Citibank Rewards Pintar Kapan Pakai Kartu Kredit

Berasa jadi orang modern kalau belanja itu pakai kartu ketimbang segepok duit. Entah kartu kredit atau debet. Saat di kasir, bayar pakai kartu lebih praktis dan mudah.

 

Tak usah lagi menghitung uang kembalian atau proses transaksi yang rada lama. Tinggal lihat nilai yang tertera di bon, lalu biarkan kartu yang menyelesaikannya. Kasir pun juga senang dan lebih ramah melayani karena pekerjaannya jadi lebih ringan.

 

Dalam urusan bayar-membayar ini, ada dua kartu yang bisa dipakai, yakni kartu kredit dan kartu debet. Sama-sama bisa buat melunasi semua nilai belanjaan. Cuma bedanya ada pada cara menghabiskan uang.

 

Jika kartu kredit memungkinkan seseorang berbelanja dengan uang dari pinjaman bank. Sedangkan kartu debet nilai belanjanya tergantung dengan sisa saldo di rekening. Intinya, kartu kredit itu pinjaman jangka pendek dari bank dan kartu debet lebih seperti cek yang uangnya bersumber dari tabungan.

 

Perbedaan yang lebih terasa adalah kartu kredit biasanya menawarkan lebih banyak rewards dari kartu debet. Rewards ini jadi iming-iming penerbit kartu kredit menggaet sebanyak mungkin nasabah.

 

Bentuknya macam-macam. Bisa dalam bentuk diskon, hadiah langsung, sampai membebaskan biaya tahunan atau annual fee kartu. [Baca: Berbagai Manfaat Kartu Kredit yang Wajib Dipetik]

 

Reward ini langsung melekat pada kartu kredit yang bisa dimanfaatkan si pemegang. Contohnya kartu kredit Citibank. Pemegangnya berhak mendapatkan Citibank Rewards dari setiap transaksi yang menggunakan kartu kredit tersebut.

 

Di tiap transaksi akan mendapatkan poin yang bisa Citibank Rewards Pintar Kapan Pakai Kartu Kreditditukar dengan hadiah yang sesuai selera. Mulai dari gadget macam Samsung Galaxy.

 

Selain itu ada pula penawarkan hemat 15 persen dengan Citi Rewards Points bila terbang dengan Garuda Indonesia.

 

Kalau begitu apakah lebih sering pakai kartu kredit daripada kartu debet? Jawabannya sangat tergantung dari kondisinya.

 

Sederhananya memanfaatkan kartu kredit untuk melunasi tagihan rutin rumah tangga seperi listrik, telepon, atau air. Selain praktis, cara ini bisa berguna untuk mengumpulkan banyak poin yang bisa ditukarkan dengan rewards.

 

Sedangkan kartu debet lebih baik digunakan untuk pembelanjaan yang sifatnya tak terlalu besar. Pendek kata, gunakan kartu debet untuk membeli sesuatu yang tak mahal. Katakanlah membeli makanan di supermarket. Bila menggunakan kartu kredit malah bisa tak terkendali karena digunakan untuk belanja hal yang remeh-remeh.

 

Begitu pun saat membutuhkan uang tunai. Andalkan saja kartu debet jika saldonya masing memungkinkan. Bila pakai kartu kredit, siap-siap saja terkena bunga karena penarikan uang tunai merupakan pinjaman.