Asyik, Urus Izin Buka Usaha Cukup KTP dan Gratis

Kabar gembira yang mau buka usaha kecil-kecilan alias skala mikro. Tak perlu repot lagi menyisihkan sebagian modal untuk mengurus perizinan buka usaha. Sekarang, urusan itu makin gampang saja karena cukup modal kartu identitas diri seperti e-KTP. Sudah begitu, gratis pula!

 

Kebijakan ini sebagai bagian dari upaya pemerintah dalam menyederhanakan perizinan pembukaan usaha di Tanah Air. Prosesnya sendiri sudah sampai di Kementerian Koordinasi Perekonomian yang dipimpin pengusaha sukses Chairul Tanjung.

 

Dalam sebuah kesempatan, dia menegaskan siapapun cukup mendaftarkan perizinan usaha dengan selembar form saja. Tak ada lagi tetek bengek selain selembar kertas itu dan tentu saja identitas diri yang berlaku. Hal itu dimungkinkan karena pemerintah sudah menyimpan database yang berasal dari KTP elektronik (e-KTP).

 

Chariul juga menegaskan calon pebisnis tak perlu memusingkan biaya perizinan karena memang sifatnya gratis. Biaya perizinan bagi yang membuka bisnis sudah ditanggung Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

 

Upaya ini, menurut Chairul, adalah langkah memberikan Asyik Urus Izin Buka Usaha Cukup KTP dan Gratisinsentif bagi pelaku usaha mikro. Bentuk insentif nyata lainnya adalah melarang pemerintah di daerah untuk menarik restribusi bagi pelaku usaha mikro yang sudah mengantongi izin. Dia beralasan, pembebasan retribusi itu merupakan bentuk nyata insetif yang diberikan pemerintah.

 

Dukungan pemerintah tak sampai di situ saja. Para pelaku bisnis mikro yang hendak merintis usaha bisa memanfaatkan pendampingan dari insitusi terkait dan kemudahan akses ke perbankan.

 

Ini menjadi jawaban dari keluhan banyak pebisnis pemula yang selalu mentok mencari pendanaan di perbankan. [Baca: Modal Bukan Alasan untuk Menyerah]

 

Cukup dengan menunjukkan surat perizinan dari pemerintah, pelaku bisnis sudah bisa membuka akun dan mengajukan kredit usaha dari perbankan maupun lembaga keuangan non bank.

 

Dengan adanya aturan main tentang penyederhanaan perizinan bagi pelaku usaha mikro ini diharapkan menciptkan iklim usaha yang kondusif di Tanah Air. Di samping itu, peraturan ini juga mencakup harmonisasi perizinan antara pusat dan daerah.

 

Chaerul Tanjung berharap kemudahan perizinan ini sudah bisa keluar awal September tahun ini. Dan, itu bisa menjadi kado manis di akhir pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.