Cara Mendisiplinkan Diri Non-Mainstream demi Masa Depan Lebih Baik

Kedisiplinan seiring sejalan dengan kesuksesan. Makin disiplin seseorang, makin besar peluangnya untuk sukses. Apalagi jika usia masih muda, misalnya 20-an tahun.

Masalahnya, mendisiplinkan diri itu bukan perkara gampang. Apalagi di Indonesia, yang banyak godaan untuk melanggar aturan kedisiplinan.

Sudah banyak tips, saran, atau nasihat bertebaran tentang cara mendisiplinkan diri. Satu sama lain berkaitan, bahkan ada yang serupa. Misalnya memasang target, berkomitmen, dan konsisten.

Tapi apakah orang yang membaca dan mempraktikannya langsung bisa mendisiplinkan diri? Bisa iya, bisa juga tidak. Tergantung pada tiap-tiap individu.

Di sisi lain, tips-tips itu gak salah juga. Memang inti kedisiplinan ya seperti itu. 

Jika kamu termasuk yang sudah sering mendengar dan mempraktikkan tips itu tapi masih belum bisa juga berdisiplin, jangan menyerah. Mungkin tips itu masih terlalu umum untuk dipraktikkan.

Berikut ini ada cara mendisiplinkan diri secara non-mainstream alias gak umum. Silakan dicermati, mungkin bisa lebih membantu agar masa depan lebih baik.

1. Meditasi

cara mendisiplinkan diri
Meditasi deh sekali-sekali biar pikiran gak butek dan galau terus hehehe (Meditasi / Panduanhidupsehat)

Meditasi adalah salah satu cara menjernihkan pikiran. Menurut Kelly McGonagal dari Stanford University, meditasi bisa membantu kita memantapkan tekad. Dalam hal ini, tekad untuk berdisiplin.

Cobalah duduk bersila, matikan sumber suara, kira-kira 10-15 menit tiap hari. Pejamkan mata dan berkonsentrasi. Ini akan menenangkan pikiran.

Bahkan saat beraktivitas pun kita bisa bermeditasi. Caranya, diam dan tutup mata sekitar 1-2 menit. Tapi lihat-lihat situasi ya. Nanti dikira tidur pas mestinya kerja, malah repot.

2. Berolahraga

Dalam tubuh yang sehat, terdapat jiwa yang kuat. Pepatah ini masih relevan sampai sekarang, bahkan mungkin hingga masa depan. Menurut jurnal yang dipublikasikan di National Center for Biotechnology Information, olahraga secara rutin membuat orang lebih mampu mengontrol diri.

Artinya, kendali atas diri sendiri ini bisa membantu membentuk budaya disiplin secara pribadi. Udah sehat, jadi disiplin lagi. Kurang enak apa coba. Sehat itu mahal lho.

cara mendisiplinkan diri
Mens sana in corpore sano, di dalam tubuh yang sehat terdapat jiwa yang sehat, ayo olahraga! (Olahraga Lari / Tmpo)

3. Kerja sama

Manusia adalah makhluk sosial. Jadi, gak ada salahnya meminta bantuan orang lain untuk mendisiplinkan diri. Misalnya sahabat. Bisa juga pacar, kalau udah punya.

Yang penting, orang itu harus bisa bersikap tegas dan memotivasi kalau kita tidak disiplin. Kalau perlu, bayar orang buat jadi penasihat khusus. Intinya, orang itu harus mau sekuat tenaga membantu kita membentuk kedisiplinan diri.

4. Bakar kapal

Ada cerita tentang kapten pelaut Spanyol yang datang ke Amerika pada masa lalu. Saat tiba di benua itu, mereka dihadang suku asli. Namun anak buah kapten gak mau turun dari kapal dan melawan.

Alasannya macam-macam, dari capek sampai kelaparan. Mereka justru pengin balik ke Spanyol. Akhirnya, kapten itu memilih membakar kapal, sehingga mereka gak punya pilihan selain melawan.

Ini bisa kita contoh untuk membentuk kedisiplinan. Kadang kita bikin sendiri alasan untuk menghindari kewajiban. Misalnya ada pekerjaan yang harus selesai minggu depan.

Karena malas, sampai hari-H, kita gak sanggup menyelesaikannya. Dibikinlah alasan komputer rusaklah, sakit gigilah, apa pun dari yang logis sampai gak masuk akal.

Untuk menghindarinya, kita harus membakar diri sendiri. Caranya, ucapkan janji ke bos dan rekan kerja bahwa pekerjaan itu akan selesai pas deadline. Kalau perlu, bilang juga ke office boy di kantor.

cara mendisiplinkan diri
Hanya diri kita sendiri yang bisa memotivasi diri, ayo semangat semuanya! (Perempuan Bersemangat / Cdninstagram)

Dengan begitu, ada lecutan semangat untuk menyelesaikannya tepat waktu. Kalau gagal, berarti ingkar janji. Itu artinya reputasi di tempat kerja jadi ambrol. Mau begitu? Intinya, ciptakan situasi yang membuat kita gak punya pilihan selain mendisiplinkan diri.

Budaya disiplin datang dari diri sendiri. Kalau kita gak sanggup mengendalikan diri, jangan harap bisa menjadi orang disiplin.

Lihat itu orang-orang Jepang. Tradisi disiplinnya sangat kental. Kita bisa mencontoh perilaku mereka. Jika mau sukses, harus berani berkorban agar bisa disiplin. Itu kuncinya.

 

 

Yang terkait artikel ini:

[Baca: Umur 20 Tahun atau Masih Kepala 2, Jangan Remehin 10 Nasihat Keuangan dari Masa Depan Ini]

[Baca: Maksud Hati Mau Diet dan Hidup Sehat Loh Kok Malah Lebih Boros]

[Baca: 7 Nasihat Guru untuk Muridnya yang Wajib Selalu Dikenang dalam Berkarir]