Ambil Langkah Ini Jika Mau Karir atau Bisnismu Lebih Hebat di 2017

Gak ada yang mau karir atau bisnisnya merosot menghadapi tahun baru. Namun karir atau bisnis gak bisa meningkat kalau cuma diinginkan.

Yang lebih penting adalah bagaimana mewujudkan keinginan tersebut. Berikut ini ada tips resolusi karir 2017 agar kehidupan finansial lebih kinclong pada tahun yang baru.

1. Lihat realisasi target

Pastinya kita punya target jika ingin meraih kesuksesan dalam dunia kerja. Untuk memastikan karir melesat tahun depan, lihat dulu realisasi target tahun ini.

Ketahui apa saja target yang meleset. Cari tahu penyebabnya. Jangan lupa temukan solusinya agar target tercapai tahun depan.

lebih hebat di 2017
Kenapa bisa meleset? Bidikannya pasti kurang pas. Nah kenapa bisa kurang pas? Cari tahu dong. (salah sasaran/Bisnis UKM)

Sementara itu, target yang terpenuhi mesti disyukuri, lalu dinaikkan. Naiknya target menandakan bahwa yang kita lakukan pada tahun sebelumnya itu bagus alias masih di dalam trek.

Sebaliknya, jika banyak target yang meleset, inilah saatnya introspeksi. Atau malah sebelumnya gak punya target. Jadikan tahun baru momentum untuk memulai hidup dengan target, bukan asal hidup.

2. Ngobrol dengan yang lain

Masukan dari pihak luar akan sangat berguna untuk membangkan karir. Terutama dari rekan kerja atau mereka yang berkaitan langsung dengan pekerjaan.

lebih hebat di 2017
Ajak teman-temanmu diskusi atau brainstorming ngebahas masalah bisnis kamu. Kita harus tahu bagaimana pandangan orang lain terhadap bisnis kita (diskusi/HowStuffWorks)

Tanyakan kelebihan dan kekurangan kita dalam menjalani pekerjaan. Tapi, sebelumnya siapkan dulu mental. Jangan tersinggung jika mendapat feedback negatif.

Cocokkan masukan itu dengan prestasi yang telah kita dapat. Mungkin memang kita belum berusaha maksimal sebelumnya. Input dari keluarga pun diperlukan.

Intinya, kita gak bisa berjuang sendiri untuk menaikkan karir atau bisnis pada 2017 atau tahun-tahun selanjutnya. Peran orang lain tetap dibutuhkan dalam kehidupan kerja.

3. Mau mundur

Punya ambisi itu bagus. Tapi bukan berarti kita mesti selalu melangkah maju untuk memenuhi ambisi itu. Kadang diperlukan 2 langkah mundur untuk ancang-ancang lari 5 langkah lalu melompat jauh ke depan.

Karena itu, hindari persepsi bahwa kegagalan itu adalah hal yang buruk. Justru dari kegagalan itu kita bisa belajar agar lebih baik lagi di kemudian hari.

Contohlah J.K. Rowling. Penulis yang ngetop itu pernah ditolak sejumlah penerbit sebelum Harry Potter karyanya meledak lho. Dia gak mau menyerah meski mendapati penolakan di mana-mana.

lebih hebat di 2017
Cerita tentang Harry Potter itu pernah ditolak 12 penerbit. Tapi sang penulis justru nggak mau nyerah. (JK Rowling/Ted.com)

Bila terhanyut dalam kegagalan, yang ada malah depresi sendiri. Apa itu berguna bagi upaya kita untuk mengejar ambisi karir atau bisnis? Jelas enggak sama sekali.

4. Cermati sekeliling

Berfokus pada diri sendiri itu penting. Namun jangan lupa, di sekeliling kita ada pesaing sekaligus contoh yang mesti dicermati demi kesuksesan karir.

Terlalu berkonsentrasi pada upaya diri sendiri justru bisa membuat kita terjebak dalam egoisme. Kita bisa belajar dari kesuksesan sekaligus kegagalan orang lain jika mau melihat ke sekeliling.

Kita pun bisa mendapatkan ide jika mau banyak-banyak menoleh ke kanan dan ke kiri serta ke atas dan ke bawah. Bukan melihat ke depan melulu.

Punya karir atau bisnis sukses adalah impian setiap orang. Namun impian itu akan terus jadi angan-angan semata jika gak mencari momentum.

Tahun baru adalah momentum yang pas untuk membuat karir lebih hebat. Kita harus buktikan, di tahun 2017 kita bisa lebih baik daripada sebelumnya.

Caranya, bukan menulis resolusi sebagai status Facebook atau #PathDaily. Tunjukkan hal itu dengan perbuatan. Sebab, orang tidak menilai kita dari omongan, melainkan tindakan.

 

 

[Baca: Perlu Gak Sih Memiliki Target Penghasilan Kamu dan Pasangan?]

[Baca: 4 Langkah Mangkus Mewujudkan Mimpi Menjadi Bos di Kantor]

[Baca: Coba Cek, 15 Kebiasaan untuk Mengatur Keuangan Pribadi yang Baik Ini Udah Kamu Lakuin Belum?]