Ayo Mudik Hemat dengan Lakukan 10 Tips Irit BBM Ini

Mau mudik dengan mobil pribadi? Boleh-boleh saja kok, cuma butuh modal bensin dan uang untuk bayar tol.

Meski begitu, pengeluaranmu buat beli BBM atau bahan bakar bisa besar lho kalau gak diantisipasi. Masih ingat kan berita mudik tahun lalu tentang nasib para pemudik yang menghabiskan waktu belasan jam di jalanan? Itu salah satu penyebab boros BBM.

Daripada boros bensin berujung ke buang-buang uang, simak dulu nih tips mengemudi mobil irit BBM. Biar pengeluaranmu saat mudik tetap terkendali.  

1. Pastikan mobilmu sudah menjalani servis rutin

Kenapa bengkel selalu ramai pelanggan menjelang mudik? Karena banyak orang ingin kondisi mobilnya jadi prima sebelum menempuh perjalanan panjang.

tips irit BBM
Diservis dulu mobilnya sebelum mudik (cek oli/Linders)

Jika mobil belum diservis, gak menutup kemungkinan ada saja kendala yang muncul. Contohnya sederhananya ya, tarikannya yang jadi berat.

Tarikan berat berujung ke boros BBM. Daripada kejadian ini menimpamu, gak ada salahnya servis mobil sebelum mudik. Prioritaskan untuk tune-up dan ganti oli.

2. Jaga putaran mesin saat mengemudi

Metode ini mudah dilakukan oleh pengendara mobil bertransmisi manual. Intinya kamu harus menjaga putaran mesin dengan konstan dan mengoper gigi di kisaran RPM 1.500 hingga 2.200 untuk mobil berbahan bakar bensin, dan 1.100 hingga 2.100 untuk mesin diesel.

Mengoper gigi di RPM 4.000 hingga mesin mendengung memang bisa menambah akselerasi. Tapi itu tidak disarankan bila kamu mau menghemat BBM.

Bagi yang mengendarai mobil matic, tekan pedal gas secara perlahan karena sejatinya dengan tuas transmisi di posisi D, mobil sudah berjalan. Kelihatannya sederhana, tapi pada prakteknya gak semudah itu.

Kadang karena faktor emosi, kamu bakal menekan gas dengan dalam. Hal itu lah yang membuat mobil matic-mu boros.

3. Hindari pengereman yang berlebihan atau mendadak

Jangan salah, rem juga memiliki peranan penting dalam urusan mengirit bahan bakar. Maka biasakanlah mengerem pada waktunya, tidak secara mendadak atau berlebihan.

Ketika mobil kita melaju secara beriringan dan lampu mobil di depan kita menyala, lepas saja pedal akselerator dan manfaatkanlah momentum untuk menghambat laju mobilmu. Metode ini jauh lebih baik ketimbang tetap menekan pedal gas dan mengeremnya ketika jaraknya sudah dekat.

Jika kamu terlalu sering mengerem, mobil juga akan lebih sering memulai tarikan dari titik bawah. Hal itu yang menyebabkan meningkatnya jumlah bensin yang harus dibakar.

4. Ban harus memiliki angin yang cukup

Ban yang kurang angin justru menyebabkan gesekan yang lebih besar dengan jalanan. Akibatnya, traksi ban berkurang dan beban mobilmu bertambah. Ujung-ujungnya ya boros BBM.

tips irit BBM
Ban jangan sampai kurang angin ya (ban/insuranceofficesltd)

Dengan menjaga tekanan angin ban, kamu bisa menghemat BBM sekitar lima hingga 20 persen. Makanya, jangan lupa dicek ya bannya.

5. Gak perlu menyalakan AC bila gak dibutuhkan

AC memang membawa kesejukan, tapi jangan salah lho AC bakal membebani mesin. Gunakan AC seperlunya, misal pada siang hari di mana cuaca sangat panas. Atur juga suhunya agar beban kerja mesin berkurang.

6. Bila macet total dan gak bergerak, matikan mesin mobil

Bila kamu jadi korban kemacetan yang mencapai belasan jam, maka ada baiknya untuk mematikan mesin mobil sesaat. Percuma kan mau dinyalakan juga tapi gak bisa gerak.

