Bukan Jamannya Lagi Takut Sama Kartu Kredit, Coba Kenalan Dulu Deh (Bagian 2)

Oke, sekarang lanjut lagi bahas kartu kredit. Di bagian pertama sudah bahas dasar-dasar kartu kredit. Sekarang masuk level poin-poin apa yang perlu diperhatikan saat pembuatan kartu kredit.

 

Bagaimana pun, kartu kredit ini nantinya berdampak terhadap keuangan pribadi. Langsung saja baca di bawah ini poin-poin yang sebaiknya dipertimbangkan sebelum mengiyakan tawaran marketing kartu kredit.

 

Bunga

Kartu kredit dan bunga itu seperti soulmate yang tak bisa dipisahkan. Ya jelas, bagaimana pun efek dari penggunaan kartu kredit adalah utang.

 

Jangan langsung tergiur promo suku bunga rendah karena bisa jadi itu tak selamanya. Biar aman, tanyakan dengan detail ke marketing bagaimana mekanisme suku bunga itu diterapkan dalam tagihan.

 

Iuran tahunan

Kartu kredit itu produk bank yang pastinya enggak gratis. Makanya, menikmati layanan kartu kredit itu ada ‘biayanya’.

 

Paling kentara itu ada iuran tahunan. Besarannya beda-beda tergantung dari jenis kartu dan penerbitnya. Ada yang mulai dari Rp 50 ribu sampai jutaan.

 

Mungkin ada penerbit yang membebaskan iuran tahunan ini di tahun pertama, lalu berikutnya bayar. Ada pula penerbit kartu kredit yang membebaskan iuran tahunan selamanya sepanjang kartu kredit digunakan untuk transaksi dengan besaran nominal tertentu.

 

Fasilitas dan fitur

Nah, ini yang penting dan enaknya punya kartu kredit. Bank paling getol untuk melengkapi fasilitas dan fitur kartu kredit demi memikat nasabah.

 

Contohnya bisa dalam bentuk:

– diskonan,

– cicilan nol persen,

– layanan kelas atas saat berpergian,

– menyelesaikan tagihan rutin rumah tangga seperti PDAM, PLN

– kemudahan bayar tagihan lewat berbagai cara seperti ATM, autodebet, internet banking, dan lain-lain.

 

Saran penting, nih. Pilih kartu kredit yang dilengkapi fasilitas dan fitur yang sesuai kebutuhan aja ya!

 

Fleksibel dan Jaringan luas

Percuma punya kartu kredit kalau banyak batasannya. Misalnya, kartu kreditnya cuma bisa diterima di segelintir tempat saja kartu kredit bisa diterima.

 

Biar dapat yang oke banget, enggak papa ceriwis sama petugas banknya untuk menerangkan dengan detail seberapa luas kartu kredit itu bisa digunakan. Itu emang tugasnya dia, kan.

 

Layanan customer service

Kamu itu raja dan berhak dapat pelayanan prima. Pakailah prinsip ini dalam memilih penerbit kartu kredit. Cek rekam jejaknya, bagaimana pelayanannya, bagaimana menerima keluhan, dan sebagainya.

 

Kalau perlu, layanan customer service buka selama 24 jam. Jadi kalau ada apa-apa bisa langsung kontak.

 

Selanjutnya…