Butuh Modal Gede Buat Ngembangin Usaha Bisa Menjaminkan BPKB Mobil Loh!

Bagi para pengusaha, melebarkan sayap usaha itu pasti ada dalam agenda. Ekspansi bisnis ini penting biar bisnis gak stagnan alias berkutat di situ-situ saja.

 

Masalah yang kerap menghadang para pengusaha adalah kurangnya modal. Gak heran kalau para pengusaha pun juga memilih jalan berutang buat memuluskan niat untuk memperluas usaha.

 

Sulitnya mencari modal besar memang jadi tantangan tersendiri. Bisa sih menjaring investor buat menanamkan modal. Tapi kadang syaratnya lebih ribet dan gak semua pengusaha bisa mendapat jaringan investor yang mau menggelontorkan dananya.

 

Jalan yang dipilih mau gak mau adalah menjaminkan aset untuk mendapat suntikan dana alias kredit multiguna. Kredit jenis ini memang tergolong praktis dan mudah.

 

Tinggal menjaminkan surat-surat berharga, dana yang dibutuhkan bisa cair dalam sekejap. Gak perlu repot mencari investor kalau begitu.

 

Surat-surat berharga tersebut pastinya sudah gak asing di telinga kita. Contoh surat yang bisa dijaminkan adalah BPKB, sertifikat rumah, sertifikat tanah dan deposito.

 

menjaminkan bpkb mobil

Iklan kayak gitu sering banget kita temukan. Tapi apa iya kredibel?

 

 

Eh, masa iya menjaminkan bpkb mobil bisa mendapatkan pinjaman hingga milyaran? Bisa dong. Hanya saja jumlah unit kendaraan gak bisa cuma satu.

 

[Baca: Utang untuk Usaha Boleh Saja, Tapi Jangan Sampai Mengantarkanmu ke Jurang Kebangkrutan]

 

 

Apa Saja yang Perlu Diperhatikan?

Saat ini sudah ada multifinance yang menawarkan pinjaman multiguna hingga Rp 10 milyar. Syarat yang dibutuhkan juga gak ribet. Cuma modal BPKB doang.

 

Tapi jangan cuma tergiur dengan besaran pinjaman yang ditawarkan. Banyak pertimbangan yang harus diperhatikan. Simak ini deh.

 

Bunga cicilan

Bunga cicilan tentu sangat berpengaruh. Biasanya bunga multifinance berada di kisaran 0,99% – 1% per bulan atau sekitar 12% per tahun. Kalau bunga yang ditawarkan lebih dari itu, cari yang lain saja.

 

Cakupan Daerah

Pilih multifinance yang bisa mencakup seluruh provinsi. Jadi meskipun pelat nomor kendaraanmu berasal dari luar daerah, pihak multifinance tetap bisa memprosesnya. Pasalnya, banyak juga multifinance yang hanya melayani beberapa daerah saja.

 

Tenor

Jangka waktu pinjaman bervariasi antara 1 tahun hingga 3 tahun. Pilih saja yang sesuai dengan kemampuan. Yang jelas, semakin lama tenor yang kamu ambil, semakin besar beban utangmu.

 

 

Dokumen

Biasanya syarat yang diperlukan gak ribet. Yang diperlukan adalah dokumen standar seperti:

 

  • KTP
  • NPWP
  • Slip Gaji atau Rekening Koran
  • SIUP

 

Kondisi dan Tahun Kendaraan

Kondisi dan tahun pembuatan kendaraan sangat berpengaruh. Biasanya tahun kendaraan harus di atas 2005.

 

menjaminkan bpkb mobil

Nyari pinjaman sampai milyaran memang gak gampang

 

 

Kondisi kendaraan pun harus prima. Tahun pembuatan dan kondisi kendaraan ini nantinya memengaruhi berapa besar dana yang bisa kamu terima.

 

[Baca: Salah Memilih Kredit Multiguna Bisa Bikin Rencana Keuanganmu Gagal]

 

Biaya-biaya

Jangan lupa juga soal biaya-biaya yang dibebankan ke kamu. Biaya ini meliputi administrasi/provisi yang besarnya 4% dari nilai pinjaman, biaya pelunasan dipercepat dan asuransi.

 

Biaya perlunasan dipercepat biasanya sebesar 1% dari pokok pinjaman. Jadi pastikan bikin kalkulasi dulu.

 

Gimana Dong Cara Hitungnya?

Daripada cuma teori doang, yuk ah langsung ke hitung-hitungan aja. Contoh saja nih, Bu Ira punya usaha distribusi pupuk yang sudah beroperasi di seluruh pulau.

 

Awalnya Bu Ira hanya menyewa sebuah gudang untuk stok pupuknya. Karena masa sewa hampir habis, ia berniat membeli sebuah gudang agar biaya operasional bisa ditekan. Setelah survei, ia menemukan sebuah gudang penyimpanan potensial seharga Rp 2,2 milyar.

 

menjaminkan bpkb mobil

BPKB jangan cuma dianggurin, manfaatkan juga buat berbagai keperluan

 

 

Karena sertifikat rumah sudah digunakan untuk keperluan lain. Bu Ira memutuskan menggadaikan 15 BPKB armadanya. Setelah proses appraisal, masing-masing armada dinilai sebesar Rp 170 juta karena usia kendaraan yang masih tergolong baru.

 

Nilai pinjaman: Rp 2.550.000.000

Biaya provisi: 4% x Rp 2.550.000.000 = Rp 2.448.000.000

Biaya asuransi: Rp 5 juta

Total yang diterima = Rp 2.443.000.000

 

Bunga yang ditetapkan per bulan 1% flat

Jangka waktu 3 tahun (36 bulan)

Cicilan per bulan yang harus dibayar Bu Ira:

Pokok pinjaman : Rp 2.550.000.000

Bunga flat : 12%/tahun

Jangka waktu kredit : 36 bulan

Penghitungan bunga: (Rp 2.550.000.000  X 12% X 3) / 36 = Rp 25.500.000

Bunga cicilan per bulan Bu Ira mulai dari angsuran pertama sampai terakhir besarannya adalah Rp 25.500.000.

 

Total bunga pinjaman selama 3 tahun adalah: Rp 25.500.000 x 36 = Rp 918.000.000

Total pinjaman sampai pelunasan: Rp 2.550.000.000 + Rp 918.000.000 = Rp 3.468.000.000

 

Utang buat usaha itu gak haram hukumnya. Asal semua sesuai prosedur dan gak merugikan ya gak masalah. Tapi pastikan dulu multifinance yang kamu tuju itu kredibel dan jelas asal-usulnya.

 

 

 

Image credit:

  • http://2.bp.blogspot.com/-xEAn_4JBiNg/VZocq8-uG6I/AAAAAAAAALU/auAq5riOT9M/s1600/JAMINAN%2BBPKB%2BSMALL.jpg
  • http://assets-a2.kompasiana.com/statics/crawl/555666610423bdfa458b4567.jpeg?t=o&v=760
  • http://beritabangka.com/wp-content/uploads/2016/01/ilustrasi20BPKB-1.jpg