Beli Kain Tradisional Sesuai Bujet, Ini Daftar Harganya

Beberapa waktu lalu, foto Yuni Shara saat memakai kain tradisional, ulos Batak, cukup memancing banyak komentar warganet. Tapi, di balik kehebohan itu, kain cantik yang Yuni Shara kenakan lebih patut menjadi pusat perhatian lho.

Pesona kain tradisional khas Indonesia emang gak bisa dipandang sebelah mata. Terbukti dari banyaknya kain khas Nusantara yang tampil di pagelaran fashion dunia.

Lihat aja kain songket yang mejeng di New York Fashion Week 2015 lalu hingga kreasi kain tradisional dalam busana muslim di London Fashion Week Autumn Winter 2018.

Jadi gak heran deh kalau para seleb hingga ibu negara bangga pakai kain tradisional Indonesia.

Kamu juga terpikat pesona kain khas Indonesia? Biar gak bikin kantong jebol, nih pilihan kainnya yang bisa disesuaikan dengan bujetmu.

1. Bujet > Rp 3 juta: kain songket Palembang

Kain Tradisional
Kain songket Palembang (PATA Indonesia News)

Songket Palembang digunakan pada acara perayaan atau pesta, baik sebagai hiasan kepala ataupun dijadikan sarung. Songket ini dianggap sebagai kain tenun terbaik di Indonesia, bahkan mendapat predikat “Ratu Segala Kain”.

Kain tenun ini juga cukup mewah karena ditenun manual menggunakan benang emas asli 18 karat yang beratnya dapat mencapai 1 kilogram.

Kalau songket Palembang yang palsu biasanya menggunakan benang perak sehingga hasilnya pun gak berkilau dan lebih ringan.

Dengan kualitas seperti ini, wajar jika harga per lembar songket Palembang pun dibanderol mulai dari Rp 3 jutaan hingga puluhan juta rupiah.

2. Bujet Rp 25 ribu-1 juta: kain ulos Batak

Kain Tradisional
Kain ulos Batak (harian.analisadaily)

Kain khas Batak ini memiliki jenis yang cukup banyak. Biasanya kain ulos digunakan sebagai selendang, dililit di kepala, atau dililit di pinggang, tergantung jenis ulosnya.

Nah, tiap jenis kain ulos memiliki motif dan proses pembuatan yang berbeda-beda, sehingga harganya pun bervariasi. Untuk kain ulos yang sederhana bisa kamu dapatkan mulai dari Rp 25.000 hingga Rp 200 ribuan.

Sementara jika kamu ingin memiliki ulos dengan kualitas bahan yang cukup baik, kamu perlu menyiapkan uang dari Rp 300 ribu hingga jutaan rupiah.

3. Bujet < 200 ribu: kain endek

Kain Tradisional
Kain tenun endek mastuli (Kompas)

Para wisatawan Bali pasti udah gak asing sama kain ini. Selain sebagai oleh-oleh, kain endek merupakan kain khas Bali yang sering dijadikan bahan seragam masyarakat Bali. Meski begitu, pemilihan motifnya gak bisa sembarangan.

Motif-motif tertentu seperti motif patra dan encak gak bisa digunakan sebagai busana sehari-hari karena motif tersebut menunjukkan rasa hormat pada Sang Pencipta. Biasanya motif ini khusus digunakan pada acara keagamaan atau upacara sakral.

Kain endek umumnya dijual dengan harga Rp 120 ribu per kain. Biar lebih murah, carilah kain endek di Pasar Klungkung, Kota Semarapura dekat objek wisata Kertagosa. Di sana kamu bisa mendapatkan kain endek mulai dari Rp 30.000 per meter.

[Baca: Belanja di Pasar Bakal Makin Untung Kalau Punya 8 Trik Tawar-Menawar Ini]

4. Bujet < Rp 100 ribu: kain tenun Lombok

kain tradisional
Kain tenun Lombok (Warta NTB)

Kain tenun Lombok emang punya harga yang bervariasi dari yang masih terhitung murah sampai jutaan rupiah. Kain tenun Lombok bisa kamu dapatkan mulai dari harga Rp 50 ribu rupiah per kainnya. Semakin rumit motif dan halus kain, tentu harganya akan semakin mahal.

Jika ingin mendapatkan kain tenun Lombok dengan harga lebih terjangkau, belilah kain tenun yang dijual Suku Sasak di desanya langsung. Di sana, kamu bisa menawar kain yang kamu beli. Tentu jauh lebih murah daripada membeli di pusat suvenir.

[Baca: Lebih Hemat Pakai Jasa Penjahit Baju atau Beli Jadi? Simak Untung Ruginya Dulu]

5. Bujet < Rp 50 ribu: kain lurik Jawa

kain tradisional
Baju menggunakan kain lurik Jawa (Qlapa)

Kain lurik khas masyarakat Jawa emang terbilang cukup murah jika dibandingkan dengan kain tradisional Indonesia lainnya. Kain ini bisa dengan mudah kamu temui di daerah Solo, Yogyakarta, dan Klaten.

Walau menggunakan bahan katun biasa, motifnya yang berupa garis berwarna solid bisa bikin kamu tampil klasik. Kini, kain lurik sering digunakan sebagai bahan dasar dress, blus, kemeja, hingga kebaya modern.

[Baca: Prosedur Menjadi Eksportir Batik dan Cara Meraih Untung]

Jadi, udah tahu belum nih mau beli kain tradisional yang mana?