Jika mobilmu berhenti tapi mesin tetap menyala, maka bensin akan tetap berkurang. Konyol kalau tiba-tiba kamu kehabisan bahan bakar di situasi seperti itu.

7. Isi BBM di malam hari

BBM adalah cairan yang mudah menguap, pemicu penguapan BBM adalah temperatur tinggi. Pada saat siang hari, tanah tempat penyimpanan bensin akan menyerap panas.

Oleh karena itu, ada baiknya untuk mengisi bensin di malam hari, lebih tepatnya tengah malam. Isi bensin di waktu tersebut terbukti akan menghasilkan takaran lebih banyak lho.

Kok bisa gitu ya? Karena partikel bensin berada dalam kondisi yang paling rapat. Dalam takaran volume yang sama, pengendara bisa memperoleh volume bensin yang lebih banyak ketimbang saat suhu tinggi, yaitu pada siang hari.

8. Gak perlu bawa barang berlebih, dan usahakan gak pakai roof rack

Dengan membawa barang-barang yang berlebih, otomatis beban mobilmu bertambah bukan? Pada akhirnya tarikannya jadi berat dan konsumsi BBMnya pun boros.

Lantas gimana dengan menggunakan roof rack? Roof rack atau rak atap memang jadi solusi menyimpan barang bawaan bagi mereka yang mau bepergian jauh. Tapi aksesori itu justru bisa merugikanmu.

tips irit bbm
Mau pasang roof rack? Gak direkomendasikan lho ya (roof rack/MTBR)

Studi dari National Renewable Energy Laboratory mengatakan bahwa penggunaan roof rack justru membuat konsumsi BBM lebih boros sekitar 25 persen. Roof rack jelas memberikan hambatan aerodinamika yang bisa membuat laju kendaraan jadi lebih berat.

Tapi jika memang harus menggunakan roof rack, jangan sampai membebaninya dengan barang bawaan yang berlebihan. Sesuai kapastitas aja ya. Sebab pemakaian roof rack sebenarnya bermanfaat juga untuk kenyamanan penumpang dalam kabin selama mudik.

9. Gak perlu melaju dengan kecepatan di atas 100 km per jam

Di tengah perjalananmu mudik, tentu ada saat di mana kamu bisa merasakan jalan lowong tanpa macet. Biasanya timbul godaan nih untuk tancap gas dan melaju secepat kilat bak pembalap F1.

Jangan lakukan itu ya. Usahakan untuk melaju dengan kecepatan maksimal 100 km per jam. Selain berbahaya, ngebut tinggi juga bikin boros BBM. Ingat poin kedua dalam tips ini tentang putaran mesin.

Dengan kecepatan 110 km per jam, putaran mesinmu sudah pasti ada di angka 3.000 atau malah lebih. Kalau mau kebut-kebutan, jangan pernah lakukan itu di jalan raya. Lebih baik kamu bikin Kartu Izin Start (KIS) dan mendaftarkan diri ke fun race Sirkuit Sentul.

10. Gunakan rute alternatif untuk menghindari macet

Dimana-mana yang namanya mudik pasti bakal menghadapi kemacetan. Oleh karena itu, selagi ada waktu, rajin-rajin deh baca berita online untuk cari tahu prediksi rute mudik yang bakal dilanda kemacetan.

Seringkali polisi juga menginformasikan rute-rute alternatif. Nah gak salah dong untuk melewati rute tersebut jika rute yang kamu tempuh bakal macet.

Pada intinya, 10 tips ini juga berguna bila kamu hendak menempuh perjalanan jauh kapanpun, gak hanya mudik. Semoga tipsnya bermanfaat dan semoga perjalanan mudikmu lancar ya!

 

 

Yang terkait artikel ini:

[Baca: Mau Mudik Pakai Mobil? Cek Dulu 6 Hal Ini di Bengkel]

[Baca: Buat yang Mudik, Wajib Tahu dan Catat Nomor-Nomor Telepon Penting Ini!]

[Baca: Yang Mudik dari Jakarta, Waspada Prediksi 7 Titik Macet Saat Mudik Ini]