7 Negara Ini Harga Daging Sapinya Paling Mahal di Dunia, Ada Indonesia?

Harga daging sapi lagi ramai jadi perbincangan nih. Gara-garanya calon presiden Prabowo Subianto berjanji mau turunkan harga daging hingga 70 persen kalau terpilih nanti. Itu berarti harga daging bisa menjadi Rp 55 – 60 ribu per kilogramnya.

Sebelumnya, Prabowo Subianto udah pernah menyebut harga beras dan harga daging sapi di Indonesia paling tinggi di dunia lho. Padahal, faktanya gak demikian. Buat wilayah Asia Tenggara aja, harga beras di Indonesia bukanlah yang paling mahal.

Lalu, gimana dengan harga daging sapi di Indonesia? Apakah harga jual sebesar Rp 110 ribu – Rp 120 ribu per kilogram tergolong mahal di dunia? Dikutip dari Numbeo, ternyata negara-negara ini punya harga jual daging sapi termahal di dunia.

Baca juga: Usung Konsep Zero Waste, Ini 5 Hotel Ramah Lingkungan Terbaik di Indonesia

1. Swiss

Harga daging sapi di Swiss
Penjual daging di Swiss (Shutterstock)

Swiss emang menjadi negara dengan gaji tertinggi di dunia. Per bulannya aja gaji di sana mencapai 5.127,59 franc Swiss atau Rp 72 jutaan.

Walaupun begitu, harga daging sapi di sana paling mahal di dunia. Per kilogramnya dijual dengan harga US$ 48,93 atau Rp 692 ribuan. Harga segitu di Indonesia bisa dapat 6 kilogram tuh.

2. Norwegia

Harga daging sapi di Norwegia
Harga daging di Norwegia (Shutterstock).

Negara yang satu ini pun juga demikian. Harga daging sapi di Norwegia mencapai US$ 27 atau Rp 382 ribu per kilogram.

Harga tersebut tentu aja lebih mahal kalau dibandingkan dengan harga di Indonesia. Untungnya gaji di Norwegia terbilang tinggi. Per bulannya gaji di sana mencapai 28.380 Krone Norwegia atau Rp 47 jutaan.

Baca juga: Hati-Hati! 5 Kata Sepele Ini Bisa Menghambat Karier Kamu Lho!

3. Islandia

Harga daging sapi
Penjual daging sapi (Shutterstock).

Lagi-lagi negara Skandinavia menjadi negara dengan harga daging sapi termahal di dunia. Di Islandia harga daging per kilogramnya mencapai US$ 23,70 atau Rp 335 ribuan.

Walaupun harga dagingnya per kilogram di sana mahal, gaji di Islandia lebih besar dibandingkan dengan Indonesia. Per bulannya di sana dapat mencapai Rp 45 jutaan.

4. Korea Selatan

Harga daging sapi di Korea Selatan
Penjual daging di Korea (Shutterstock).

Di Asia ada Korea Selatan sebagai negara dengan harga jual daging tertinggi di dunia. Per kilogramnya harga daging di sana mencapai US$ 22,44 atau sekitar Rp 316 ribuan.

Apakah karena gaji di sana besar maka harga dagingnya menjadi mahal? Asal tahu aja nih, gaji di Korea Selatan mencapai Rp 33 jutaan per bulan.

5. Iran

Harga daging sapi di Iran
Penjual daging di Iran (Shutterstock).

Rupanya Iran menjadi salah satu negara Timur Tengah dengan harga daging sapi termahal di dunia. Di negara yang kaya minyak ini harga daging per kilogramnya mencapai US$ 20,53 atau sekitar Rp 290 ribuan.

Dengan harga daging sapi semahal itu, apakah Iran menjadi negara dengan gaji tinggi di dunia? Rupanya gaji per bulan di sana sebelas dua belas dengan di Indonesia, yaitu Rp 5,48 jutaan.

Baca juga: Hindari Risiko Tinggi, Ini 5 Cara Jitu Pilih Reksa Dana Terbaik

6. Hong Kong

Harga daging sapi
Penjual daging di Hong Kong (Shutterstock).

Ada lagi nih negara di Asia dengan harga jual daging sapi termahal, yaitu Hong Kong. Di sana harga daging per kilogramnya mencapai US$ 20,33 atau Rp 287 ribu.

Entah sesuai atau gak, gaji di Hong Kong per bulannya cukup besar lho. Kerja di sana bisa membawa pulang gaji sebesar 18.902 dolar Hong Kong atau Rp 34 jutaan.

7. Jepang

Harga daging sapi
Penjual daging di Jepang (Shutterstock).

Negara Asia dengan harga daging sapi termahal selanjutnya adalah Jepang. Di negeri sakura tersebut daging sapi dijual seharga US$ 19,82 atau Rp 280 ribu.

Bisa jadi dengan gaji yang besar di Jepang, harga daging di sana masih dikatakan terjangkau. Perlu kamu tahu di Jepang gajinya tiap bulan sekitar 278.908 yuan Jepang atau Rp 35 jutaan.

Sampai sini udah tahu kan negara-negara mana yang harga daging sapi lebih mahal dari Indonesia? Tentunya kita berharap walaupun harga daging di Indonesia bukan yang paling mahal di dunia, seenggaknya bisa murah lah buat masyarakatnya. Semoga! (Editor: Winda Destiana Putri).