8 Tips Menjadi Lebih Baik dalam Mengelola Keuangan di 2018

Tahun baru 2018 sudah siap mengetuk pintu. Kita tentu gak mau menyambutnya dengan kepala tertunduk lesu.

Meski target finansial 2017 tak semuanya tercapai, kita masih punya kesempatan pada 2018. Tahun baru itu harus dimanfaatkan betul untuk menjadi lebih baik demi masa depan. Termasuk dalam hal finansial.

Berikut ini beberapa tips buat kamu supaya bisa sukses finansial di 2018:

1. Dorong tabungan pensiun

Meski sudah ada jaminan pensiun dari tempat kerja maupun program pemerintah, tabungan pensiun pribadi tetaplah perlu. Bila sebelumnya susah menabung buat dana pensiun, tahun 2018 kita harus bisa janji menjadi lebih baik dalam merencanakan tabungan pensiun ini.

Dua cara berikut mungkin bisa kamu coba:

– Bikin tabungan pensiun sendiri yang dipotong secara otomatis dari tabungan utama

– Lupakan bahwa kamu punya tabungan itu!

2. Alokasikan ulang investasi

menjadi lebih baik
Gigi emas bisa dijadikan investasi, tapi mending beli yang batangan. Ntar ketelen malah ribet (famousplastic.net)

Bila sudah punya investasi namun belum maksimal hasilnya, kinilah saatnya untuk mengalokasikan ulang dana investasi. Mungkin dana yang ditanam tak cukup banyak sehingga hasilnya pun mepet.

Bisa juga instrumen investasi yang dipilih kurang baik return-nya. Kalau ini yang terjadi, coba riset sarana investasi lain yang lebih basah sesuai dengan kondisi ekonomi.

[Baca: Bunga Deposito Bank Makin Turun, Alihkan Danamu ke 4 Instrumen Investasi Ini]

3. Jangan lupakan keamanan masa depan

Gak ada yang pasti dalam masa depan, tapi kita bisa mencoba mengamankannya. Salah satu caranya adalah menyiapkan dana darurat untuk kebutuhan mendadak.

Dana ini disarankan sebanyak 7-10 kali penghasilan, didapat dari alokasi 5-10 persen penghasilan tiap bulan. Kita gak pernah tahu apa yang akan terjadi di masa depan. Dengan adanya dana darurat, masa depan kita, terutama keluarga, bakal lebih aman.

4. Investasi untuk jangka panjang

Mengharap hasil investasi dalam waktu singkat itu wajar. Tapi investasi jangka panjang juga diperlukan.

Investasi jangka panjang contohnya emas, saham, hingga properti. Investasi ini memerlukan kesabaran dan keuletan. Hasilnya niscaya berguna untuk kebutuhan pada masa mendatang.

5. Aset modal adalah kunci

Aset yang jadi modal dalam finansial amatlah penting. Aset ini sekaligus bisa dijadikan investasi.

Yang juga penting, kepemilikan aset bakal membuat pikiran tenang karena gak khawatir bangkrut. Ketenangan batin inilah yang akan membuat kehidupan lebih berkualitas dan terjaga.

6. Kubur utang

menjadi lebih baik
Makanya, jangan kebanyakan ngutang. Pusing sendiri kan bayarnya? (brilio.net)

Bila masih ada utang yang jadi beban, kini saatnya menguburnya dalam-dalam. Tentunya hal itu butuh komitmen untuk menjadi lebih baik dalam pengelolaan utang. Salah satu caranya adalah dengan memprioritaskan utang yang paling besar dan mendesak.

Selain itu, cari penghasilan tambahan bila yang utama kurang mencukupi. THR atau bonus mending buat bayar utang dulu ketimbang belanja. Berakit-rakit ke hulu, bersenang-senang kemudian.

[Baca: 6 Kebiasaan Menyepelekan Keuangan Ini Bakal Menimbunmu Dalam Tumpukan Utang]

7. Bicara dengan orang terdekat

Agar sukses finansial, bicarakan rencanamu untuk meraih hal itu dengan orang terdekat. Bisa orangtua, saudara, sahabat, tapi terutama pasangan.

Diharapkan dari pembicaraan itu ada dukungan yang mengalir buat rencanamu. Jadi kita gak merasa sendirian dalam upaya meraih kesuksesan finansial.

8. Pakai atau buang kartu kredit?

menjadi lebih baik
Kartu kredit kalau gak dimanfaatkan dengan tepat malah bisa menjerat (islam.ru)

Memiliki kartu kredit bisa berarti anugerah, tapi juga bisa bermakna bencana. Semuanya tergantung pada orang yang memegangnya.

Menjelang 2018, inilah saatnya menilai apakah kamu pantas memiliki kartu kredit. Bila ternyata penggunaan kartu kredit olehmu malah bikin utang bertambah, mungkin memang kamu gak layak memilikinya.

Semestinya kartu kredit bisa mempermudah kehidupan finansial. Buat bayar tagihan ini-itu, misalnya, bisa lebih simpel pakai kartu itu.

Belum lagi banyak promo menggunakan kartu kredit. Bila berpikiran bahwa kartu kredit bisa dijadikan alat utang, sudah. Siap-siap saja menghadapi senjata makan tuan.

Resolusi tiap tahun adalah rutinitas, itu betul. Tapi marilah kita jadikan rutinitas itu sebagai hal yang berguna.

Tak apa kalau ada resolusi yang belum tercapai. Namun ya itu jangan dijadikan kebiasaan.

Bagaimana bisa menjadi lebih baik secara finansial kalau mengganggap resolusi sebagai rutinitas biasa. Tahun 2018 harus dijadikan momentum untuk berubah.

[Baca: Mau Investasi Reksadana Campuran? Ini 10 Produk Terbaik di 2017]