Buat yang Punya Moge, Pakai Asuransi Motor All Risk Aja!

Ciiiiittt….Gubraak!!

Rendi yang sedang berhenti di depan lampu merah kaget lantaran tiba-tiba terpental bersama sepeda motornya. Dia jatuh tertelungkup.

Darah merah mengalir dari lututnya. Sembari mengaduh kesakitan, dia melihat sepeda motor Honda CBR 250 cc yang baru dia beli sebulan yang lalu: hancur!

Parahnya, mobil yang menabraknya dari belakang langsung kabur. Dia hanya bisa terkulai lesu meratapi nasib buruknya.

Luka di lututnya paling diberi obat sehari sembuh. Kondisi motor anyarnya yang bikin nelangsa. Setelah dibawa ke bengkel, ternyata total dia harus keluar duit Rp 2.500.000.

“Mending motor mahal gini diikutin asuransi, Mas.” Begitu mekanik yang menangani motor Rendi memberi saran. “Emang ada asuransi motor?” Rendi bingung.

Jangan sampai seperti Rendi ya, asuransi sepeda motor itu sudah bukan barang baru lagi. Terlebih jika motor dibeli secara kredit. Tapi asuransi untuk kredit motor hanya mencakup risiko kehilangan alias total loss only (TLO).

Artinya, bila motor hilang karena dirampas, dicuri, atau penyebab lainnya, kita bisa mengklaim ke asuransi yang bekerja sama dengan leasing pemberi kredit. Tapi ini tidak berlaku untuk penggantian suku cadang atau perbaikan akibat kecelakaan.

Buat yang Punya Moge
Harga motor gede mahal, begitu juga suku cadangnya Awas rogoh kantong dua kali kalau terlibat kecelakaan (Moge/Youtube)

Nah, dalam kasus Rendi, asuransi yang disarankan mekanik bengkel berjenis all risk atau komprehensif. Dengan begitu, kerusakan motor akan diganti sepenuhnya oleh asuransi. Sama seperti asuransi mobil. Asuransi all risk disarankan buat sepeda motor yang harganya di atas Rp 50 juta atau yang suku cadangnya mahal.

Tapi pemilik motor kelas menengah juga bisa menggunakan layanan ini. Namun jika melihat risiko ganti suku cadang yang masih terjangkau, rasanya kurang elok jika memaksakan membeli premi.

Dengan asuransi all risk, kita tinggal bayar biaya risiko sendiri (own risk) untuk mencairkan uang pertanggungan. Tarif premi umumnya dihitung berdasarkan nilai uang pertanggungan serta usia dan harga kendaraan.

Makin tinggi uang pertanggungan, makin tinggi tarif premi. Begitu pula jika usia motor masih muda dan harganya terbilang tinggi.

Misalnya tarif premi 2 persen, berarti bila harga motor Rp 80 juta, kita mesti bayar:

2% x Rp 80 juta = Rp 1.600.000

Premi itu berlaku untuk satu tahun ke depan.

Berikut ini contoh asuransi sepeda motor all risk yang bisa diakses pemilik semua jenis sepeda motor, terutama yang ongkos ganti spart part-nya mahal.

Buat yang Punya Moge
Nah, kalau motornya kayak begini jangan pakai asuransi motor. Mungkin asuransi kesehatan mau terima (Motor manusia/Unik.Beranda.Blogspot)

1. Asuransi Central Asia (ACA)

Asuransi motor ACA memberikan penawaran asuransi all risk atau komprehensif dan TLO bervariasi untuk kendaraan berusia maksimal 5 tahun. Nilai uang pertanggungannya hingga di atas Rp 800 juta. Adapun tarif preminya:

– 3 persen untuk uang pertanggungan hingga Rp 100 juta
– 2,75 persen untuk uang pertanggungan Rp 100-150 juta
– 2,25 persen untuk uang pertanggungan Rp 150-300 juta
– 2 persen untuk uang pertanggungan Rp 300-500 juta
– 1,75 persen untuk uang pertanggungan Rp 500 juta ke atas

Minimum risiko sendiri: Rp 200 ribu per kejadian.

2. Simoda

Asuransi motor Simoda menyatakan diri sebagai asuransi motor all risk pertama di Indonesia. Usia kendaraan maksimal 2 tahun untuk segala jenis.

Tarif preminya flat 4,5%. Nilai maksimal uang pertanggungan bisa dinegosiasikan dengan pihak asuransi. Biaya risiko sendiri per kejadian Rp 300 ribu per kejadian.

3. Kawasaki Rider Protection

Yang satu ini khusus buat pemilik motor Kawasaki. PT JBR Motorcycle Indonesia menawarkan asuransi all risk motor Kawasaki.

Buat yang Punya Moge
motornya, iya motor nya ya fokus! (Moge Kawasaki/The Green Blog)

Untuk mengetahui tarif premi Kawasaki Rider Protection, cukup mendaftar jadi member. Nilai pertanggungan akan ditaksir oleh pihak asuransi dengan masa perpanjangan paling lama 7 tahun. Biaya risiko sendiri Rp 300 ribu per kejadian.

Itulah beberapa pilihan asuransi all risk sepeda motor. Memang belum banyak perusahaan asuransi yang memberikan layanan ini.

Selain ganti rugi motor, beberapa asuransi menawarkan pertanggungan biaya pengobatan buat pengendara. Juga bila pengendara meninggal atau cacat tetap.

Hubungi pihak asuransi lebih lanjut buat mendapatkan informasi lebih detail. Atau kamu bisa mengunjungi situs komparasi produk-produk keuangan untuk memilih asuransi motor terbaik yang sesuai dengan kebutuhan.

Lebih baik berjaga-jaga, apalagi jika harga motor ratusan juta. Tak ada yang tahu kapan bencana melanda, seperti Rendi yang tertabrak meski sedang dalam kondisi berhenti di lampu merah.

 

 

Yang terkait artikel ini:

[Baca: Awas, Jangan Salah Pilih Asuransi Sepeda Motor]

[Baca: Sayang Sama Motor Kamu? Simak Nih Tips Memilih Asuransi Motor Terbaik]

[Baca: Jangan Takut Sama Asuransi, Perluas Wawasan Kamu Tentang Asuransi Kesehatan Terbaik di Portal Ini]