Berangkat Ramai-ramai Nonton Piala Dunia Brasil Lebih Irit

Perhelatan Piala Dunia 2014 sudah di depan mata. Bagi yang ingin menyaksikan langsung event empat tahunan ini, siap-siap saja merogoh kocek dalam-dalam. Budget terbang dan menetap sekian waktu di Brasil jelas tak murah. Tapi bagi penggila bola, urusan duit itu nomor dua. Yang penting adalah menikmati tontotan langka dengan mata kepala sendiri.
 
Jika memang masuk golongan ini, pastinya sudah mengkalkulasi berapa duit yang mesti dianggarkan. Maklum, perhelatan akbar itu sudah makin dekat dalam hitungan bulan lagi, yakni mulai 12 Juni-13 Juli mendatang. 
 
Bagi yang berkantong tebal, duit bukanlah masalah berarti. Bagaimana yang kantongnya pas-pasan tapi ngebet hadir di Brasil. Di sinilah nikmatnya mencari solusi jitu agar menonton laga sepak bola bermutu itu tak sekadar jadi angan-angan.
 
Pertama yang mesti diketahui harga tiket pertandingan berbeda-beda. FIFA mengelompokkan laga dalam level dari yang biasa sampai paling bergengsi. (*Ref 1) Sebagai contoh, laga Spanyol vs Honduras di Grup H dianggap tak bergengsi sehingga banderol tiketnya lumayan murah. Nah, paketan menonton laga itu minimal mesti menyiapkan dana Rp 50-60 jutaan.
 
Dana itu untuk menebus paketan nonton. Paketan itu antara lain kelas suite (nonton dari ruang kaca, lengkap dengan buffet, wine, dan lain-lain); kelas bisnis (kursi tribun kelas 1, dapat makan-minum, tetapi di ruang terpisah), dan kelas paviliun (dengan sudut pandang yang tidak sebagus paket pertama dan kedua).
 
Di luar tiket, banderol segitu sudah termasuk terbang Indonesia-Afsel PP, penginapan hotel bintang empat, konsumsi, wisata, dan akomodasi lainnya selama 5 hari 3 malam.
 
Harga akan beda lagi kalau nonton partai bigmatch yang bisa tembus di atas Rp 100 juta. FIFA mencontohkan laga Afrika Selatan vs Meksiko (Johannesburg), Inggris vs Amerika Serikat (Rustenburg), Jerman vs Australia (Durban), Brasil vs Pantai Gading (Johannesburg), Kamerun vs Belanda (Cape Town), dan Portugal vs Brasil (Durban).
 
Jelas tak murah bukan! Pastinya mesti ada perencanaan keuangan jauh-jauh hari jika ingin menjadi saksi sejarah laga paling dinantikan penduduk dunia ini. Kalkulasinya bukan sekadar tiket, akomodasi selama di Brasil saja, tapi juga mesti mengalokasikan dana untuk oleh-oleh.
 
Jika ingin lebih berhemat, langkah pertama yang dilakukan adalah riset. Mungkin bisa lihat tawaran dari biro perjalanan misalnya saja lewat situs roadtrips.com. Kalau masih terlalu tinggi, cobalah bermain travelling ala backpacker. Tak diharamkan juga mencotek dari teman-teman yang punya rencana pergi ke Brasil juga. Siapa tahu mereka punya rencana yang lebih murah. Bisa juga patungan bareng-bareng sehingga biaya bisa lebih ditekan.
 
Terlepas dari semua itu, satu hal yang wajib diingat dalam urusan kalkulasi dana nonton Piala Dumia adalah asuransi perjalanan.  Inti penting agar terproteksi dari kecelakaan maupun kehilangan barang selama di negeri orang.
 
Di luar dana yang sudah disiapkan itu, pastikan juga bawa uang tunai. Distribusikan jumlahnya di mana separuh dalam bentuk tunai dan separuhnya di kartu debit atau kredit
 
 
 
*Ref 1: http://www.fifa.com/worldcup/news/y=2014/m=4/news=million-tickets-already-allocated-fans-2312651.html