Bisa Buat Bayar BPJS sampai Tiket Kereta, Apa Keuntungan Franchise Minimarket di Indonesia?

Pernah ngeluh kenapa setiap berapa ratus meter ada minimarket entah sama entah beda tokonya? Atau malah seneng karena minimarket ada banyak, jadi gampang kalau mau beli ini-itu.

 

Rasa-rasanya kok bisnis minimarket gak ada matinya karena walau jumlahnya kelihatan sudah banyak tapi terus aja nambah. Memangnya apa sih keuntungan bisnis minimarket?

 

Bisnis selalu berkembang seiring dengan perkembangan zaman. Coba, dulu mana ada orang bisa jual-beli barang lewat Internet?

 

[Baca: Ingin Jadi Reseller Toko Online? Siap-Siap Tahan Banting sama 13 Problem Ini!]

 

Dulu orang kalau mau jualan harus punya lapak yang kelihatan fisiknya baik yang disewa maupun dibeli. Kini, orang bisa sukses berdagang hanya dengan modal lapak virtual alias online. Gak perlu beli atau sewa tanah orang.

 

Begitu juga dengan bisnis franchise minimarket di Indonesia. Orang-orang dulu melihat fungsi minimarket ya buat beli barang kebutuhan. Tapi sekarang gak lagi karena minimarket menjelma jadi toko serbaguna, gak cuma serba-ada.

 

franchise minimarket di indonesia

Mau beli tiket kereta api? Udah gak perlu jauh-jauh ke stasiun. Tinggal dateng ke minimarket terdekat dari rumahmu

 

 

Minimarket gak ngandelin pemasukan dari barang dagangan di etalase doang. Ada beberapa sumber laba lain yang cukup menjanjikan buat minimarket, misalnya:

1. Penjualan tiket alat transportasi (pesawat dan kereta)

2. Penjualan tiket konser

3. Sewa lokasi ATM

4.Pembayaran listrik

5. Pembayaran air

6. Pembayara cicilan sepeda motor

7. Pembayaran telepon

8. Bayar e-commerce

9. Pembayaran BPJS

 

Dalam menyediakan layanan penjualan dan pembayaran itu, minimarket gak ngasih gratis. Ongkos dalam layanan ini disebut biaya administrasi.

 

Biaya administrasi beli tiket kereta di Indomaret, misalnya, Rp 2.500. Rata-rata biaya administrasi di layanan lain juga segitu.

 

Biaya ini dibayarkan oleh masyarakat selaku pihak yang memanfaatkan layanan tersebut. Coba pas mudik nanti beli tiket kereta lewat Indomaret kalau sebelumnya belum pernah coba. Pasti ada biaya tambahan sebesar Rp 2.500.

 

Ongkos ini wajar aja dikenakan karena pembeli mendapat kemudahan beli tiket di minimarket itu. Kalau beli di minimarket, gak perlu antre atau ke stasiun pagi-pagi biar gak kehabisan tiket.

 

Tinggal bilang ke kasirnya, mau beli tiket kereta tujuan mana, kapan, dan berapa. Nanti kasir bakal ngecek ketersediaan tiket di komputer mereka yang terhubung dengan sistem PT Kereta Api Indonesia.

 

Kalau tiket tersedia sesuai dengan permintaan, tinggal bayar. Udah. Gitu doang. Kadang malah dapet tisu gratis sebagai bonus beli tiket lewat mereka.

 

franchise minimarket di indonesia

Bagian depan minimarket biasanya dijadikan tempat usaha yang menawarkan jajanan unik dan menarik

 

 

Hal ini juga berlaku buat pembayaran yang lain. Yang kredit motor misalnya. Kalau Indomaret lebih dekat dari rumah, ngapain jauh-jauh ke leasing buat bayar cicilan. Tul gak?

 

[Baca: Kadang, Besaran Cicilan Kredit Motor Murah Bisa Bikin Kita Terkecoh]

 

Karena itu, gak sedikit masyarakat yang memilih minimarket buat bayar tiket dan lain-lain. Alasannya seragam: gak bikin repot.

 

Jadi, gak mengherankan kalau banyak orang tergiur keuntungan franchise minimarket di Indonesia. Selain bisa mempertebal pundi-pundi dari barang dagangan, pengelola minimarket itu bisa tambah sukses lewat fungsi payment point toko serbaguna tersebut.

 

Apalagi kalau ada lokasi di minimarket yang disewa bank buat dijadiin lokasi ATM mereka. Biaya sewa ATM lumayan gede. Buat perkiraan, pada 2008 aja biaya sewa lahan ATM Mandiri Rp 10 juta per tahun di area kampus.

 

Kalau di area komersial kayak minimarket, tentu lebih mahal. Bahkan konon bisa sampai Rp 25 juta per tahun. Itu baru satu ATM, lho.

 

Gimana? Ngiler keuntungan franchise minimarket di Indonesia? Sabar dulu… Jangan sampai ngelihat untungnya doang, karena bisnis itu soal untung dan rugi.

 

franchise minimarket di indonesia

Gak cuma buat belanja aja, minimarket juga menyediakan ATM buat mengakomodir kebutuhan perbankanmu

 

 

Selain memperhitungkan untung dan rugi, pastikan juga segala syarat buka minimarket terpenuhi. Jangan sampai udah beli waralabanya, bangunan udah berdiri, tapi terus disegel pemerintah setempat karena gak memenuhi syarat.

 

Untuk melihat syarat dan ketentuan waralaba, hubungi langsung ke pihak yang mengelola minimarket itu. Jangan lupa tanyakan juga soal biaya-biaya yang menyertai kerja sama waralaba itu, ya.

 

 

Soalnya biaya waralaba tentu saja mengurangi laba kita sebagai terwaralaba. Yok, jadi pengusaha.

 

[Baca: Jangan Jadikan Modal untuk Buka Usaha Sebagai Alasan untuk Menyerah]

 

 

 

Image credit:

  • http://cdn-2.tstatic.net/jabar/foto/bank/images/atm_bjb-di-minimarket.jpg
  • http://bandungekspres.co.id/site/wp-content/uploads/2015/01/Minimarket-622×330.jpg
  • http://cdn-2.tstatic.net/palembang/foto/bank/images/minimarket-indomaret-dibobol-maling.jpg