Buruan, Penghapusan Denda Pajak Kendaraan Cuma Sampai Akhir Tahun Ini!

Saat kena denda, termasuk denda pajak kendaraan, orang biasanya malas membayar. Apalagi dendanya banyak. Tambah malaaaasss.

Table Of Content [ Close ]

 

Tapi, malas membayar denda sama artinya dengan memupuk utang. Biarin aja itu denda numpuk, nanti kita yang repot sendiri. Bahkan bisa-bisa kita dikejar debt collector alias mata elang.

 

[Baca: Jurus Jitu Menghindari Mata Elang untuk Cicilan Kredit Kendaraan Bermotor yang Macet]

 

Denda muncul karena ada aturan yang kita langgar. Jadi, kita wajib menebusnya. Bukan malah kabur.

 

Khusus soal denda pajak kendaraan, ada kabar gembira buat kamu warga Jakarta yang masih punya kewajiban bayar denda kendaraan bermotor. Sebab, denda pajak kendaraan ditetapkan dihapus sampai 31 Desember.

 

Artinya, kita gak perlu bayar denda berapa pun besarnya jika mengurusnya sebelum tahun depan. Penghapusan denda pajak kendaraan sementara ini didasari Keputusan Kepala Dinas Pelayanan Pajak Nomor 2829/2015 tertanggal 12 November 2015.

 

denda pajak kendaraan

Buruan ke kantor Samsat terdekat dan urus pajak kendaraan kamu yang tertunda biar bebas denda!

 

 

Momen langka ini mesti dimanfaatkan dengan baik. Apalagi sisa waktu kira-kira tinggal 2 minggu lagi. Kapan lagi ada kesempatan gak perlu bayar denda kayak gini?

 

Kalau lari dari tanggung jawab terus, kita bakal repot mau ke mana-mana. Gak enak banget harus selalu waswas di jalan karena takut kena tilang polisi.

 

Yang bahaya, terlibat kecelakaan karena buru-buru kabur saat melihat ada razia. Sudah harus bayar denda, bayar ongkos rumah sakit lagi.

 

Cara Bayar Denda Pajak

Cara mengurus pembayaran denda pajak ini pun gampang. Sama aja kayak pas bayar pajak kendaraan biasa.

 

1. Langkah pertama adalah menyiapkan segala persyaratan. Yang perlu dibawa saat mengurus pajak kendaraan antara lain:

 

– STNK

– BPKB

– KTP

 

Fotokopi masing-masing satu lembar dokumen tersebut. Ingat, alamat di KTP harus sama dengan yang ada di STNK.

 

Jadi, kalau kendaraan belum dibalik nama, harus pinjam KTP yang punya kendaraan dulu. Akan lebih baik kalau saat ngurus pajak ini kita sekalian balik nama, jadi gak repot harus pinjam KTP terus tiap tahun buat bayar pajak.

 

denda pajak kendaraan

Pastikan nama dan alamat yang tertera di STNK sama dengan identitas di KTP ya!

 

 

[Baca: Ngeluarin Duit buat Biaya Mengurus STNK Baru dan Balik Nama Kan? Kamu Musti Tahu 8 Hal Ini!]

 

2. Setelah syarat berkas sudah lengkap, datangi kantor samsat. Di samsat, kita akan disuruh mengisi formulir pembayaran pajak.

 

Gak perlu khawatir, di samsat sudah ada contoh formulir yang udah diisi. Jadi kita gak bingung mau ngisi apa di kolom-kolom yang tersedia. Bawa aja bolpen, biar gak perlu cari pinjaman di sana.

 

3. Kemudian, begitu formulir udah lengkap terisi, satukan dengan berkas yang udah disiapkan, lalu langsung menuju loket. Serahkan semua berkas itu ke petugas.

 

Lalu duduk manis sambil tunggu giliran dipanggil. Karena lagi ada kebijakan penghapusan denda, mungkin antrean agak lama.

 

4. Begitu nama dipanggil, segera datangi loket. Bayar sesuai dengan yang tertera pada STNK. Kalau kendaraan itu kena pajak progresif, pasti ada tandanya.

 

[Baca: Ketahui Cara Hitung Pajak Progresif Kendaraan Bermotor Jakarta Biar Gak Kaget di Samsat]

 

Samsat hanya menerima pembayaran secara cash, jadi siapkan duit tunai di dompet. Mungkin suatu hari nanti kita bisa bayar pakai kartu kredit, terus dapet rewards juga. Ah, tapi gak tahu kapan.

 

Ingat, yang dihapus dalam kebijakan ini cuma dendanya ya. Pajak pokoknya tetap.

 

denda pajak kendaraan

Jangan lupa, siapkan duit cash biar gak ribet pas bayar pajak kendaraan 

 

 

Misalnya pajak kendaraan Rp 300 ribu. Terus dendanya Rp 100 ribu. Nah, yang dihapus yang Rp 100 ribu itu. Kita cukup bayar Rp 300 ribu.

 

Kebijakan ini harus kita manfaatkan betul. Meski denda pajak kendaraan bermotor relatif kecil, tetep aja itu duit.

Jadi, gak ada alasan lagi buat nunda-nunda bayar pajak. Mumpung gratisan coy. Ingat, 2 minggu lagi kebijakan ini berakhir! Buruan!

 

 

 

Image credit:

  • http://cdn-2.tstatic.net/batam/foto/bank/images/layanan-mobil-keliling-samsat_20150923_103248.jpg
  • http://www.rmoljakarta.com/images/berita/normal/264111_10355919102015_ktp.jpg
  • http://cdn1-a.production.liputan6.static6.com/medias/55513/big/beri-uang-ilus130404c.jpg