Bukan Indonesia, Ini 5 Negara Ini dengan Utang Terbesar di Dunia

Bahas utang Indonesia kayaknya emang gak ada selesainya ya. Hari ini ramai-ramai bahas utang. Tahun-tahun sebelumnya juga sama, masih bahas utang negara. Bahkan, jelang pemilu, bahasan utang diprediksi bakal makin kencang nih.

Walaupun tujuannya buat pemenuhan kebutuhan dan pembangunan, ada benarnya kalau terus-terusan berutang itu ya emang kurang baik. Ngeri kalau sampai gagal bayar.

Kalau sampai terjadi, itu berarti negara udah bangkrut. Untungnya, sejauh ini utang-utang yang ada masih terbayar ya.

Dari data yang dimiliki Bank Indonesia (BI), terhitung akhir Januari 2018, utang luar negeri Indonesia sebesar US$ 357,5 miliar. Dan ini bukan utangnya pemerintah semua lho ya.

Dari angka segitu, sebesar US$ 183,4 miliar adalah utang pemerintah dan bank sentral. Sementara lebihnya yang US$ 174,2 miliar adalah utang milik swasta. BI juga menyebut utang pemerintah digunakan buat pembangunan infrastruktur dan kegiatan produktif lainnya.

Itu berarti utang Indonesia kalau dirupiahkan sekitar Rp 5.000 triliun. Besaran tersebut dinilai masih aman karena di bawah batas maksimal rasio utang terhadap PDB sebesar 60 persen.

Terlepas dari bahasan utang Indonesia yang hot banget itu, Indonesia ternyata bukanlah negara dengan utang terbesar. Dikutip dari visualcapitalist, ini dia lima negara dengan utang paling besar sejagat.

1. Amerika Serikat: Rp 300 ribu triliun

utang indonesia
Donald Trump, Presiden Amerika Serikat saat ini (wikimedia)

Dikenal sebagai negara adidaya alias negara besar, Amerika Serikat nyatanya juga gak mau kalah besar dalam urusan utang. Secara global, utang Amerika Serikat paling tinggi dibanding negara-negara lainnya, yaitu US$ 21 triliun atau hampir Rp 300 ribu triliun.

Itu berarti utang Amerika Serikat sekitar 31 persen dari seluruh utang negara-negara di dunia yang sebesar US$ 63 triliun. Sementara terhadap PDB, rasio utangnya malah udah lebih 107,1 persen.

Namun, kenapa Amerika Serikat gak bangkrut ya? Kepercayaan pada pasar keuangan yang tinggi jadi faktor kenapa Amerika Serikat gak bisa bangkrut. Ditambah lagi ekonominya yang dinamis bikin banyak orang yakin Amerika Serikat gak mungkin bangkrut.

2. Jepang: Rp 169 ribu triliun

utang indonesia
Shinzo Abe, Perdana Menteri Jepang saat ini (wikimedia)

Sekalipun dikenal dengan orang-orangnya yang superhemat, siapa sangka Jepang punya nilai utang paling besar nomor dua di dunia. Utang Jepang dalam persentase utang dunia sebesar 18,8 persen. Sementara terhadap PDB, rasio utangnya sebesar 239,3 persen.

Dengan rasio utang yang jauh di atas Amerika Serikat, hingga saat ini ekonomi Jepang masih berjalan. Kok bisa gitu ya? Usut punya usut ternyata hal ini dikarenakan Jepang sanggup kelola utangnya. Ini ditunjang oleh asetnya. Lagi pula Jepang kebanyakan berutang kepada rakyatnya sendiri.

3. Cina: Rp 71 ribu triliun

Xi Jinping, Presiden Cina saat ini (wikimedia)

Menyusul di nomor tiga, ada negara Asia terbesar, yaitu Cina. Selain besar populasi penduduknya, Cina juga punya utang yang besar, yakni sekitar 7,9 persen dari utang dunia. Terhadap PDB-nya, rasio utangnya sekitar 44,3 persen.

Sebagian besar utang ini adalah utang korporat atau swasta yang ada di Cina. Gara-gara utangnya yang banyak ini, Moody’s menurunkan peringkat kredit Cina. Tentu aja ini menurunkan minat investor ke Cina.

4. Italia: Rp 35 ribu triliun

utang indonesia
Giuseppe Conte, Perdana Menteri Italia saat ini (wikimedia)

Di Eropa, ada Italia yang masuk daftar negara dengan utang terbesar. Negara yang terkenal dengan pizza dan cappuccino ini memiliki persentase utang 3,9 persen dari utang dunia. Rasio utang terhadap PDB-nya lebih besar dari Amerika Serikat, yaitu 132,6 persen.

Pengelolaan utang yang salah jadi penyebab utang Italia bisa sedemikian besar. Defisit Italia makin parah sejak negara ini masuk Uni Eropa, karena pemerintah gak menaikkan pajak buat bayar utang. Tentu aja situasi ini bikin Italia terpuruk.

Seandainya situasi ini terus berlanjut, diprediksi Italia bisa menyusul Yunani yang udah bangkrut alias gagal bayar utang. Mudah-mudahan Indonesia jangan sampai begini deh.

5. Prancis: Rp 34 ribu triliun

utang indonesia
Emmanuel Macron, Presiden Prancis saat ini (wikimedia)

Negara Uni Eropa selanjutnya yang punya utang besar adalah Prancis. Selisih sedikit dengan Italia, persentase utang Prancis 3,8 persen dari utang dunia. Dan rasio utangnya mencapai 96,3 persen terhadap PDB-nya.

Defisit yang udah berlangsung lama bikin utang Prancis makin besar. Karena utangnya yang besar itu, Prancis mau gak mau harus terima keputusan penurunan peringkat kredit dari Moody’s, Standard & Poor’s, dan Fitch.

Walaupun utang Indonesia terbilang kecil dibandingkan lima negara di atas, namanya berutang emang baiknya dihindari selama masih bisa.

Susahnya hindari utang itu karena kebutuhan yang ada makin meningkat dan pendapatan yang masuk kurang dari cukup. Nah, kalau begini ceritanya mesti ada yang dihemat dong, kayak potong subsidi BBM yang dilakukan pemerintah biar gak defisit.

Meski begitu, gak selamanya utang itu buruk buat keuangan kok. Utang produktif, seperti buat modal bisnis atau beli rumah justru bisa meningkatkan finansialmu di masa depan.

Di sini nih kenapa pentingnya mengatur keuangan dengan baik dan perlunya meningkatkan penghasilan biar bebas dari utang. Jadi, sejauh ini pengelolaan keuangan kamu udah baik, belum? Share ya jawabanmu di kolom komentar MoneySmart.