Area Mezzanine Bisa Dimanfaatkan Jadi Ruang Apa Aja Sih? Ini Jawabannya

Gimana ya cara mengakali keterbatasan ruang di rumah? Apakah dengan membangun lantai dua? Itu mungkin jadi solusi, tapi biayanya pasti mahal. Belum lagi urusan perawatannya juga makin ribet kalau gak punya asisten rumah tangga.

Kalau gitu, buat ruang mezzanine aja. Eh, ruang mezzanine itu apa ya? Mezzanine adalah tempat atau ruang tambahan di antara plafon dan lantai. Kata mezzanine sendiri berasal dari Bahasa Italia, yaitu Mezzo yang artinya “tengah”.

Intinya sih, mezzanine bisa disebut sebagai lantai tambahan di antara plafon dan lantai utama. Seolah kelihatannya kayak tingkat dua di rumahmu, padahal sih enggak.

Bila kamu tertarik dengan konsep mezzanine ini, kamu bisa memanfaatkan ruangan tersebut buat banyak hal. Ini di antaranya:

1. Kamar tidur

Bila kamar si sulung terbilang agak sempit, namun jarak lantai dan plafon masih jauh, maka kamu bisa memanfaatkan lantai mezzanine untuk kamar tidur si bungsu. Si bungsu juga pasti merasa lebih leluasa, karena seolah memiliki “ruang” sendiri.

area mezzanine
Nah area mezzanine itu ya yang di bagian atas itu lho (Mezzanine/fresh home)

Gunakan furnitur, seperti tempat tidur, lemari, atau kursi yang sesuai dengan luas ruang mezzanine agar komposisinya ideal. Jangan berlebihan, karena malah bisa membuat ruang mezzanine jadi sumpek.

2. Perpustakaan

Hobi baca buku dan bingung di mana mau menyimpan koleksi bukumu? Bikin lantai mezzanine saja dan simpan di sana. Kamu bisa membeli rak buku tempel berdesain minimalis agar tampilan perpustakaan minimu jadi bagus.

Menaruh sofa di sana juga boleh. Tentunya biar gak repot bolak balik ketika sedang baca buku favorit.

3. Ruang kerja

Yang namanya ruang mezzanine bisa dikatakan juga sebagai ruang serbaguna. Buat dijadikan ruang kerja atau studio minimu tentu bisa banget.

Tinggal taruh set meja, peralatan kerja, dan pasang wifi, jadi deh ruang kerja. Kalau lagi remote working, asik pasti kerja di situ.

4. Ruang santai dan rekreasi

Nah kalau mau jadi ruangan ini, taruh saja sofa, televisi, DVD player, Playstation, atau console game lainnya. Bisa nonton sampai ketiduran atau main game sampai puas. Mau pasang audio home teather yang menggelegar juga bisa, asal jangan sampai ganggu tetangga ya.

area mezzanine
Mau jadi tempat main billiard juga bisa (ruang rekreasi/execstays)

So, gimana? Mengasyikkan dong punya ruang mezzanine di rumah. Tapi sebelum memutuskan untuk membangun ruangan tersebut, perhatikan dulu tiga hal ini:

1. Rumahmu punya langit-langit yang tinggi

Letak lantai mezzanine harus seimbang lho. Gak boleh terlalu dekat sama lantai bawah, tapi gak boleh terlalu dekat juga dengan langit-langit.

Kalau terlalu dekat dengan langit-langit, yang ada ruangannya jadi sempit. Sebaliknya bila terlalu dekat dengan lantai dasar, maka bagian dasar rumahmu yang jadi sempit.

2. Menggunakan material yang tepat dan berkualitas

Ketika membangun lantai mezzanine, jangan sepelekan masalah material. Gak mau dong pastinya kalau mezzanine udah jadi terus terjadi insiden yang gak diinginkan.

Material yang kamu gunakan harus yang kuat dan kokoh. Bahan lantainya bisa menggunakan baja, beton, atau kayu. Namun yang paling disarankan adalah beton. Dengan menggunakan beton, lantai mezzanine bakal terlihat seperti tingkat kedua rumah.

3. Sirkulasi udara rumah harus baik

Dengan membangun lantai mezzanine, otomatis sirkulasi udara bakal agak sedikit terganggu. Di lantai dasar, bisa jadi makin sumuk alias gerah. Oleh karena itu, ada baiknya untuk memastikan kalau rumahmu punya jendela yang cukup.

area mezzanine
Jumlah jendela juga harus cukup, gak bisa kurang (jendela/design kool)

Merenovasi rumah untuk membangun ruang mezzanine tentu butuh biaya. Meski biayanya gak akan sebesar menambah tingkat rumah, tetap saja itu namanya biaya.

Jika memang kebutuhan akan ruang tambahan di rumah sudah mendesak, dan di sisi lain dana tidak mencukupi, maka kamu bisa pertimbangkan kredit tanpa agunan alias KTA.

Tapi jangan asal pilih KTA ya, bisa-bisa nanti malah boncos ngelunasinnya. Pilih yang punya bunga kecil dan prosesnya mudah, contohnya kayak KTA Hana Bank. Produk ini menawarkan bunga flat 0,95 persen per bulan untuk pinjaman berapa pun. Kamu juga gak perlu punya kartu kredit buat apply lho.

Jadi, gak usah stres kalau punya kebutuhan renovasi yang mendesak. Sekarang udah banyak solusi kredit yang ditawarkan oleh bank kok. Yang penting, kitanya tetap cerdas memilih produk yang paling tepat dan sesuai dengan kebutuhan serta kemampuan.

 

CTA Hana Bank KTA

 

Yang terkait artikel ini:

[Baca: Mau Siapkan Kamar Tidur untuk Si Kecil? Ini Biaya yang Bakal Kamu Keluarkan]

[Baca: Ketika Peralatan Rumah Tangga Rusak, Cermati Dulu 4 Hal Ini Sebelum Memutuskan Beli Baru]

[Baca: Saat Renovasi Rumah Total, Siapkan Bujet Buat 5 Kebutuhan Tambahan Ini]