Bedakan Resiko Investasi dan Penipuan Investasi

Setiap Investasi pasti ada yang namanya Resiko karena investasi tujuannya jangka panjang. Dan bedakan Resiko Investasi dengan Penipuan Investasi. Disini kami coba paparkan untuk sebuah model investasi dan cara-cara mengecek investasi tersebut.

Investasi adalah dengan menyerahkan atau menitipkan sejumlah uang atau aset ke seseorang atau lembaga perusahaan dengan tujuan untuk mendapatkan keuntungan di kemudian hari.

Perhatikan status hukum yang kita serahkan asset kita tersebut, apakah perorangan atau badan usaha.

Jika perorangan, apakah ia punya pengalaman dan kapabilitas dalam memutar modal investasi, apakah sering mengalami lose atau profit.

Jika badan usaha, cek izin usahanya, PT atau CV atau Firma. Pastikan kita tahu siapa direksi, manajemen dan struktur organisasi perusahaan tersebut.

Jika menjanjikan keuntungan 120% dalam setahun atau 10% dalam sebulan, waspadalah, hati2 scam.

Produk investasi yang baik akan memberikan laporan berkala (misal perbulan/per3bulan) perkembangan investasinya.

CATAT, jika nilai investasinya besar lebih dari 50 jt, pastikan ada bukti hitam di atas putih berupa tanda tangan plus materai.

Kalau hanya ada bukti transfer bank, itu tidak cukup. Dan perhatikan kalau tujuan transfer nya tidak atas nama PT tetapi perorangan, segera hindari.

Uang Anda yang dapatkan itu hasil dari jerih payah usaha anda dan kalau sampai hilang begitu saja krn investasi bodong wahh ngak tau dech harus bilang apa.

Investasi adalah proses dan tujuannya adalah jangka panjang. Sebaiknya tidak mengharapkan keuntungan besar secara instan.

Semakin tinggi potensi keuntungan, akan semakin tinggi pula resiko suatu investasi.

Berinvestasilah di produk yang kita pahami dan mengerti tentang investasi tersebut.

Jangan berinvestasi hanya karena ajakan/bujukan teman/saudara. Dan perhatikan kalau model investasinya pyramid berarti sudah bisa dipastikan scam hanya waktu yang bisa jawab. Kasihan member yang paling bawah.

Semoga investasi anda berhasil dan anda bukan bekerja untuk uang tetapi uang yang bekerja untuk anda.

Kalau resiko investasi bisa dikualitatif dengan rasio (30:70) artinya 30% lose dan 70% untung. Dan kalau ada yang menjanjikan bahwa kita menerima deviden tetap dari jumlah investasi sudah bisa dipastikan itu scam (penipuan investasi). Apalagi perusahaan tersebut alasan nya bergerak di pertambangan emas dan tidak pernah menunjukkan neraca rugi laba kepada setiap calon investornya.