Bakal Susah Mapan di Umur 40 Tahun Kalau Punya 5 Ciri Ini

Apakah kamu bakal mapan di umur 40 tahun?  Bisa iya, bisa juga enggak.

Di usia yang nyaris setengah abad, idealnya sih kamu sudah bisa menikmati kebebasan finansial. Kebebasan finansial bukan berarti tajir melintir ya, melainkan tercukupi dalam urusan kebutuhan pokok ditambah sedikit untuk memenuhi kebutuhan kamu buat senang-senang.

Bicara soal mapan di usia kepala empat, semuanya bakal kembali lagi dengan gimana kamu menghabiskan masa-masa muda. Apakah kamu hobi foya-foya, belanja barang konsumtif melulu, atau gak.

Biar lebih gampang, mari kita kenali lima tanda yang menunjukkan bahwa kemapanan bisa jadi hal yang sulit kamu capai di umur 40 tahun. Jika kamu berusia kepala tiga dan merasakan lima tanda ini, hati-hati deh. Kamu harus mengubahnya sekarang juga.

[Baca: 10 Anak Muda Calon Orang Paling Kaya di Indonesia]

1. Pusing bayar cicilan kredit

umur 40 tahun
Cicilan besarnya gak boleh lebih dari 30 persen penghasilan lho (Liputan6)

Kenapa pusing mikirin cicilan? Kan seharusnya itu udah diperhitungkan sebelum kamu menyetujui akad kredit.

Di usia kepala tiga, seharusnya kamu gak boleh lagi pusing soal urusan yang satu ini. Gak masalah, kamu punya cicilan mobil, rumah, atau kredit sekalipun asalkan dalam hal pembayaran tetap lancar.

Ketika kamu pusing dengan urusan yang satu ini, tentu ada yang gak beres dalam hal keuanganmu. Bisa jadi, karena ada cicilan kamu jadi gak bisa memenuhi kebutuhan yang lain. Atau malah kamu gak bisa nabung dan berinvestasi.

Jika kenyataannya seperti itu, maka mapan di umur 40 tahun bisa jadi angan-angan lho. Jangan biarkan kamu mengalami hal ini ya. Caranya, batasi pengeluaran buat cicilan 30 persen dari total pendapatanmu.

2. Stres uang sekolah anak mahal

umur 40 tahun
Siapkan dari sekarang, biar pas umur 40 tahun gak merana (Liputan 6)

Kalau masih pusing sama soal ini, maka kamu gak mempersiapkan itu dari jauh-jauh hari.

Seiring dengan berjalannya waktu, biaya pendidikan emang bakal naik. Itu sebabnya mengapa penting banget buatmu buat bikin perencanaan.

Jika di usia kepala tiga aja kamu masih dipusingkan dengan biaya ini, apa kabar ketika menginjak usia kepala empat?

Biar gak gini, coba deh mulai cari-cari asuransi pendidikan atau mulai deh berinvestasi. Biar pendapatanmu gak cuma dari kantor aja.

[Baca: Ini Dia 4 Jurusan Kuliah yang Biayanya Mahal. Yuk Disiapkan agar Masa Depan Anak Cerah!]

 

3. Deg-degan karena gak ada dana darurat

umur 40 tahun
Cape deh tiap bulan bokek melulu (Liputan 6)

Sekali gajian, kok cuma numpang lewat ya? Habis buat makan, keperluan anak, sekaligus urusan rumah tangga. Pengin nabung aja kok susah.

Walah gawat banget kalau hal ini yang kamu alami. Masa iya, gaji bulanan bisa ludes dalam sebulan gak bersisa?

Kalau masih lajang ya mungkin gak masalah deh walau hal itu gak baik dilakukan juga. Tapi jika kamu udah berumah tangga dan punya anak, salah besar tentunya membiarkan kondisi keuanganmu seperti ini.

Dana darurat jelas penting, dan kalau bisa jumlahnya setara dengan enam bulan penghasilan bulananmu. Dana itu bakal berguna banget buat menghadapi hal-hal di luar dugaan.

Misalnya, tiba-tiba perusahaan tempatmu bekerja pailit dan kamu terkena pemutusan hubungan kerja. Atau tiba-tiba aja, orangtua atau sanak saudara terserang penyakit yang gak bisa di-cover asuransi.

Masalah yang satu ini jangan sampai disepelekan ya. Cobalah buat bikin rencana pengeluaran tiap bulan dan prioritaskan juga buat nabung.

4. Merasa belum butuh asuransi kesehatan dan jiwa deh

umur 40 tahun
Hari gini gak punya asuransi kesehatan? (Liputan 6)

Menjelang umur 40, udah semestinya bagimu buat memahami pentingnya dua produk ini. Tanpa asuransi, beban finansialmu malah bakal bertambah di kemudian hari.

Kedua produk ini emang dibutuhkan bagi mereka yang udah berkeluarga. Setidaknya kamu punya asuransi jiwa karena ada uang pertanggungan yang siap diberikan ketika kamu gak lagi mampu mencari nafkah.

Gitu pula dengan asuransi kesehatan yang emang dibutuhkan oleh anggota keluargamu, mengingat biaya pengobatan saat ini gak murah. Konsultasi ke dokter aja udah mahal, belum lagi biaya rawat inap dan sebagainya.

Gak punya asuransi sampai umur 40 tahun? Ya itu artinya kamu bakal membebani anggota keluargamu terhadap risiko-risiko yang ada.

[Baca: BPJS Kesehatan dan Asuransi Kesehatan, Ternyata Ini Bedanya]

5. Selalu was-was karena gak bakal terima dana pensiun

umur 40 tahun
Gak punya dana pensiun, apakabar masa tuanya bos? (Liputan 6)

Wah kalau gak ada pensiun, gimana pengin hidup tenang nanti? Apa iya banting tulang terus sampai tua?

Di usia kepala empat, semestinya kamu udah lebih santai dalam bekerja. Udah gak perlu ngoyo sana-sini lagi, dan harusnya sih udah tenang dalam urusan pensiun.

Wajib tahu dong bahwa kamu punya jaminan hari tua yang ada di kartu BPJS Ketenagakerjaan. Kalau emang cuma itu yang jadi sumber dana pensiunmu, maka wajib hukumnya buatmu buat punya investasi jangka panjang.

Kalau belum punya investasi, nabung aja saham blue chip dari sekarang. Pilih emiten yang kiranya punya laba stabil hingga di masa depan agar sukses di umur 40 tahun.

[Baca: Saham Blue Chip Itu Apa Sih? Yuk Cari Tahu!]