Banjir Jakarta Merendam Rumahmu? Segera Perbaiki 5 Bagian Ini

Di awal Februari 2018, banjir Jakarta kembali menerjang 12 wilayah. Di antaranya adalah Srengseng Sawah, Rawajati, Kalibata, Pengadegan, Pejaten Timur, Kebon Baru, Bukit Duri, Balekembang, Cililitan, Cawang, Bidara Cina, dan Kampung Melayu.

Buat kamu yang rumahnya sempat terendam banjir, tentu saja bakal ada PR tambahan yang harus dilakukan pascabanjir. Apalagi kalau bukan memeriksa atau memperbaiki bagian rumah yang rusak.

Hal itu memang gak boleh diundur-undur karena kalau dibiarkan dalam waktu lama, kerusakannya bakal tambah parah. Yang ada kamu bakal keluar duit lebih banyak lagi untuk perbaikan.

So buat yang rumahnya sempat terendam banjir Jakarta, yuk ketahui lima bagian rumah yang wajib diperbaiki serta perkiraan biaya perbaikannya. Mari disimak ulasannya.

1. Dinding rumah

banjir jakarta
Dinding berjamur (Tribunnews)

Jika rumahmu diterjang banjir Jakarta, gak menutup kemungkinan bakal ada kerusakan yang terjadi di dinding. Dinding yang terendam banjir bakal jadi berkerak cokelat, dan rentan ditumbuhi jamur karena suhu ruangan yang lembab.

Kalau kerusakan ini dicuekin, kerak cokelat dan jamurnya bakar menyebar lho ke seluruh dinding. Nanti rumahmu bakal kelihatan gak terawat. Makanya, sebelum menyebar ya harus dibersihkan keraknya dan dicat ulang.

[Baca: Jangan Malas Ngerawat Rumah Kalau Gak Mau Mengalami 6 Masalah Ini]

Menurut informasi dari Sejasa.com, biaya pengecatan dinding berkisar antara Rp 30 ribuan per meter persegi untuk dinding interior. Sedangkan untuk eksterior bisa mencapai Rp 70 ribuan. Untuk harga catnya sendiri merek Nippon Paint Vinilex harganya Rp 107 ribu per 5 kilogram.

2. Komponen kelistrikan

banjir jakarta
Colokan listrik (BlackXperience)

Nah, komponen kelistrikan juga harus dicek bila rumahmu terendam banjir Jakarta. Hal ini ditujukan buat meminimalisir potensi korsleting. Udah tahu kan apa yang terjadi jika ada komponen yang korslet? Salah satunya ya bisa kebakaran.

Jadi, bila kamu melihat adanya rembesan air di sekering atau kabel yang terkelupas, segera amankan. Segera panggil tukang listrik untuk menindaklanjuti masalah tersebut.

Biaya servis listrik cukup beragam tergantung jenis jasanya. Namun umumnya untuk perbaikan korsleting kurang lebih jasanya sebesar Rp 200 ribuan.

3. Plafon

banjir jakarta
Plafon rumah bocor (Kompasiana)

Bagian rumah yang satu ini memang rawan bocor. Apabila rusak dan dibiarkan, gak nutup kemungkinan plafon bakal ambruk dan menimpa orang rumah.

Biaya pergantian plafon ditentukan juga sesuai dengan luas plafonnya. Untuk plafon gypsum, umumnya adalah Rp 130 ribu per meter persegi. Sementara itu pengecatan kurang lebih Rp 35 ribuan per meter persegi.

Kalau luas plafon rumah kamu adalah 30 meter persegi, ya tinggal dikalikan saja. Tentu gak murah kan? Selain itu ada juga biaya jasa tukang kurang lebih Rp 200 ribu per dua hari. Belum termasuk uang makan ya.

4. Lantai

banjir jakarta
Lantai (i love property)

Tanpa disadari, banjir juga bisa membuat lantai alias ubin di rumahmu jadi kopong alias gak merekat di landasannya. Disebut kopong karena jika diketuk bakal keluar bunyi.

Selain kopong, banjir juga mengakibatkan keluarnya air dari sela-sela ubin. Kalau dibiarkan, maka sampai berbulan-bulan pun air bakal tetap keluar. Tentu gak enak banget, gak ada hujan, gak ada apa-apa, tahu-tahu keluar air dari ubin.

Solusinya ya daripada pecah, membahayakan, dan membuat interior rumah terlihat kotor, lebih baik langsung diangkat saja dan ganti yang baru. Harga ubin keramik ada di kisaran Rp 40 ribu per meter persegi.

5. Pompa air

banjir jakarta
Pompa air rusak (Ralali)

Terjangan banjir juga dapat membuat pompa airmu rusak lho. Bisa jadi saat air merendam rumah, pompa masih menyala. Akibatnya adalah pompa kemasukan air dan korslet, karena dinamo mesinnya terbakar.

Menurut informasi dari Sejasa.com, untuk jasa pengecekan pompa air non-servis harganya sekitar Rp 75 ribu. Jika perbaikannya hanya ganti karet pompa air kendor, setting radar, sambung pipa, dan ganti kapasitor, maka biayanya Rp 150 ribuan. Tentu saja biaya tersebut masih di luar harga sparepart ya.

Itulah lima komponen rumah yang harus segera diperiksa dan diperbaiki jika rumahmu terendam banjir Jakarta, atau banjir-banjir lainnya. Terbukti kan kalau bukan cuma motor doang yang harus diperhatikan usai diterjang banjir, rumah juga butuh perhatian.

[Baca: Terobos Banjir Pakai Motor Matic? Buruan Cek 7 Komponen Ini]

Mungkin masih ada perabotan lain yang wajib diperiksa usai banjir. Namun, ada baiknya untuk mendahulukan lima komponen ini karena bisa dibilang kelimanya sangatlah penting.

Khusus buat kamu yang gak jadi korban banjir, gak salah kok untuk tetap sedia payung sebelum hujan. Caranya dengan memperbaiki dan memeriksa bagian rumah yang rawan bocor atau rusak jika musim hujan tiba. Lebih baik mencegah daripada mengobati kan?

[Baca: Musim Hujan Tiba, 4 Bagian Rumahmu Ini Bisa Picu Bocor dan Banjir]