Di Indocomtech 2018, Banyak Smartphone Dijual Kisaran Rp 1 Jutaan Lho!

Pameran teknologi informasi Indocomtech 2018 selalu menjadi ajang berburu diskon bagi masyarakat yang pengin beli produk telekomunikasi hingga elektronik. Dengan mengeluarkan bujet sekitar Rp 1 jutaan kamu udah bisa beli smartphone baru nih.

Table Of Content [ Close ]

Dihelatnya acara ini jadi peluang bagi para produsen smartphone buat menjadi eksibitor atau peserta pameran di Indocomtech 2018. Dan para produsen dengan senang hati memberikan banyak potongan dan diskon nih buat pengunjung Indocomtech 2018 kali ini.

Cara paling ampuh menarik minat pengunjung adalah dengan program diskon, potongan harga, cash back, hingga bonus atau hadiah.

Berdasarkan pantauan Moneysmart.id di lokasi pameran, banyak produsen smartphone yang mejajakan produk ponsel pintarnya dengan harga yang relatif terjangkau dengan kisaran harga Rp 1 juta tapi memiliki kemampuan yang mumpuni. Dijamin sih kamu gak bakal menyesal nih buat dateng ke acara Indocomtech 2018 di Jakarta Convention Center, Senayan, Jakarta Selatan.

Nokia

Produsen smartphone Nokia mengambil bagian di Indocomtech 2018, (Ilustrasi/Shutterstock).

Produsen smartphone yang sempat menguasai pasar ponsel nasional dan internasional ini mulai kembali menampakkan dirinya dengan membesut teknologi yang lebih pintar berbasis sistem operasi android.

Pada pameran Indocomtech 2018 ini, Nokia menawarkan produk Nokia 3 dengan prosesor Qualcomm 430, dan memiliki kamera belakang 16 Mega Pixel (MP) dan kamera depan dengan 8 MP. Buat harga smartphone Nokia 3 dijual dengan harga Rp 1.299.000.

Xiaomi

Gak mau kalah dengan merek lainnya, Xiaomi juga menawarkan harga menarik di Indocomtech 2018, (Ilustrasi/Shutterstock).

Produsen smartphone asal negeri Panda ini juga gak  mau kalah dengan merek lain dengan menjajakan produk-produk terbarunya.

Xiaomi melalui store Erafone menawarkan seri Xiaomi Redmi 5 dengan layar 5.7 inci beresolusi 720 x 1440 piksel. Dan disematkan prosesor Snapdragon 845 dengan opsi RAM 3 Giga Byte dan memori internal 3 Giga Byte (GB). Buat smartphone Xiaomi Redmi 5 ini ditawarkan dengan harga  Rp 1.799.000.

Asus

Gak cuma Nokia dan Xiaomi, pabrikan Asus juga menawarkan diskon menarik di Indocomtech 2018, (Ilustrasi/Shutterstock).

Produsen smartphone pintar yang berasal dari China Taipei ini juga menjajakan produk pintarnya ini dengan harga yang terjangkau. Pada pameran Indocomtech 2018 ini Asus menjajakan produk smartphone pintar terbarunya yakni seri Zenfone Mas Pro M 1.

Smartphone ini memiliki bentang layar 5.5 inci beresolusi High Definition, kamera depan 5 MP, belakang 13 MP, dan baterai berkapasitas 4.000 mAh. Buat dapur pacu sendiri, Zenfone Max M1 memiliki dua varian dengan RAM 3GB dan memori internal 32 GB.

Di pameran Indocomtech 2018, Asus menjual Zenfone Max M1 dengan harga Rp 1.899.000.

Pasar ponsel pintar di Indonesia semakin berkembang pesat, selain pertumbuhan populasi penduduk yang semakin meningkat, sebagai negara dengan luas geografis yang cukup besar, maka, perangkat telekomunikasi akan semakin dibutuhkan masyarakat.

Smartphone saat ini udah menjadi kebutuhan dan sangat membantu pola komunikasi masyarakat, hal ini menjadi peluang bagi produsen smartphone menggarap pasar nasional.

Nah, buat kamu yang gak sempat datang hari ini, Indocomtech 2018 masih digelar sampai 4 November 2018. Bisa kan kamu datang dengan teman-teman kalian atau saudara buat serbu diskonan yang menggiurkan banget. Jangan lupa kalau datang ke Indocomtech 2018, jangan sampai kamu kebobolan dompet ya.

Perhitungan dalam pengeluaran kamu sangat perlu banget lho. Jangan sampai kamu kebobolan dompet apalagi sampai bokek. Jangan tergiur juga sama diskonan atau potongan harga lainnya, kamu pasti bakal memerlukan bujet lain buat di hari berikutnya.

Banyak merek-merek terkenal yang juga ikuti pameran Indocomtech 2018 tahun ini. Nah, buat kamu bisa nih pintar-pintar berburu diskon buat medapatkan smartphone atau laptop baru buat kebutuhan kalian sehari-hari.

Boleh banyak belanja tapi jangan sampai kamu kebobolan ya apalagi gak bisa mengurus keuangan dan bakal merepotkan di kemudian hari. (Editor: Mahardian Prawira).