Dengan Modal Rp 50 Juta, Nova Dewi Berhasil dengan Bisnis Suwe Ora Jamu

Nah, sebelum kamu memutuskan membuat sebuah usaha tentunya perlu modal yang cukup? Hal ini juga dialami oleh Nova Dewi yang sukses membangun kedai Suwe Ora Jamu hanya dengan modal Rp 50 juta.

Nama Suwe Ora Jamu saat dibangun oleh Nova Dewi memang belum sebesar seperti sekarang ini lho. Dulu, kedai pertama yang ia bangun diatas tanah milik pribadi.

Mau tahu gak sih modal Nova Dewi membangun bisnis kedai Jamunya ini? Nah, modalnya memang gak gede-gede banget buat Nova Dewi. 

“Sambil renovasi tempat, kemarin itu mungkin antar Rp 50 jutaan ya pada awalnya,” buka Nova Dewi saat berbincang dengan MoneySmart.id.

Bersama mitra kerjanya Uwi Mathovani yang kini menjadi suaminya, Nova Dewi gak kurang lho untuk bertukar pikiran dalam bisnis Suwe Ora Jamu ini. Mulai dari pemilihan packaging sampai label merek dagangannya ini sendiri.

Dari mitra kerja lanjut ke pernikahan dan bisnis

Nova Dewi pemilik kedai Suwe Ora Jamu, (Mahardian Prawira/MoneySmart.id)

Nah, usut-usut nih ketika membangun kedai jamunya bersama sang suami, Nova Dewi belum menikah dengan pria yang kerap disapa Mas Uwi. Seiring berjalannya waktu, Nova Dewi dan Uwi Mathovani klik banget nih dan akhirnya menikah.

“Untuk awalnya memang saya belum mariage waktu itu ya sama mas Wi, masih teman, masih mitra kerja,” ungkapnya tersipu.

“Jadi waktu brainstorming the idea making kedai jamu ujungnya sebenarnya apa harapan saya yang pengin tampilkan. Nah karena mas Wi itu di bidang kreatif di bidang desain mas Wi yang meramukan packaging, labelingnya juga, lebih ke branding iya,” jelasnya.

“Terus ke grafisnya dan klop-lah ya dan dia bisa menerjemahkan apa yang saya pikirkan saat itu,” tegasnya seraya tertawa.

Aneka jamu di kedai Suwe Ora Jamu, (Mahardian Prawira/MoneySmart.id)

Dengan bermodalkan duit Rp 50 juta dan bangunan yang berdiri di kawasan Petogogan, Jakarta Selatan, Nova Dewi juga gak hanya mengandalkan duit yang ada. Bekal pengetahuannya soal jamu juga gak kalah lho.

“Dari modalnya itu satu, adalah modal dari pengetahuan saya soal tentang jamu itu,” tegasnya.

Nah, kalau kamu udah pernah datang ke kedai Suwe Ora Jamu kalian bakal disuguhkan nuansa klasik Jawa dengan perpaduan Tiong Hoa kuno yang begitu kental. 

Dengan membawa barang-barang peninggalan keluarganya menjadi salah satu inspirasi Nova Dewi mendekorasi kedai Suwe Ora Jamu pertamanya itu.

“Kedua modal dari saya sering ngumpulin barang-barang dari kecil dari rumah zaman kakek-nenek saya itu dipindahin ke sini,” kisahnya seru banget.

“Banyakan terus dari basic saya sama mas Wi itu suka apa namanya diskusi bangunan itu seperti apa, jadi kita itu desain sendiri semuanya jadi dari sisi modal of course kita butuh,” jelasnya lagi.

Gak rekrut banyak orang dalam bangun bisnis

Namanya juga kedai pertama, perputaran duit demi menutup modal dan meraup keuntungan, Nova Dewi sangat memperhitungkan segala sesuatunya. Contohnya nih, ia gak banyak-banyak rekrut orang buat menjalankan bisnis kedai jamunya ini lho.

“Saat itu uang perputaran di mana untuk staffnya itu kita baru mulainya bertiga jadi satu untuk di bar, yang satu saya training di dapur, terus satu bagian administrasi,” urainya seru.

“Karena kan kantor di atas, lantai 2, di lantai 3 itu awalnya dulu di sini mau dibikin kaya rumah tinggal juga gitu jadi rumah, wes kantor, kedai wes dijadiin satu semua gitu, nanti kan growth-nya juga pelan pelan kok,” pungkasnya.

Wah, inspiratif banget ya cerita mbak Nova Dewi ini saat merintis bisnis kedai Suwe Ora Jamu pertamanya di Petogogan, Jakarta Selatan. Dengan modal Rp 50 juta, Nova Dewi berhasil memperkenalkan minuman jamu dengan labelnya Suwe Ora Jamu.

Gak cuma itu sih, cara ia memanfaatkan koleksi barang-barang lama miliki keluarganya bisa kita tiru lho. Dan jangan lupa buat kamu pemula dalam berbisnis bisa lho contek cara mbak Nova Dewi ini dalam merintis sebuah usaha.