Asyik, Bunga Kartu Kredit Bakal Turun Nih di Awal Juni 2017

“Siiiin, pulang kerja nanti ke SALE di Mall biasa yuk!” ajak Nina ke rekan kerjanya, Sinta.

“Hah? Tanggal tua nih bu, mau shopping pakai daun?” jawab Sinta sambil berkacak pinggang.

Nina mengeluarkan kartu sakti alias kartu kreditnya dari dalam dompet dan melambai-lambaikannya di depan Sinta, “Kan ada ini Sin, tenang aja!”

Sinta langsung geleng-geleng. “Ah, gak mau. Tagihan bulan lalu aja belum lunas.”

Tapi Nina gak mau langsung menyerah. “Eits, tenang aja Sin. Bunga kartu kredit bakal diturunin loh. Kan lumayan jadi ringan tagihan belanja kita!”

bunga kartu kredit
Sumpeh lu? Ciyusan bunga kartu kredit bakal turun? (Ekspresi Kaget / ytimg)

Siapa sih yang gak suka sama pesona si kartu sakti alias kartu kredit di zaman serba non-tunai kayak sekarang? Mungkin kamu juga salah satu pengguna setianya ya.  

Nah, buat para pengguna kartu kredit, ada kabar yang cukup menggembirakan nih. Wajib dibaca buat kamu yang doyan gesek kartu ini tiap bulan!

Penurunan Suku Bunga Kartu Kredit

Bank Indonesia (BI) melalui Surat Edaran BI/No. 18/33/DKSP perihal penyelenggaraan kegiatan alat pembayaran dengan menggunakan kartu, menurunkan bunga kartu kredit. Ketentuan ini dikeluarkan pada 2 Desember 2016 silam.

Lalu kapan dong kebijakan ini akan berlaku? Batas maksimum suku bunga kartu kredit yang ditetapkan saat ini yaitu 2,95 persen per bulan atau 35,4 persen setahun. Nilai tersebut akan turun menjadi 2,25 persen per bulan atau 26,95 persen setahun paling lambat pada awal Juni 2017.

Sudah tahu kan kalau kartu kredit itu bisa digunakan baik untuk transaksi belanja maupun kebutuhan mendadak seperti tarik tunai? Kabar baiknya, kebijakan suku bunga yang baru ini akan berlaku untuk keduanya.  

bunga kartu kredit
Kalau hati tenang, senyum jadi lebar ya (Tersenyum / vivaglammagazine)

BI sendiri memberi masa transisi 6 bulan kepada para bank penerbit kartu kredit. Untuk apa sih? Ya para penyelenggara kartu kredit diberi kesempatan untuk menyesuaikan perubahan dalam sistem pembayaran, dan untuk mengubah rencana bisnis mereka.

Apa sih Tujuannya?

Sebenarnya kenapa sih kebijakan ini diberlakukan? Bukankah bisnis kartu kredit yang pertumbuhannya cukup tinggi bakal bikin perbankan jadi rugi dengan menurunkan suku bunga?

Nah, pemerintah bersama perbankan justru ingin mengurangi jumlah nasabah kartu kredit yang gagal bayar. Maksudnya gimana?

Ternyata selama ini, walau pertumbuhan penggunaan kartu kredit tumbuh pesat, namun rasio kredit bermasalah (Non Performing Loan/ NPL) juga tinggi.

Banyak nasabah yang hanya membayar minimum jumlah tagihan dan bukannya membayar tagihan secara penuh. Bahkan gak sedikit yang mangkir.

Itu sama halnya ketika kamu memberi utang kepada teman kamu, namun katakanlah teman kamu gak menepati janjinya untuk melunasi. Lebih parahnya lagi, teman kamu menghilang entah ke mana sebelum menyelesaikan kewajibannya sama kamu.

bunga kartu kredit
Hayoo kalau punya kewajiban jangan ngumpet dong! (Bersembunyi / libreshot)

Selain untuk menekan jumlah NPL tadi, kebijakan ini juga bertujuan memicu pertumbuhan transaksi non-tunai lewat kartu kredit. Karena, dengan makin ringannya suku bunga kartu kredit, diharapkan nasabah akan lebih sering bertransaksi dengan menggesek uang elektronik ini.

Bagaimana Menyikapinya?

Eits, jangan lantas memanfaatkan kebijakan ini demi memuaskan nafsu belanja konsumtif kamu ya. Tetaplah bijak dalam menggunakan fasilitas kartu kredit kamu. Manfaatkan kebijakan tersebut untuk menata ulang keuangan.

Dengan kebijakan ini, kita justru dituntut untuk lebih bisa menahan diri dari hal-hal yang gak penting. Bahkan, jadikan ini kesempatan untuk melunasi tagihan kartu kredit yang menumpuk.

Gak mau hidup tenggelam dalam utang kan? Ingat, kartu kredit itu diciptakan untuk membuat kehidupan makin mudah, bukan sebaliknya. Jadi, jangan langsung kalap belanja kayak Sinta ya!

CTA Kartu Kredit

 

Yang terkait artikel ini:

[Baca: Yuk Irit Belanja Pakai 3 Kartu Kredit Terbaik Supermarket Ini]

[Baca: 4 Pilihan Kartu Kredit Travel Terbaik Biar Liburan Lebih Hemat] 

[Baca: Salah Nggak Sih Pakai Kartu Kredit Untuk Puaskan Hobi]