Berkat Para Konsumen Indonesia, Perusahaan Consumer Goods Ini Jadi Raksasa Bisnis

Buat para investor saham, perusahaan consumer goods punya prospek yang menjanjikan. Tiap tahun pendapatan yang diraih perusahaan ini cenderung naik. Begitu pula dengan profitnya yang selalu ada tiap tahunnya.

Namanya aja consumer goods. Barang-barang yang masuk kategori ini selalu terjual dengan cepat. Udah gitu harganya relatif terjangkau.

Satu hal lagi nih yang perlu kamu tahu. Produk-produk dengan kategori consumer goods itu gak melulu makanan ringan atau snack. Namun, produk-produknya juga meliputi minuman, kosmetik, hingga produk perawatan tubuh.

Bisa dibilang produk-produk kategori consumer goods ini produk-produk yang sehari-hari kita gunakan. Pokoknya udah familier banget deh.

Wajar aja kalau perkembangan perusahaan consumer goods terbilang bagus. Di Indonesia perusahan consumer goods itu udah masuk perusahaan berskala besar. Malahan produk-produknya sampai diekspor ke luar negeri lho.

Siapa aja perusahaan-perusahaan consumer goods yang ada di Indonesia? Yuk, cari tahu dalam ulasan berikut ini.

Baca juga: Gak Mahal dan Gampang Daftarnya! Segini Biaya Buat Sertifikat Halal MUI

1. Indofood

Indofood salah satu perusahaan consumer goods yang besar di Indonesia dan produknya terbilang laku keras, (Instagram/@rumahindofood).

Perusahaan consumer goods yang satu ini emang udah sangat populer namanya di Indonesia. Berkat produk mi instannya yang bermerek Indomie, nama Indofood dikenal masyarakat di Indonesia dan di luar negeri.

Padahal, Indofood itu bukan sekadar perusahaan pembuat mi instan lho. Perusahaan ini juga diketahui menawarkan banyak produk consumer goods lainnya, seperti produk olahan susu atau dairy food, makanan ringan, bumbu penyedap rasa, makanan bayi, hingga minuman.

Perjalanan Indofood dimulai sejak 1990. Saat itu perusahaan ini bernama PT Panganjaya Intikusuma. Kemudian namanya berubah pada 1994 menjadi PT Indofood Sukses Makmur. Di bursa Indofood dikenal dengan kode saham INDF.

Saat IPO harga perdana saham INDF sekitar Rp 6.200 per lembar. Kini harganya melonjak menjadi Rp 7.175 per lembar saham.

Baca juga: Jualan di Facebook Bisa Makin Laris dengan Terapkan Hal-Hal Berikut Ini

2. Wings Indonesia

Mi sedap salah satu produk dari Wings Indonesia, (Instagram/@wingsgroupsurabaya).

Perusahaan consumer goods yang satu ini juga cukup populer namanya di Indonesia. Kebanyakan orang Indonesia mengenal sabun colek Wings sebagai salah satu produknya.

Asal tahu aja nih, Wings Indonesia gak cuma produsen dari sabun colek, tapi juga produsen dari produk perawatan diri, makanan, dan minuman.

Beberapa merek terkenal dari perusahaan ini meliputi sabun Wings, sabun Ekonomi, Daia, So Klin, Giv, Nuvo, Mie Sedaap, Jas Jus, Teh Rio, Ale Ale, hingga TOP Coffee. Familier banget kan produk-produk tersebut buat kamu?

Wings Indonesia telah hadir di Indonesia sejak 21 September 1948. Saat itu perusahaan ini bernama Fa Wings. Pada 1991, namanya berubah menjadi Wings Surya. Entah sejak kapan namanya berubah lagi menjadi Wings Indonesia.

Baca juga: 4 Bisnis Rumahan dengan Modal Kecil yang Cocok Buat Pecinta Kucing

3. Kapal Api Global

Kapal Api Global salah satu perusahaan consumer goods yang juga cukup laris, (Instagram/@kapalapi_id).

Ngomongin kopi, nama Kapal Api udah kuat melekat di ingatan banyak orang sebagai salah satu merek kopi. Rupanya nih nama Kapal Api juga dipakai buat menyebut nama perusahaannya lho.

Perusahaan consumer goods ini berdiri pada 1979. Saat itu perjalanannya dimulai dari Santos Jaya Abadi. Dalam perkembangannya, perusahaan yang bermula di Sidoarjo ini menjelma jadi raksasa bisnis bernama Kapal Api Global.

Selain Santos Jaya Abadi, Kapal Api Global juga membawahi unit-unit bisnis lainnya. Mulai dari PT Excelso Multi Rasa, PT Agel Langgeng, PT Fastrata Buana, PT Santos Premium Krimer, hingga PT Sulotco Jaya Abadi.

4. Unilever Indonesia

Sabun Lifebuoy merupakan salah satu produk kenamaan dari Unilever Indonesia, (Instagram/@unileveridn).

Nama perusahaan consumer goods ini bukan cuma salah satu raksasa bisnis di Indonesia, melainkan raksasa bisnis internasional. Rata-rata produk yang diproduksi Unilever Indonesia merajai warung kelontong, minimarket, hingga supermarket Indonesia.

Dari banyaknya produk-produk Unilever, beberapa di antaranya pasti udah kamu kenal banget. Mulai dari Royco, Molto, Lifebuoy, Rinso, hingga Sunlight. Tentu aja ada salah satunya yang pernah kamu gunakan.

Perjalanan Unilever dimulai pada 1890-an. Saat itu perusahaan consumer goods ini bernama Lever Brothers. Pendirinya sendiri adalah William Hesketh Lever.

William Hesketh Lever pula yang menciptakan merek sabun Lifebuoy pada 1894. Kemudian sabun cuci piring Sunlight yang dijual sejak 1930.

5. Frisian Flag Indonesia

Frisian Flag Indonesia emang terkenal dengan susu kental manisnya sejak zaman dahulu, (Instagram/@frisianflagid).

Selanjutnya, ada Frisian Flag Indonesia sebagai perusahaan consumer goods terbesar di Indonesia. Kamu juga udah tahu pasti produk yang dihasilkan perusahaan ini. Salah satunya yang terkenal banget yaitu susu kental manis bendera.

Selain susu kental manis, Frisian Flag Indonesia juga memproduksi susu siap minum, susu bubuk, susu ibu dan balita, hingga susu ibu hamil dan menyusui. Banyak banget kan varian susunya?

Namun, belum banyak orang yang tahu lho kalau perusahaan ini adalah anak perusahaan Belanda FrieslandCampina. Dari perusahaan tersebut, susu kental manis masuk ke Indonesia dengan nama Soesoe Tjap Bendera tahun 1922.

Karena tanggapan konsumen di Indonesia yang cukup bagus, pabrik pertama Frisian Flag pun dibangun pada 1969 di wilayah Pasar Rebo, Jakarta. Mulai sejak saat itu, perusahaan ini lama-lama berkembang hingga besar seperti sekarang.

Udah tahu kan sekarang apa aja perusahaan-perusahaan consumer goods di Indonesia yang kini menjelma jadi perusahaan besar? Walaupun begitu, baru Unilever dan Indofood yang sahamnya dijual di Indonesia.

Moga-moga aja yang lain bisa menyusul. Pastinya bakal menyenangkan banget kalau punya saham-saham perusahaan di atas. Soalnya kemungkinan besar bakal cetak cuan. (Editor: Mahardian Prawira Bhisma)