Bisnis Salon Hewan, Unik tapi Pantas Dilirik

Bisnis salon hewan mungkin gak pernah terlintas di kepala karena saking uniknya. Meski begitu, peluang pendapatannya membuat ini pantas dilirik.

Gak ada yang tahu pasti salon hewan yang pertama kali ada, tapi bisnis ini seperti gak ada matinya. Sepanjang manusia bisa hidup berdampingan dengan peliharaan, khususnya anjing dan kucing, bisnis ini akan terus berkembang.

Sama kayak bisnis warung sembako. Selama manusia masih harus makan, bisnis itu selalu punya peluang dan target pasar.

Apalagi modal buka usaha salon hewan terhitung murah. Gak perlu punya duit sampai puluhan juta rupiah buat membukanya.

Berikut ini kalkulasi bisnis salon hewan beserta potensi pendapatannya dengan modal Rp 5 juta.

Alat :

1.Blower & Hairdryer : Rp 200.000

2.Handuk / Kanebo ( min 2 buah ) : Rp 15.000 x 2 = Rp 30.000

3.Sisir

– Kawat: Rp 20.000

– Gergaji: Rp 500

– Potong antigimbal : Rp 30.000

4.Gunting

– Potong: Rp 100.000

– Zigzag: Rp 30.000

– Kuku: Rp 50.000

– Kikir kuku: Rp 50.000

5. Pet clipper: Rp 500.000

6.Tali / rantai:

– Kecil: 1 meter: Rp 30.000

– Sedang: 1,2 meter: Rp 40.0000

– Besar:3 meter: Rp 80.000

7.Brangus mulut anjing : Rp 50.000

8. Sampo: 1 liter: Rp 100.000

9. Kondisioner: 1 liter: Rp 200.000

10. Parfum: Rp Rp 100.000

11. Bedak: Rp 50.000

12. Snack: Rp 100.000

13. Kandang: 3 x Rp 200.000 = Rp 600.000

14. Pet cargo: 3 x 100.000 = Rp 300.000

15. Suplemen, vitamin, dan obat: Rp 800.000

16. Selang dan bak mandi: Rp 200.000

Total: Rp 3.660.500

Potensi pendapatan

Dengan jumlah klien hewan per hari 5 ekor dan tarif perawatan Rp 50 ribu, bisa dihitung omzet bulanan:

(5 x Rp 50 ribu) x 30 = Rp 7,5 juta

Total modal untuk beli peralatan kira-kira Rp 3,6 juta. Jika modal Rp 5 juta, masih ada sisa kira-kira Rp 1,4 juta.

Nah, tinggal lihat perlu sewa tempat atau tidak. Sisa duit itu bisa dipakai buat bayar bulan pertama sewa tempat.

bisnis salon hewan
Syukur-syukur bisa buka toko perlengkapan grooming sendiri nantinya. Ini bisa menjadi target bisnis (Toko perlengkapan grooming/Edunsolution)

Atau, sebagai alternatif, kita bisa juga buka bisnis salon hewan panggilan. Jadi, rumah hanya menjadi kantor.

Bengkel alias tempat kerjanya ya di rumah pemilik hewan yang bersangkutan. Cara kerjanya, pelanggan menelepon, WhatsApp, BBM, e-mail, atau apa pun untuk menghubungi kita.

Lalu, kita datang sambil bawa peralatan tempur yang diperlukan. Cara ini lebih murah karena gak perlu sewa tempat plus bayar listrik, air, dan lain-lain yang diperlukan saat grooming.

Tapi kita mesti sedikit lebih repot karena bawa-bawa barang segitu banyak. Plus harus ada kendaraan yang bisa muat perlengkapan itu.

Makanya, perlu diperhitungkan dengan saksama. Jika belum punya kendaraan, ada satu pilihan yaitu beli baru.

Namun harus dilihat dulu kemampuan finansial pribadi. Beli kendaraan, dalam hal ini mobil, gak murah.

Memang, bisa beli lewat kredit. Tapi cicilan tiap bulan mesti dipertimbangkan. Jangan sampai malah nombok untuk bayar cicilan.

Mungkin beli mobil second bisa jadi pilihan.Meski begitu, ada satu keuntungan tersendiri bila buka salon hewan di rumah. Yakni bisa sekalian jual jasa penitipan hewan.

bisnis salon hewan
Salon hewan keliling bisa jadi alternatif, bisa juga buka keliling sekaligus di workshop, kalau duitnya ada (salon hewan berjalan/Webiklan)

Bisnis ini menyasar pelanggan yang mau pergi meninggalkan rumah dalam waktu yang lama sehingga gak ada yang merawat peliharaan mereka. Tarif rata-rata untuk penitipan hewan lumayan lho, bisa sampai Rp 200 ribu per hari.

Dengan potensi pendapatan Rp 7,5 juta per bulan seperti perhitungan di atas, bisnis ini memang layak dilirik. Untuk memaksimalkan keuntungan, diperlukan strategi bisnis yang baik.

Strategi ini meliputi pemasaran, misalnya dengan buka akun media sosial dan rajin update status atau nge-tweet. Tak lupa program diskon, penting buat menarik pelanggan baru.

bisnis salon hewan
Selain dapat duit, bisa sekalian ngusir stres lihat hewan-hewan yang cute tiap hari (salon hewan/Ibizleads)

Untuk menambah pengetahuan seputar hewan peliharaan, kita bisa kunjungi expo hewan yang rutin diadakan tiap tahun, misalnya Indo Pet Expo. Dalam acara ini, kita bisa melihat produk-produk yang berkaitan dengan hewan untuk kepentingan bisnis.

Yang jelas, kalau mau buka bisnis hewan, harus sayang pada mereka. Jangan sampai hewan-hewan diperlakukan kasar, ya. Bisa kabur itu semua pelanggan.

 

 

Yang terkait artikel ini:

[Baca: Kesalahan Pemasaran Usaha Kecil yang Sering Dilakukan dan Gimana Menghindarinya]

[Baca: Siapa Sih yang Gak Butuh Sembako? Simak 4 Hal Penting Sebelum Buka Bisnis Sembako]

[Baca: Mau Pasang Iklan yang Efektif? Kenalan Dulu Yuk Sama 5 Startup Ini]