Curhat Duit: Gak Pede Resign Demi Membuka Usaha Sendiri

Curhat Duit adalah kolom khusus yang diadakan di www.moneysmart.id karena banyaknya pertanyaan-pertanyaan yang dikirim ke kami seputar masalah keuangan. Ini lah yang membuat kami ingin mencoba membantu memberikan solusi sebisa mungkin. Curhat Duit pun menjadi bentuk komunikasi langsung antara www.moneysmart.id dan pembaca setianya, selain lewat Forum.DuitPintar.com

Table Of Content [ Close ]

 

Curhat Duit kali ini datang dari email yang masuk ke [email protected] yang berasal dari seorang karyawan yang pengin fokus berwirausaha.

 

Dear Team DuitPintar,

 

Sebelumnya terimakasih karena sudah membuat kolom curhat duit ini ya, apalagi setelah DuitPintar.com selalu memberikan informasi tentang keuangan. Okeh langsung aja nih DuitPintar, saya mau curhat dong. Jadi, saya bekerja di perusahaan swasta PMA yang bergerak di bidang beverage (minuman) sebagai Auditor Accounting, gaji saya sebulan Rp 5.000.000,-

Dan saat ini saya sedang mencicil kendaraan saya (motor) sebesar 900 ribuan perbulan + pengeluaran saya setiap bulan itu (transport, makan, listrik, dll) kurang lebih Rp 3.000.000,- yah maklum min masi bujangan jadi mau makan aja beli dulu.

 

Selain kerja kantoran, saya juga punya bisnis sampingan min. Saya jualan mainan gitu deh min, kaya gundam, action figure, dll. Saya ngejalanin bisnis ini via online min, udah 2 taunan lah, yah lumayan lah buat nambah-nambahin jajan sama bensin. Cuma min, gara-gara bisnis ini kerjaan kantor saya jadi agak terbengkalai, karena fokus saya kebagi 2, sebenernya saya pengen banget resign min dari kantor, dan fokus ke bisnis sampingan ini jadi bisnis utama saya, udah capek min kerja kantoran gitu. Cuma saya juga masih butuh gaji perbulan rutin dari kantor min, kalau ngandelin bisnis ini saya belum yakin cukup buat pengeluaran saya sebulan ditambah modal bisnis saya juga dari gaji min.

 

Nah saya mesti gimana ya min, lanjut kerja kantoran tapi sayang sama bisnis sampingan saya yang udah lama saya jalanin. Kalau resign dari kantor dan cuma ngandelin hasil dari jualan mainan, ga pede dan ga cukup buat pengeluaran rutin saya sebulan + kelangsungan bisnis gw terancam karena ga ada backup duitnya. Solusinya dong min DuitPintar.

Terimakasih sebelumnya,

 

Salam,

Ditoh

 

Email dapat dilihat di sini: http://forum.duitpintar.com/question/curhat-duit-gak-pede-resign-demi-membuka-usaha-sendiri/

 

 

Jawaban:

Halo Ditoh,

Terima kasih atas emailnya. Kami salut dengan keberanianmu untuk membuka usaha mandiri.

 

Orang bilang hanya perlu kenekatan untuk memulai usaha. Nekat boleh, tapi jangan lupakan pengeluaran sehari-hari agar operasional bisnis gak terganggu.

 

Membuka usaha sendiri tentu memiliki kenikmatan sendiri. Kamu bebas menentukan arah bisnis dan jadi bos untuk diri sendiri. Gak heran kamu sudah mulai gak fokus dengan kerjaan kantor.

 

Sayangnya kamu belum memberikan detail pemasukan bisnis (omset) dan besarnya modal yang kamu perlukan. Ada beberapa poin yang harus dijabarkan sebelum kamu mulai fokus ke bisnis sampingan:

 

  • Sudahkah kamu memisahkan gaji, pengeluaran dan pendapatan bisnis? Ini penting agar kamu mudah memantau cashflow.
  • Apakah omset yang kamu dapatkan sudah bisa menopang jalannya bisnismu? Dalam artian kamu gak memerlukan suntikan dana lagi. Kalau omset yang kamu dapatkan sudah berhasil untuk hidup sehari-hari, kamu bisa dengan pede resign.
  • Tapi dari penjabaran email kamu, sepertinya omset bisnis belum terlalu besar karena hanya cukup untuk menunjang transportasi dan jajan.
  • Perlahan, coba kembangkan lagi sayap bisnismu. Misalnya dengan memperluas jaringan dengan mengikuti pameran, bazaar, komunitas atau menambah  platform e-commerce online.
  • Gak ada salahnya kamu menambah suntikan modal untuk memperluas jaringan. Bisa dengan tabungan atau meminjam dari bank dan lembaga kredit. Tapi pastikan besaran cicilan utang ini gak memakan 30% dari gajimu atau omset bisnis untuk menghindari kredit macet.
  • Sebelum bisnismu benar-benar berkembang, usahakan untuk tetap fokus dengan pekerjaan utama. Kamu bisa menggunakan waktu senggang sepulang dari kantor atau weekend untuk mengurus bisnismu. Karena bagaimanapun juga, bisnis itu tetap perlu perencanaan matang. Jangan korbankan keuangan pribadi hanya demi ego saja.

 

Nah, semoga jawaban ini bisa membantumu menemukan jalan keluar terbaik untuk memaksimalkan keuanganmu.

 

Terima kasih dan sukses selalu.