Dana Bantuan Sahabat Kunci Mulusnya Berbisnis

Masalah klasik bagi mereka yang berniat merintis usaha adalah mencari permodalan. Sudah menjadi hukum alam yang menyebut tidak ada peluang usaha tanpa modal. Artinya, semua usaha butuh modal dan modal itu adalah hal wajib yang mesti tersedia sebelum mulai usaha.

 

Bila menganggap bank sebagai satu-satunya sumber pinjaman untuk modal usaha, itu namanya kurang kreatif. Di luar sana masih banyak sumber-sumber pendanaan yang bisa dimaksimalkan. Yang paling gampang adalah memanfaatkan jaringan pertemanan.

 

Sudah cukup banyak lho pengusaha yang awalnya merintis bisnis lewat dana bantuan sahabat. Mereka bukannya enggan mengajukan pinjaman atau berutang ke bank. Justru mendapatkan modal lewat teman prosesnya lebih cepat dan mudah.

 

Coba bayangkan jika mereka mencari pinjaman ke bank. Pastinya berurusan dulu dengan birokrasi perbankan. Belum lagi mesti memenuhi dulu berbagai persyaratan yang diminta bank. Tak jarang mesti menggadaikan aset demi mendapatkan kucuran kredit dari bank.

 

Begitu pun kalau mencari modal lewat investor. Pilihan ini juga lumayan merepotkan. Investor bukan hanya melirik dari rencana bisnis yang diajukan, tapi siapa yang akan terlibat dalam bisnis tersebut. Pendek kata, langkah meminjam ke investor mesti membangun kepercayaan terlebih dulu. Lagi pula bisa memakan waktu yang cukup panjang.

 

Beda jika meminjam kepada teman dekat. Lantaran sudah kenal dan memahami satu sama lain, bisa jadi pijmanan akan mudah dikucurkan. Meminjam kepada mereka juga tak perlu melewati proses birokrasi yang berbelit-belit. Praktislah.

 

Meski begitu, tetap ada etika yang mesti dijunjung tatkala berniat mencari pinjaman ke kolega terdekat. Paling utama adalah mendiskusikan risiko dari bisnis itu. Tunjukanlah transparansi di sini. Langkah ini bertujuan agar prinsip kepercayaan tetap langgeng. Kalau perlu berinisiatiflah membuat surat perjanjian dengan isinya jangan sampai merugikan teman.

 

Bila perlu, ajak mereka untuk terlibat dalam bisnis. Dengan begitu mereka bisa mengetahui lebih dalam seluk-beluk bisnis yang hendak dijalani. Dari sini bisa disimpulkan betapa jaringan pertemanan tak kalah penting dalam proses merintis bisnis. Jaringan pertemanan yang kuat bisa menjadi modal yang penting untuk menopang rencana bisnis ke depan.