Belajar Dari Pengalaman Kredit Tanpa Agunan yang Mencekik Ini, Biar Gak Kejadian Sama Kamu

Ami tetiba galau dan mukanya kusut masai. Gimana gak? Setelah menerima dokumen perjanjian top up Kredit Tanpa Agunan (KTA)-nya, dia baru menyadari bahwa utangnya di bank tersebut bertambah 2 tahun lagi. Ini gak lepas dari penambahan bunga juga ya.

 

Kini Ami jadi menyesal karena gak nurut apa kata suaminya waktu itu. Suami Ami sangat menghindari yang namanya kredit dengan bank. Itulah mengapa saat kantor Ami menawarkan fasilitas KTA, sang suami gak setuju.

 

Namun Ami bersikeras mengambil KTA tersebut. Alasannya, saat itu mereka sedang butuh biaya untuk modal usaha ibunya di rumah.

 

Saat dana KTA cair, gak semua digunakan secara maksimal dan usaha ibunya mengalami kebangkrutan. Alamak!

 

Ami gak berpikir tentang jangka waktu dan perhitungan bunga saat mengajukan KTA. Dia hanya fokus kepada besaran uang yang bakal diterima.

 

Setelah 2 tahun KTA berjalan, pihak bank menawarkan top up kredit yang nilainya setengah dari jumlah kredit awal. Lagi-lagi karena tergiur, Ami langsung mengiyakan tanpa pikir panjang dan berdiskusi dulu dengan suaminya. Dokumen sudah ditandatangani dan Ami gak bisa mundur lagi.

 

Lain halnya dengan teman sekantor Ami, Deni, yang juga ikut mengajukan KTA berbarengan dengan Ami. Jumlah dana dan plafon yang diajukan pun sama.

 

pengalaman kredit tanpa agunan

 

Gunakan fasilitas Kredit Tanpa Agunan dengan bijak sesuai kebutuhan kamu ya!

 

 

Namun, bedanya Deni lebih disiplin bayar utang. Dia juga gak tergoda dengan tawaran top up bank tersebut. Deni berhasil menyelesaikan cicilan KTA tanpa menumpuk utang baru.

 

Dana KTA-nya pun digunakan Deni untuk memodali usaha catering kecil-kecilan isterinya. Saat itu kebetulan lagi dapat proyek catering pernikahan yang membutuhkan biaya operasional yang lumayan besar.

 

Berkat kedisiplinannya, dana KTA yang Deni terima gak hanya berbuah manis keuntungan usaha buat sang isteri. Namun, cicilan utangnya juga bisa selesai tepat waktu tanpa memperpanjang utang baru.

 

Lantas, Bagaimana Biar Bisa Kayak Deni dan Jangan Sampai Kayak Ami?

Kunci utamanya sih ada pada tujuan mengambil KTA itu sendiri. Tujuannya pun gak sekedar kayak si Ami, yakni untuk modal usaha. Tapi harus rinci, misalnya, modal yang dibutuhkan, kemungkinan balik modal kapan, keuntungan per bulan berapa, dan semacamnya.

 

Setelah tahu rinciannya, baru bisa ambil keputusan akan pinjam duit berapa dan kemampuan bayar utang berapa tiap bulannya. Intinya, semua itu harus direncanakan secara rinci, sehingga komitmen untuk gak terjebak dalam jerat utang semakin kuat.

 

Selain menetapkan tujuan dan berkomitmen supaya gak terjebak dalam jerat utang, apa lagi yang musti diperhatikan saat mengambil KTA?

 

1. Nilai pinjaman

 

Jangan langsung girang lihat nominal uang yang bakal dicairkan buat kita, karena bank pastinya akan memotong nilai tersebut dengan biaya administrasi atau provisi. Biaya provisi bank berkisar 1 – 3.5% tergantung masing-masing bank.

