen

Nama Wahid Husen kini tengah menjadi perbincangan hangat di masyarakat. Pasalnya, ia ditetapkan menjadi tersangka atas dugaan praktik ‘jual-beli’ sel di Lapas Sukamiskin, Bandung.

Ya, Wahid Husen diduga menjadi dalang utama beberapa penyimpangan kewenangan yang selama ini terjadi di Lapas Sukamiskin seperti jual-beli kamar dan juga memberikan izin bagi napi yang ingin keluar lapas.

Sebenarnya praktik ‘jual-beli’ sel bukan menjadi hal yang rahasia lagi, terutama di Lapas Sukamiskin yang memang menjadi lapas para narapidana kasus korupsi. Salah satu napi tersebut adalah Fahmi Darmawansyah yang tak lain adalah suami dari artis cantik Inneke Koesherawati.

Bahkan kabarnya Inneke dipanggil sebagai saksi. Inneke disinyalir diarahkan sang suami membeli Mitsubishi Triton untuk diberikan kepada Wahid Husen. Tujuannya, agar sang suami mendapatkan fasilitas sel mewah di Lapas Sukamiskin.

Nah, yang jadi bikin banyak geram itu karena Wahid ternyata baru menjabat sebagai Kalapas Sukamiskin sejak Maret 2018. Sebelumnya, ia menjabat sebagai Kepala Lapas Kelas 1 Madiun, Jawa Timur. Belum genap empat bulan tapi udah jadi tersangka penerima suap. Duh!

Sebenarnya Wahid Husen bisa dibilang cukup berprestasi. Pasalnya saat menjabat sebagai Kalapas Banceuy, Bandung, ia beberapa kali berhasil menggagalkan penyelundupan narkoba ke dalam lapas.

Sayangnya, saat dipindahkan ke lapas kasus korupsi, ia justru terjegal kasus suap. Alhasil, Wahid terciduk KPK pada baru beberapa bulan menjabat.

Nah, penasaran gak sih berapa total kekayaan Wahid Husen? Seperti yang dikutip dari Laporan Harta Kekayaan Pejabat Negara (LHKPN) di situs resmi KPK, berikut total kekayaan Wahid Husen dari tahun 2012 hingga 2015:

Tahun 2012

wahid-husen
Tahun 2014 kekayaan Wahid Husen sebesar Rp 612,37 juta dan US$ 2.752 (terasjabar)

Mulai tahun 2012, Wahid Husen menjabat sebagai Kepala Lapas Kelas IIA Banceuy, Bandung. Lapas ini dikhususkan untuk narapidana kasus narkotika. Sebelum di lapas ini, Wahid bertugas di Lapas Kelas 1 Bandung. Berikut ini daftar kekayaannya pada saat itu.

1. Harta tidak bergerak dan bergerak

Berdasarkan pelaporan pada tanggal 12 Januari 2012, Wahid Husen diketahui memiliki harta tak bergerak dan bergerak yaitu:

  • Tanah dan bangunan seluas 250 meter persegi dan 146 meter persegi.
  • Rumah yang terletak di Kota Bandung itu berasal dari uang hasilnya sendiri. Nah, untuk NJOP (Nilai Jual Objek Pajak) dari tahun 2006 hingga 2009 yaitu sebesar Rp 306,5 juta.
  • Mobil merk Suzuki Grand Vitara tahun 2009 yang berasal dari hasil sendiri. Nilai jual di tahun 2010 sebesar Rp 210 juta.
  • Mobil Suzuki Jimny tahun 1982 berasal dari hasil sendiri. Nilai jual tahun 2011 sebesar Rp 20 juta.

2. Harta lainnya

  • Peternakan, memiliki 20 ekor sapi dan kambing yang berasal dari hibah. Nilai jual tahun 2009 sebesar Rp 150 juta.
  • Logam mulia dari hasil sendiri dengan nilai jual di tahun 2007 sebesar Rp 6 juta.
  • Benda lainnya yang berasal dari hasil sendiri memiliki nilai jual dari tahun 2006 hingga 2009 sebesar Rp 3,75 juta.
  • Giro atau kas sebesar Rp 25,5 juta dan US$ 2.752.

Total kekayaan Wahid Husen sebesar Rp 721,74 juta dan US$ 2.752 sebelum dipotong dengan hutangnya dalam bentuk pinjaman uang sebesar Rp 109 juta.

Jadi kekayaan bersih Wahid Husen di tahun 2012 sebesar Rp 612,37 juta dan US$ 2.752.

Tahun 2014

wahid-husen
Tahun 2014 kekayaan Wahid Husen sebesar Rp 715 juta dan US$ 2.752 (republika)

Pada tahun 2014, saat ia melaporkan kekayaannya kepada KPK, Wahid masih bertugas di Lapas Kelas IIA Banceuy.

