7 Hal yang Harus Dihindari Biar Gak Mengundang Kejahatan di Media Sosial

Petaka bisa bersumber dari mana saja. Bahkan dari niat kita yang sebenarnya hanya untuk lucu-lucuan atau pamer.

Di media sosial alias medsos, hal-hal seperti ini sering terlihat. Segala hal diposting ke medsos guna menunjukkan eksistensi. Sayang, ada beberapa di antaranya yang semestinya gak diumbar begitu saja ke publik.

Sebab, postingan itu bisa mendatangkan petaka buat orang yang mengunggahnya. Misalnya seperti yang dialami keluarga seorang perempuan di Australia beberapa tahun lalu. Perempuan itu mengunggah foto uang pensiunan neneknya.

Niatnya buat pamer semata. Tapi, ternyata foto itu mengundang niat perampok untuk menyatroni rumahnya.

Pesan yang bisa diambil dari insiden itu adalah jangan pernah sekali pun meremehkan postingan di media sosial. Salah-salah, postingan itu membawa bencana, termasuk berdampak pada kondisi finansial kita.

Berikut ini 7 hal yang seharusnya gak kita posting biar gak mengundang kejahatan di media sosial:

1. Duit

Boleh saja bersuka ria punya duit banyak. Tapi apa perlu sampai pamer ke umat sejagat juga? Justru simpanlah rapat-rapat rahasia itu, agar gak ada orang yang minta persenan. Hehe

kejahatan di media sosial
Duh, mending pamer duitnya sama calon mertua aja deh daripada ditunjukin ke netizen

Seperti dalam kasus perempuan Australia di atas, foto duit yang diposting di medsos bisa mengundang penjahat. Tapi kalau duitnya seratus perak sih gak apa-apa.

2. Boarding pass

Iya, gak semua orang sanggup naik pesawat buat liburan. Tapi bukan berarti kita bisa petantang-petenteng nunjukkin boarding pass ke mereka. Soalnya, pada boarding pass terdapat barcode dan kode QR berisi identitas pribadi kita.

Kalau kode itu dipindai orang, voila! Identitas kita bisa diketahui, juga dicuri! Biasa saja naik pesawat. Apalagi kalau dapat tiket murah dari program promo.

[Baca: Sssst… Ini Dia Trik Dapat Tiket Pesawat Termurah Buat Keliling Dunia]

3. Lokasi

Siapa sih yang gak mau membanggakan keberadaannya di suatu tempat yang keren? Lagi di restoran mahal, misalnya, langsung deh check in. Kalau check in doang sih gak apa-apa.

kejahatan di media sosial
Eksis banget ya sampai-sampai orang harus tahu kalau kamu lagi di kafe mahal?

Tapi kalau dilengkapi keterangan misalnya “lagi nraktir orang2, dapat undian Rp 10 juta” atau “semua lagi keluar, gak ada orang di rumah”, itu namanya mengundang kriminal. Bukan gak mungkin kita ditunggui di restoran itu untuk dirampok, atau rumah disatroni maling lantaran kosong.

4. Foto keluarga

Foto keluarga, terutama anak, sering dipampang di media sosial. Tujuannya mungkin untuk membanggakan diri. Namun, ada bahaya mengintai di baliknya.

Mungkin saja foto itu diambil lalu dipakai untuk berbuat jahat. Apalagi kalau foto bayi yang cute. Seperti yang dialami pasangan artis dulu, foto bayinya diambil sebagai alat promosi penjualan bayi. Nah, lho!

5. KTP

Kartu tanda penduduk alias KTP dan kartu identitas lainnya, seperti SIM dan STNK, seyogianya gak diposting di medsos. Sebab, kartu itu memuat data pribadi kita.

kejahatan di media sosial
Pamer KTP di Facebook, bagaimana kalau identitasmu dipalsukan?

Bisa-bisa datang orang gak dikenal ke rumah saat kita gak ada dan mengaku kenal dengan kita. Saat dibolehkan masuk, blasss…hasil jerih payah bisa ludes digondol pencoleng itu.

6. Curhat sindiran

Ini bahaya, apalagi kalau sindiran itu diarahkan ke bos. Meski bos itu kita nilai gak baik, gak sepatutnya kita menyebar aib itu lewat medsos.

Apalagi kalau akun medsos kita terhubung dengannya, atau orang lain yang dekat dengannya. Besok kita masuk kerja mungkin bakal disuruh pulang lagi alias dipecat gara-gara sindiran itu.

[Baca: Gak Ada yang Abadi, Kalau Dipecat dari Pekerjaan 5 Hal Ini Bisa Membantumu Bertahan]

7. Hoax

Hoax alias kabar bohong memang biasanya menggoda untuk disebarkan. Karena itu, kita mesti waspada sebelum tergesa-gesa ikut menyiarkan hoax tersebut.

Kalau lagi apes, kita malah akan berurusan dengan hukum karena dianggap menyebarkan berita palsu. Lebih-lebih jika berita itu membuat resah masyarakat. Sekali saja terlibat perkara hukum, bakal runyam urusan dapur karena pekerjaan terganggu.

kejahatan di media sosial
Yang bijak dong menggunakan medsos, jangan menyesatkan dan merugikan orang lain ya

Media sosial memang menjadi sarana untuk berbagi. Namun bukan lantas semua hal bisa dibagikan. Kita perlu menyaring apa-apa saja yang hendak disebarkan lewat akun Facebook, Twitter, Instagram, Path, atau medsos lainnya.

Jangan sampai keteledoran malah membuat kita repot sendiri. Yang lebih parah, kondisi finansial kita limbung gara-gara tindakan sembrono tersebut.

[Baca: Ini Nih 5 Kebiasaan Buruk Mengatur Keuangan yang Harus Kamu Tinggalkan]

 

Image credit:

  • http://www.vizz.co/wp-content/uploads/2015/01/Location-Sharing-App-to-Share-Locations-805×450.jpg
  • http://cdn1-a.production.liputan6.static6.com/medias/1029224/big/067103900_1445496898-ektp.png
  • http://cdn-2.tstatic.net/batam/foto/bank/images/rupiah_20150813_120649.jpg
  • http://s1.b3ta.com/host/creative/87436/1334323557/hoax.jpg