Berapa Besar Sih Selisih Perawatan Mobil Matik dan Manual?

Nyaman itu mahal harganya. Prinsip ini berlaku juga bila memilih mobil matik. Nyaman dikendarai tapi merawat mobil matik dinilai banyak orang menguras isi kantong.

 

Pendapat itu tak salah. Maklumlah, bila transmisi matik sudah rusak, siap-siap saja menghitung berapa duit yang keluar untuk perbaikan. Tak jarang besarannya sampai belasan juta rupiah. Beda dengan transmisi manual yang minim perawatan dan jarang rusak. Paling banter ganti kanvas kopling.

 

[Baca: Merawat Mobil yang Usianya di Atas Tiga Tahun]

 

 

Cuma jangan dilihat dari satu sisi saja. Sejatinya, dengan perawatan yang benar dan sesuai petunjuk pabrikan, transmisi matik bisa berumur panjang. Bahkan cenderung lebih awet dan tangguh daripada transmisi manual.

 

Jadi, buanglah kekhawatiran kalau punya mobil matik biaya perawatan dan perbaikannya supermahal. Itu pendapat dari mereka yang awam atau dari mereka yang pernah ‘bermasalah’ dengan mobil matik.

 

Lagi-lagi kuncinya ada di perawatan. Sayangnya, pemilik mobil kadang tak mengingat ini. Rata-rata baru sadar ketika mobil matik kesayangannya bermasalah. Entah kopling selip, sama sekali enggak responsif, sampai mencium ada aroma terbakar saat mobil dikendarai.

 

Padahal, perawatannya tak sulit kok. Cukup perhatikan volume oli dan disiplin mengganti oli matik secara berkala. Masalahnya hal ini sering luput karena seringkali pemilik mobil merasa tak masalah bila tak mengganti mobil matik.

 

perawatan mobil matik dan manual

Ganti oli adalah salah satu hal yang paling krusial nih untuk jaga performa mobil 

 

 

Sebenarnya jika merujuk perawatan berkala rekomendasi pabrikan, batasan tempuh untuk penggantian oli transmisi mencapai 100 ribu km. Meski begitu tak ada salahnya diganti sebelum mencapai jarak tempuh itu. Alasannya, kinerja transmisi matik kerap ‘disiksa’ dalam kondisi kemacetan.

 

[Baca: Strategi saat Mobil Ditinggal Mudik Lebaran]

 

 

Tak perlu dikuras karena cukup ditambah saja dengan volume rata-rata 3 liter. Tapi kalau dana bukan jadi isu, tak ada salahnya dikuras oli transmisi bila mendekati jarak tempuh 100 ribu km.

 

Pada prinsipnya, penggantian lebih awal lebih baik, lebih sering lebih baik. Tapi, kalau terlalu sering jadi boros. Cukup dengan penambahan oli matik saja bisa menghemat duit antara Rp 500 ribu sampai Rp 800 ribu dengan asumsi harga oli matik Rp 80 ribu/liter.

 

Dengan pemakaian normal dan perawatan yang baik, masalah di transmisi matik baru terjadi saat jarak tempuhnya di atas 100 ribu km atau sudah mencapai 5 tahun pemakaian. Atau dengan kata lain, selama masa waktu tersebut perawatan yang perlu dilakukan hanyalah mengganti oli matik saja.

 

Beda kasus jika lewat 100 ribu km di mana ada kemungkinan mesti dilakukan overhaul atau turun transmisi. Biayanya sekitar Rp 5 jutaan sudah termasuk ongkos jasa. Angka itu bisa lebih murah jika mendapatkan bengkel yang baik dan mumpuni.

 

perawatan mobil matik dan manual

Punya mobil harus siap dengan biaya perawatan ya

 

 

[Baca: Jawab Ini Dulu Sebelum Berniat Tambah Mobil Baru di Garasi]

Menakar biaya perawatan mobil matik

 

Harus diakui, biaya penggantian oli transmisi matik plus servis berkalanya lebih mahal dari manual. Sebagai contoh Honda New Jazz. Bila mengacu pada buku panduan servis berkala, penggantian oli transmisi manual setiap 40 ribu km termasuk penggantian komponen sesuai ketentuan, mesti keluarkan dana Rp 1,3 jutaan.

 

Lain halnya dengan Honda New Jazz versi matik di mana penggantian oli transmisi setiap kelipatan 60 ribu km. Total dana yang dibutuhkan plus biaya servis berkala sekitar Rp 1,4 jutaan.

 

Begitu pun dengan Toyota Avanza di mana versi transmisi manual mesti ganti oli transmisi setiap kelipatan 40 ribu km. Biayanya sekitar Rp 2 jutaan. Sementara Toyota Avanza versi matik juga mesti diganti oli transmisinya per 40 ribu km dengan biayanya Rp 2,1 juta.

 

 perawatan mobil matik dan manualHarga emang gak bisa bohong ya, kenyamanan berkendara itu penting loh biar ga stres!

 

 

Dari situ bisa terlihat kalau selisih biaya perawatan mobil matik dan manual tak terlalu besar. Jika hitung-hitungnya ditambahkan dengan efisiensi bahan bakar, transmisi matik lebih menang dibanding manual. Belum lagi nilai plus tambahannya di mana mengendarai mobil matic jauh dari rasa capek dan stres.

 

 

 

Image Credit:

  • http://4.bp.blogspot.com/-lF7-2v28_PY/U6VnGqQhZrI/AAAAAAAAJN4/o7gEdnT9fPY/s1600/cara+mengganti+oli+mobil+matic.jpg
  • http://www.liektoyota.com/blog/wp-content/uploads/2011/10/perawatan-rem-mobil.jpg
  • http://us.images.detik.com/content/2012/06/15/1213/drivein.jpg