Dana Kampanye 16 Parpol, PDIP Gelontorkan Rp 345 M, Paling Sedikit Partai Apa?

Dalam kontestasi Pemilu 2019, masing-masing partai mengerahkan seluruh pundi-pundinya untuk dana kampanye. Dana tersebut bisa berasal dari sumbangan, atau juga dari kas partai.

Nah semua partai politik diketahui telah melaporkan besaran dana kampanye mereka ke Komisi Pemilihan Umum (KPU). Selama masa kampanye, masing-masing partai politik wajib melaporkan dananya sebanyak tiga kali. Pertama adalah Laporan Awal Dana Kampanye (LADK), kemudian Laporan Penerimaan Sumbangan Dana Kampanye (LPSDK), dan yang terakhir adalah Laporan Penerimaan dan Pengeluaran Dana Kampanye (LPPDK).

Tapi kemudian, para parpol maupun kandidat yang berkontestasi di pemilu gak bisa sembarangan mencari dana, karena ada beberapa larangan terkait sumber pendanaan. Dana tersebut tidak boleh didapatkan dari APBN maupun ABD, dan juga bantuan dari asing.

Tanggal 2 Mei 2019 lalu adalah batas akhir pelaporan dana kampanye ke KPU. Untungnya, seluruh partai politik telah menyerahkan laporan tersebut. Pengeluaran kampanye paling besar ternyata dilakukan oleh Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP). Memangnya berapa sih besarannya? Lantas, bagaimana dengan partai yang lain?

Baca juga: Tampil Keren dengan Baju Daur Ulang Spanduk Kampanye, Berani?

1. Dana kampanye PDIP, Rp 345 miliaran

dana kampanye
Ketum PDIP, Megawati Soekarnoputri (tengah). (Instagram/@pdiperjuangan)

PDIP kini bisa dibilang sebagai partai superior. Bagaimana tidak, tahun 2014 lalu, kadernya berhasil memenangkan Pilpres 2014 yaitu Joko Widodo. Kini, Jokowi hampir bisa dipastikan kembali melenggang untuk periode 2019-2024. Untuk memenangkan Jokowi juga memenangkan Pileg, PDIP menggelontorkan dana yang gak sedikit yaitu mencapai Rp 345 miliaran. Dengan rincian, total penerimaannya Rp 345.025.077.816 dan pengeluarannya Rp 345.006.553.771.

Baca juga: Pernah Pinjam Sepeda untuk Nonton Kampanye, Ini Perjalanan Politik Kiai Ma’ruf Amin

2. Golkar, Rp 307 miliaran

dana kampanye
Banner Kampanye Golkar. (Instagram/@gojo)

Golkar menjadi partai politik kedua yang menggelontorkan dana kampanye paling banyak setelah PDIP. Total dana yang diterima adalah Rp 307.638.877.704 sementara dana yang dikeluarkan adalah Rp 307.471.571.477. Mengingat Golkar merupakan partai koalisi pendukung Joko Widodo, maka jumlah tersebut sangat berkontribusi pada kegiatan-kegiatan kampanye Jokowi. Dana sebesar itu didapat oleh partai berlambang beringin ini dari sumbangan perorangan, caleg, kas partai, hingga sumbangan badan usaha non pemerintah.

Baca juga: 4 Negara dengan Biaya Pemilu Paling Mahal, Indonesia di Peringkat Berapa?

3. Nasdem, Rp 259 miliaran

dana kampanye
Ketum Partai Nasdem Surya Paloh dan Joko Widodo. (Instagram/@official_nasdem)

Partai besutan Surya Paloh ini ternyata juga gak takut untuk jor-joran di Pemilu 2019. Uang yang mereka kerahkan jumlahnya mencapai Rp 232.113.494.650, sementara penerimaannya mencapai Rp 259.474.071.714. Dana tersebut didapatkan mayoritas dari sumbangan para caleg dan kas partai.

4. Perindo, Rp 228 miliaran

dana kampanye
Ketum Perindo Hary Tanoe. (Instagram/@partaiperindo)

Perindo juga memiliki dana kampanye yang fantastis, penerimaannya mencapai Rp 228.238.374.435 dan pengeluarannya Rp 228.116.161.935. Sebagian besar dana tersebut didapatkan dari Ketua Umum Hary Tanoe yang juga merupakan bos media MNC, serta beberapa sumbangan dari caleg.

5. Demokrat, Rp 189 miliaran

dana kampanye
Mantan Presiden RI Soesilo Bambang Yudhoyono. (Instagram/@pdemokrat)

Partai pemenang Pemilu tahun 2004 dan 2009 ini berhasil mengumpulkan dana untuk kampanye sebesar Rp 189.732.653.608. Sementara total pengeluaran yang digunakan untuk membantu memenangkan Prabowo-Sandiaga serta memenangkan Pileg ada Rp 189.410.285.327.

