Apa Pentingnya Nomor Kartu Kredit? Ketahui 5 Faktanya Ini

Seberapa penting sih memahami nomor kartu kredit? Walau tampak bagai deretan angka biasa, pemegang kartu kredit perlu memahami maknanya, lho. Sudah banyak kasus pembobolan kartu kredit yang dilakukan bahkan tanpa menggunakan kartu fisiknya.

Sebetulnya, nasib apes jadi korban pembobolan bisa dicegah dengan pemahaman yang cukup mengenai kartu kredit, termasuk semua informasi pada kartu fisiknya. Gak hanya mencegah penyalahgunaan, pemahaman soal ini juga membantumu dalam penggunaannya.

Berikut ini fakta-fakta penting informasi fisik kartu kredit yang perlu kamu tahu.

Bagian-bagian kartu kredit

Secara umum, kartu kredit memiliki bentuk dan bagian yang sama, sekalipun desain dan formatnya berbeda. Kartu kredit yang diterbitkan penerbit kartu di Indonesia telah dilengkapi chip pengaman untuk mencegah terjadinya skimming atau bentuk penyalahgunaan lain.

Bagian depan kartu terdiri dari:

Nomor Kartu Kredit
(image: pilihkartu)
  • Logo atau nama penerbit kartu kredit
  • Chip
  • Nomor kartu kredit yang terdiri dari 16 digit angka
  • Nama pemegang kartu
  • Logo jaringan kartu kredit (Union Pay, BCA, JCB, Mastercard, dan Visa)
  • Masa berlaku kartu

Bagian belakang kartu terdiri dari:

Nomor Kartu Kredit
(Image: Pilihkartu)
  • Magnetic stripe
  • Signature panel, tempat tanda tangan pemegang kartu
  • Tiga digit nomor verifikasi (CVV)
  • Alamat bank penerbit kartu
  • Nama/logo penerbit kartu

2. Arti nomor kartu kredit

Seperti pada gambar di atas, kartu kredit memiliki 16 digit nomor. Nomor kartu kredit ini merupakan kombinasi algoritma sebagai identitas yang membedakan satu kartu dengan kartu lainnya. Algoritma pada kartu telah terenskripsi untuk menghindari pemalsuan kartu.

Nomor kartu kredit memuat berbagai informasi, meliputi identitas kelompok penerbit kartu, mata uang yang digunakan, bank pemroses transaksi, dan identitas akun perorangan.

3. Kode pengaman kartu kredit (CVV)

Selain 16 digit nomor kartu kredit pada bagian depan, nomor yang gak kalah penting terletak di bagian belakang kartu. Tiga digit di bagian belakang kartu, dekat pita magnetik berwarna putih, merupakan kode pengaman atau Card Verification Value (CVV) atau Card Security Code (CSC).

Tiga digit angka ini biasanya digunakan untuk verifikasi transaksi online sebagai lapisan keamanan tambahan. Tapi, bisa jadi gak aman kalau nomor CVV di kartu kreditmu diketahui orang lain. Penting juga untuk memastikan kredibilitas situs belanja online yang kamu gunakan.

[Baca: Mau Gesek Kartu Kredit di Luar Negeri? Jangan Abaikan 5 Aturan Main Ini]

4. Tambahkan pengaman kartu kredit dengan PIN

 

Nomor kartu kredit
(Image: MetroTvNews)

Saat ini penggunaan PIN sebagai lapisan keamanan kartu kredit masih bersifat opsional. Sebaiknya, aktifkan fitur ini sebagai penambah lapisan pengamanan. Biasanya, PIN dapat kamu terima melalui SMS ke nomor ponselmu sebagai pemegang kartu kredit.

[Baca: Kenali Lebih Lanjut Fisik Kartu Kredit Kamu Biar Pemakaian Bisa Maksimal]

5. Pentingnya membubuhkan tanda tangan pada kartu

Walau terlihat sepele, membubuhkan tanda tangan di kartu kredit itu penting, lho. Hal ini juga dapat menambah lapisan keamanan kartu kredit yang kamu miliki. Tanda tanganmu dapat menjadi verifikasi tambahan jika kartu kredit milikmu berpindah tangan dan disalahgunakan.

[Baca: Ngaku Pengguna Kartu Kredit Tapi Gak Bisa Maksimalin Manfaatnya? Baca Ini Dulu Deh]

Jadi, sudah tahu kan pentingnya menjaga informasi di dalam kartu kreditmu? Hindari risiko penyalahgunaan kartu oleh orang tak bertanggung jawab dengan menjaga penggunaan maupun penyimpanannya. Jaga informasi mengenai kartu kredit sebaik mungkin.

Jangan perlihatkan kartu kredit pada orang lain atau mengambil foto kartu dan menyebarluaskannya pada orang terdekat sekalipun. Jika kartu kredit hilang, segera blokir kartu sebelum mengalami pembobolan atau tindak kejahatan lainnya.

Punya pengalaman buruk soal penyalahgunaan kartu kredit? Coba share di sini yah.