Buat yang Mau Tukar Uang Lebaran, Ini Syarat dan Lokasinya

Selain mudik, tradisi tukar uang baru juga ramai beberapa minggu sebelum Lebaran. Bank Indonesia (BI) bahkan  membuka layanan Penukaran Uang Pecahan Kecil sejak tanggal 14 Mei lalu. Pada minggu pertama layanan ini dibuka di Lapangan IRTI Monas, antrean peminatnya sudah mengular bahkan sejak dini hari.

Menurut Deputi Gubernur BI, Rosmaya, jumlah penukaran uang baru di tahun ini diprediksikan meningkat hingga 15,3 persen dari tahun sebelumnya. Tingginya antusiasme masyarakat melakukan tukar uang baru Lebaran jadi bukti tingginya keinginan berbagi saat Lebaran nanti. Apakah kamu salah satunya?

Jika kamu pun berniat menukar pecahan uang baru, pahami dulu ketentuan tukar uang baru, lokasi dan waktu penukaran, serta prosedurnya biar tetap aman menukarkan uang tanpa buang banyak waktu.

Ketentuan tukar uang baru 2018

Tukar uang baru
(Image: Tribunnews)

Gak mau kan sudah lelah-lelah mengantre, ajuan penukaran ditolak karena ada syarat yang belum kamu pahami. Nah, biar penukaran uang berjalan mulus, berikut ini syarat dan ketentuan yang harus kamu tahu.

  1. Membawa dan memperlihatkan KTP (tidak bisa digantikan dokumen lain)
  2. Maksimal penukaran sebesar Rp 3,7 juta per KTP
  3. Pecahan yang bisa ditukar adalah Rp 20.000, Rp 10.000, Rp 5.000, dan Rp 2.000, masing-masing 100 lembar
  4. Penukaran uang tidak dipungut biaya alias gratis
  5. Satu KTP hanya boleh menukar maksimal 1 kali per tiga hari
  6. Khusus untuk penukaran di kantor cabang bank, bawa serta buku tabungan

Uang pecahan ditukar sebanyak satu pak. Artinya kamu yang mau menukar uang pecahan tertentu harus senilai minimal 1 pak. Dengan rincian sebagai berikut:

  • Satu pak pecahan Rp 20.000 senilai Rp 2 juta
  • Satu pak pecahan Rp 10.000 senilai Rp 1 juta
  • Satu pak pecahan Rp 5.000 senilai Rp 500 ribu
  • Satu pak pecahan Rp 2.000 senilai Rp 200 ribu

Sebagai contoh, jika kamu ingin menukar pecahan Rp 5.000, artinya kamu perlu menyediakan uang Rp 500 ribu. Jika kamu hanya memiliki uang sebesar Rp 400 ribu, kamu hanya bisa menukarnya dengan dua pak pecahan Rp 2.000.

Buat kamu yang gak punya uang tunai, disediakan ATM di sekitar lokasi yang bisa kamu gunakan. Meski begitu, dikhawatirkan kamu perlu mengantre lagi mengingat banyaknya peminat penukaran uang, jadi ada baiknya kamu sudah menyiapkan dari rumah untuk menghemat waktu.

Prosedur penukaran

tukar uang baru
(Image: kompasiana)

Seperti tahun-tahun sebelumnya, prosedur penukaran dilakukan secara praktis. Kamu hanya perlu memperlihatkan KTP dan mengambil nomor antrean atau mengantre sesuai nomor urut. Setelah itu, baru kamu bisa menukar uang dengan pecahan baru.

Penukaran uang baru juga digunakan BI sebagai momen penarikan uang lusuh dari peredaran.

Waktu dan lokasi penukaran uang baru

tukar uang baru
(Image: kompas)

Tahun ini, BI membuka 1000 titik penukaran uang di seluruh Indonesia. Untuk wilayah Jabodetabek sendiri ada 160 titik layanan penukaran yang tersebar. Sedangkan di luar Jabodetabek difasilitasi oleh 46 kantor perwakilan BI.

Layanan penukaran disediakan melalui dua jenis, yaitu layanan kas keliling dan layanan penukaran melalui kantor cabang bank.

Untuk informasi lengkap lokasi cabang bank bisa kamu dapatkan di sini.  Sedangkan informasi lokasi mobil kas keliling lainnya dibagikan BI melalui akun Twitter @Bank_Indonesia.

Periode penukaran dilakukan setiap hari Senin-Jumat hingga H-3 Lebaran, setelah itu lokasi penukaran akan berpindah ke wilayah mudik seperti rest area, jalan tol, tempat pemberhentian, dan lainnya.

Selain layanan penukaran uang yang diselenggarakan BI, biasanya akan bermunculan juga nih jasa tukar uang baru perorangan. Sebaiknya kamu tetap menggunakan jasa yang resmi. Selain tanpa biaya, layanan resmi ini juga terjamin keaslian uangnya sehingga kamu dapat memperoleh uang baru secara mudah, praktis, dan pasti aman.