 

Semisal tertulis Rp 10juta, total real dana yang bakal cair ke rekening kamu 3.5% x Rp 10juta = Rp 350.000, jadi Rp 10.000.000 – Rp 350.000 = Rp 9.650.000

 

Total dana tersebut belum dipotong premi jika ada fasilitas asuransi di KTA tersebut loh.

 

[Baca: Saat Ambil KTA, Jangan Cuma Bunga yang Diperhatikan, Tapi Hal-Hal Ini Juga]

 

pengalaman kredit tanpa agunan

 Perhatikan baik-baik hal-hal penting dalam pinjaman KTA, jangan cuma lihat sekilas lalu tanda tangan!

2. Waktu pinjaman dan pembayaran

 

KTA itu bukan uang cuma-cuma loh, melainkan utang yang wajib dibayar kembali dengan sistem cicilan tiap bulannya. Makin cepat jangka waktu pelunasan kredit, makin kecil bunga yang ditanggung.

 

Perhatikan juga tanggal jatuh tempo, pastikan dana KTA cair pas tanggal dimana kamu udah siap dengan dana untuk membayar cicilan setiap bulannya kalau gak mau kena denda karena telat bayar.  

 

– Asuransi

 

Saat kepepet harus mengajukan KTA, pastikan kamu memilih KTA yang dilengkapi dengan fasilitas asuransi. Ini buat mengantisipasi risiko jika nasabah meninggal dunia.

 

– Ambil kredit baru

 

Mungkin sudah jadi sifat dasar manusia untuk mudah tergiur dengan uang walau bentuknya utang. Saat kamu terlibat hubungan kredit dengan satu bank, biasanya akan datang tawaran-tawaran kredit dari bank lain. Bijaklah dengan terlebih dahulu menyelesaikan cicilan kredit yang sedang berjalan sebelum mengambil kredit baru.

 

– Top up kredit

 

Dalam KTA itu sendiri, ada fasilitas lain yang menyertai, namanya top up pinjaman. Bank pemberi KTA akan melirik para nasabah yang punya riwayat pembayaran utang tepat waktu lewat fasilitas ini.

 

Iming-iming bank kepada nasabah adalah bahwa top up pinjaman baru ini akan menutup pinjaman sebelumnya. Padahal kenyataannya nasabah tetap harus melunasi sisa pinjaman berjalan plus pinjaman baru beserta bunga.

 

pengalaman kredit tanpa agunan

Jangan tumpuk utang dengan utang baru, selesakan dulu satu-persatu biar gak pusing pala Barbie!

 

 

– Pelunasan lebih cepat

 

Bank mana sih yang mau rugi? Mereka pasti mencari keuntungan dong! Sistem KTA dengan jangka waktu plus bunga adalah salah satu caranya. Melunasi pinjaman sebelum masa cicilan KTA berakhir akan bikin bank jadi bete. Itulah mengapa mereka akan mengenakan denda yang cukup besar dari total dan masih ditambah lagi dengan biaya administrasi.

 

 

Pengalaman kredit tanpa agunan (KTA) Deni dan Ami di atas bisa jadi pembelajaran. Fasilitas KTA emang sejatinya dibuat sebagai salah satu solusi keuangan buat nasabah yang butuh dana cepat. Tapi lebih baik jangan ambil fasilitas KTA kalau kita belum bisa disiplin dalam mengelola keuangan pribadi. Maksud hati sih jadi solusi, eh malah kecekik KTA deh, aih serem!

 

 

 

Image Credit :

  • http://1.bp.blogspot.com/-Ps3pN8AoiYU/VIEhAfne5-I/AAAAAAAAApA/bk0UKvOZLs0/s1600/kta%2Bcimb%2Bniaga.jpg
  • http://previews.123rf.com/images/turhanyalcin/turhanyalcin1204/turhanyalcin120400004/13323911-Stamp-printed-on-the-approved-loan-application-approved–Stock-Photo.jpg
  • http://1.bp.blogspot.com/- i5O55WnsXQ/VCD0_4t8GZI/AAAAAAAAAsk/tfZxhigBgI8/s1600/14079887781014436656.jpg