Dari AADC2 Hingga Jualan Beras, Ini Kiprah Rapper “Jogja Istimewa”

Nama Kill the DJ sedang jadi sorotan setelah lagu berjudul “Jogja Istimewa” diduga diubah liriknya oleh tim sukses salah satu pasangan calon presiden dan calon wakil presiden. Pemilik nama asli Marzuki Mohamad tersebut bahkan gak segan-segan membawa kuasa hukum, melaporkan dua akun medsos yang diduga mencatut lagunya tersebut.

Pasalnya, mengubah lirik lagu apalagi buat kampanye tanpa seizin tentu melanggar hak cipta.

Kita kesampingkan dulu persoalan tersebut. Mungkin, saat nama Kill the DJ disebut, bisa jadi kamu belum pernah dengar. Namun, gimana kalau sebutkan lagu berjudul “Ora Minggir Tabrak”?

Lagu tersebut sempat dinyanyikan full dalam film Ada Apa dengan Cinta 2 (AADC 2). Bisa dibilang, setelah itu, musisi asal Yogyakarta tersebut semakin dikenal masyarakat awam. Eits, tapi ternyata Kill the DJ alias Marzuki Mohamad sudah lama berkiprah di dunia musik. Perjalanan kariernya gak bisa dipandang sebelah mata.

Kamu harus tahu siapa dia! Yuk, simak kiprah rapper yang sering menggunakan bahasa Jawa di lagu-lagunya itu!

Baca juga: Hartanya Rp 2,6 Triliun, Begini Penampakan Rumah Adele yang Mewah Banget

1. Senior musik hiphop dan mendirikan Jogja Hip Hop Foundation

Kill the DJ. (Instagram/@killthedj)
Kill the DJ. (Instagram/@killthedj)

Bisa dibilang Marzuki Mohamad adalah salah satu senior di blantika musik hiphop Indonesia. Akan tetapi, kebanyakan karyanya emang menggunakan bahasa Jawa. Sebab, melalui laman blog-nya, sang musisi menyatakan bahwa dirinya banyak terinspirasi oleh akar kebudayaan dan tradisi Jawa.

Marzuki sendiri merupakan pendiri komunitas Jogja Hip Hop Foundation. Kemudian, dia juga sekarang membangun proyek musik elektronika yang diberi nama Libertaria.

Baca juga: Ira Koesno, Mantan Akuntan yang Sering Jadi Moderator Debat

2. Gak cuma bermusik, Kill the DJ juga piawai berbisnis

Kill the DJ. (Instagram/@sedulur.katalog)
Kill the DJ. (Instagram/@sedulur.katalog)

Gak cuma piawai bermusik, Kill the DJ alias Marzuki juga berbisnis, lho! Lewat pamor Jojga Hiphop Foundation dan Kill the DJ sendiri yang semakin naik, Marzuki mulai merambah dunia bisnis.

Salah satu bisnis yang dia lakoni saat ini adalah berjualan merchandise dari kedua brand tersebut. Diberi nama Sedulur Katalog, mereka memproduksi topi, kaos, hingga buku-buku.

Gak cuma berjualan online lewat Instagram @sedulur.katalog, Marzuki tampak serius mengelola brand tersebut dengan membangun toko offline yang berlokasi di Yogyakarta.

Baca juga: Ada yang Seharga Motor! 8 Koleksi Sepatu Ayu Ting Ting Ini Harganya Luar Biasa

3. Dukung petani dengan bantu berjualan beras dengan cara unik

Dukung petani jualan beras. (Instagram/@killthedj)
Dukung petani jualan beras. (Instagram/@killthedj)

Gak cuma bisnis merchandise, ada satu bisnis unik yang digawangi oleh Kill the DJ, yaitu berjualan beras!

Berjualan beras sebenarnya udah cukup biasa. Akan tetapi, cara berdagang yang dilakoni oleh pria kelahiran 21 Februari 1976 ini unik banget! Mulai dari pemilihan nama sampai cara promosi benar-benar anti-mainstream.

Bisnis tersebut diberi nama UD. Anarkisari Klaten. Produknya adalah beras Prambanan yang dikemas menggunakan goni berdesain kekinian. Kemudian, Marzuki gak segan-segan meminta para artis buat mempromosikan dagangannya.

Mulai dari “Rangga” Nicholas Saputra yang berfoto memanggul karung beras, ada pula vlog bersama Dian Sastrowardoyo yang mempromosikan beras tersebut dan barter dengan seniman Eko Nugroho.

Kan jarang-jarang dagangan beras dikemas seserius dan seunik itu. Plus, promosinya cukup unik, yakni dengan menggunakan media sosial dan meng-endorse artis pula.

Cara unik ini tentu inspiratif banget! Kamu yang pengin memperkenalkan produk kamu, bisa banget tiru cara unik Kill the DJ alias Marzuki Mohamad itu. Coba deh pikirkan ide-ide kreatif yang mungkin kurang umum biar produk kamu cepat viral!

Dari segi musik sendiri, Kill the DJ juga patut dapat acungan jempol. Sebab, cukup jarang musisi yang bisa terkenal se-Indonesia menggunakan bahasa daerah. Nah, Marzuki bisa mendobrak pakem tersebut!

Sukses selalu deh buat Kill the DJ! (Editor: Ruben Setiawan)