6. PAN, Rp 169 miliaran

dana kampanye
Kampanye PAN. (Instagram/@amanatnasional)

Di Pemilu 2019 ini, PAN berubah haluan masuk menjadi pendukung Prabowo-Sandiaga. Padahal sebelum Pemilu, mereka masuk ke jajaran koalisi pemerintah dan turut menyumbangkan satu kursi menteri di kabinet. Nah untuk memenangkan Prabowo-Sandiaga serta memenangkan kader-kadernya di daerah, PAN telah menggelontorkan dana Rp 169.048.328.526.

7. PKS, Rp 150 miliaran

dana kampanye
Massa kampanye PKS. (Instagram/@pk_sejahtera)

PKS menjadi partai pertama yang melaporkan Laporan Penerimaan dan Pengeluaran Dana Kampanye (LPPDK) ke KPU. Bahkan disebut oleh KPU, dikutip dari Republika, laporan keuangan PKS tersebut paling rapih. Penerimaan dana mereka yaitu Rp 150.042.753.916, sementara pengeluarannya untuk mengkampanyekan Prabowo-Sandi serta calegnya di daerah-daerah sebesar Rp 150.025.870.027

8. PKB, Rp 142 miliaran

dana kampanye
Ketua PKB, Muhaimim Iskandar (tengah). (Instagram/@dpp_pkb)

Partai yang erat sekali dengan Organisasi Islam NU ini selama kampanye 2019 mendapatkan dana kampanye Rp 142.322.647.279, sementara pengeluarannya mencapai Rp 141.012.647.279.

9. Gerindra, Rp 134 miliaran

dana kampanye
Ketua Dewan Pembina Gerinda, Prabowo Subianto. (Instagram/@gerindra)

Partai pimpinan Capres Prabowo Subianto ini menempati urutan ke-9 dalam hal dana kampanye. Gerindra, mendapat dana total sebesar Rp 134.721.849.581, sedangkan pengeluarannya mencapai Rp 134.717.249.021.

10. PBB, Rp 117 miliaran

dana kampanye
Massa kampanye Partai Bulan Bintang. (Instagram/@pbulanbintang)

Partai Bulan Bintang nyaris saja tidak melaju ke kontestasi Pemilu 2019. Tapi kemudian setelah melalui proses banding yang panjang, Yusril Ihza Mahendra berhasil membawa partainya lolos dan melenggang ke kontestasi. Total dana yang diterima adalah Rp 117.857.534.724, dan pengeluarannya Rp 117.756.600.000

11. Berkarya, 107 miliaran

dana kampanye
Kampanye Partai Berkarya. (Instagram/@berkaryaid)

Partai Tommy Soeharto, yang merupakan putra mantan penguasa Orde Baru ini berhasil masuk ke Pemilu 2019. Di debutnya saat pemilu ini, Tommy justru mencalonkan diri sebagai caleg di Papua. Tommy dan partainya Berkarya, berhasil mendapatkan penerimaan dana kampanye senilai Rp 107.164.300.058 dengan pengeluaran Rp 107.159.300.058.

12. PSI, Rp 84 miliaran

dana kampanye
Ketua Partai PSI, Grance Natalie. (Instagram/@PSI_id)

Pemilu 2019 ini merupakan debut PSI di kontestasi demokrasi lima tahunan. Partai yang merepresentasikan anak muda ini mendapat dana kampanye yang lumayan besar. Penerimaan dana kampanyenya sebesar Rp 84.660.186.785, sementara pengeluarannya adalah Rp 84.657.844.428.

13. PPP, Rp 76 miliaran

dana kampanye
Kampanye PPP. (Instagram/@dpp.ppp)

Partai sebesar PPP ternyata hanya mengeluarkan dana kampanye yang tergolong sedikit ketimbang partai-partai besar lainnya. Hal ini mungkin bisa saja disebabkan oleh masalah perpecahan internal yang gak selesai-selesai hingga kini. PPP dalam Pemilu 2019 ini mendapatkan dana sebesar Rp 76.551.752.526, dan pengeluarannya juga memiliki besaran yang sama dengan penerimaan.

14. Hanura, Rp 49 miliaran  

dana kampanye
Partai Hanura. (Instagram/@dpp_hanura)

Hanura, memperoleh penerimaan dana untuk kampanye memenangkan Jokowi-Ma’ruf Amin dan caleg-calegnya di daerah sebesar Rp 49.498.116.814. Sementara pengeluarannya sebesar Rp 49.485.201.423.

15. PKPI, Rp 6 miliaran

dana kampanye
Ketua Umum PKPI, Diaz Hendropriyono. (Instagram/@pkpi_id)

Penerimaan PKPI sebesar Rp 6.291.747.254. PKPI pun pada pemilu tahun ini resmi mendukung koalisi Joko Widodo – Ma’ruf Amin. Mereka pun menggelontorkan dana sebesar Rp 6.289.666.567 untuk memenangkan pasangan itu.

16. Garuda, Rp 3 miliaran  

dana kampanye
Banner kampanye Partai Garuda. (Instagram/@partaigaruda)

Garuda juga merupakan partai baru yang mengikuti kontestasi Pemilu 2019. Di debut perdananya ini, mereka memperoleh dana sebesar Rp 3.475.515.041. Sementara dana kampanye yang mereka gelontorkan sebesar Rp 3.361.424.903. (Editor: Ruben Setiawan)