1. Harta tidak bergerak dan bergerak

Berdasarkan pelaporan pada tanggal 28 Februari 2014, Wahid Husen memiliki harta tak bergerak dan bergerak yaitu:

  • Tanah dan bangunan seluas 250 meter persegi dan 146 meter persegi.
  • Rumah yang terletak di Kota Bandung itu berasal dari uang hasilnya sendiri. Nah, untuk NJOP (Nilai Jual Objek Pajak) dari tahun 2006 hingga 2009 yaitu sebesar Rp 235,95 juta.
  • Mobil merk Toyota Kijang Innova tahun 2013 yang berasal dari hasil sendiri. Nilai jual di tahun 2013 sebesar Rp 381,5 juta.
  • Mobil VolksWagen tahun 1972 berasal dari hasil sendiri. Nilai jual tahun 2013 sebesar Rp 27,5 juta.

2. Harta lainnya

  • Peternakan, memiliki 20 ekor sapi dan kambing yang berasal dari hibah. Nilai jual tahun 2009 sebesar Rp 150 juta.
  • Logam mulia dari hasil sendiri senilai Rp 7,5 juta.
  • Benda lainnya yang berasal dari hasil sendiri memiliki nilai jual dari tahun 2006 hingga 2009 sebesar Rp 3,35 juta.
  • Giro atau kas sebesar Rp 18,12 juta dan US$ 2.752.

Total kekayaan Wahid Husen sebesar Rp 823,98 juta dan US$ 2.752 sebelum dipotong dengan hutangnya dalam bentuk pinjaman uang sebesar Rp 109 juta

Jadi kekayaan bersih Wahid Husen di tahun 2014 sebesar Rp 715 juta dan US$ 2.752.

Tahun 2015

wahid-husen
Tahun 2014 kekayaan Wahid Husen sebesar Rp 608 juta dan US$ 2.752 (liputan6)

Di tahun 2015 ini, berdasarkan catatan LHKPN KPK, jabatan Wahid adalah Kepala Sub Direktorat Pelayanan Pengaduan pada Direktorat Jenderal Pemasyarakatan.

1. Harta tidak bergerak dan bergerak

Berdasarkan pelaporan pada tanggal 2 Maret 2015, Wahid Husen memiliki harta tak bergerak dan bergerak yaitu:

  • Tanah dan bangunan seluas 250 meter persegi dan 146 meter persegi.
  • Rumah yang terletak di Kota Bandung itu berasal dari uang hasilnya sendiri. Nah, untuk NJOP (Nilai Jual Objek Pajak) dari tahun 2006 hingga 2009 yaitu sebesar Rp 235,95 juta.
  • Mobil merk Toyota Kijang Innova tahun 2013 yang berasal dari hasil sendiri. Nilai jual di tahun 2015 sebesar Rp 230 juta juta.
  • Mobil Suzuki tahun 2014 berasal dari hasil sendiri. Nilai jual tahun 2015 sebesar Rp 105 juta.

2. Harta lainnya

  • Peternakan, memiliki 20 ekor sapi dan kambing yang berasal dari hibah. Nilai jual tahun 2009 sebesar Rp 150 juta.
  • Logam mulia dari hasil sendiri senilai Rp 7,875 juta.
  • Benda lainnya yang berasal dari hasil sendiri memiliki nilai jual dari tahun 2006 hingga 2009 sebesar Rp 3,6 juta.
  • Giro atau kas sebesar Rp 38,5 juta dan US$ 2.752.

Total kekayaan Wahid Husen sebesar Rp 771 juta dan US$ 2.752 sebelum dipotong dengan hutangnya dalam bentuk pinjaman uang sebesar Rp 83 juta dan barang Rp 80 juta.

Jadi kekayaan bersih Wahid Husen di tahun 2015 sebesar Rp 608 juta dan US$ 2.752. Sayang, untuk tahun-tahun berikutnya hingga tahun 2018, Wahid belum melaporkan harta kekayaannya lagi kepada KPK.

Jika diperhatikan total kekayaan Wahid Husen memang mengalami penurunan dari tahun 2012 hingga 2015 dan bisa dibilang sih emang gak kaya-kaya banget ya.

Tapi sejak menjabat sebagai Kalapas Sukamiskin, kekayaannya tentu sudah beranak pinak. Contoh nyatanya saja mobil Mitsubishi Triton dan Mitsubishi Pajero Sport yang ia miliki dan kini menjadi salah satu barang bukti kasus OTT KPK beberapa waktu lalu.

Gimana menurut kamu?