6 Tanda Bisnismu Terancam Gulung Tikar Dalam Waktu Dekat

Semua pengusaha tentu gak mau melihat bisnis yang dia rintis terpaksa gulung tikar. Tapi bila suatu saat kamu bakal terjun ke dunia bisnis, maka wajib buatmu untuk tahu seperti apa tanda-tanda bisnis yang bakal bangkrut.

Munculnya tanda-tanda ini sebagian besar disebabkan oleh sikap si pemilik usaha itu sendiri lho. Makanya, itulah kenapa mendirikan bisnis gak seperti membalikkan telapak tangan.

Ketika kita sudah memutuskan untuk terjun, maka bakal ada pengorbanan yang harus dilakukan. Ketika kita setengah-setengah, bukan cuma gak balik modal, bisa jadi kita merugi atau ya paling parahnya adalah gulung tikar.

[Baca: Saat Buka Bisnis Rumahan, Ini 5 Kesalahan yang Wajib Dihindari]

Gak mau kan melihat bisnismu seperti itu di kemudian hari? Yuk kenali, enam tanda di mana bisnismu bakal bangkrut dalam waktu dekat.

1. 25 persen pegawai andalanmu resign

gulung tikar
Siapapun bisa sukses berbisnis tapi siapapun juga bisa bangkrut lho (Okezone)

Co-Founder Mapques, Chris Heivly, dalam artikelnya di situs INC mengatakan bahwa ketika 25 persen pegawai seniormu mundur berjamaah, maka pasti ada yang gak beres sama bisnismu. Heivly menegaskan sebuah bisnis yang ada di dalam perusahaan tentunya digerakkan oleh tim kerja yang baik.

Ketika beberapa anggota tim mulai berguguran, maka hal itu bakal jadi sinyal bahwa kamu harus segera mencari solusi baru. Coba deh untuk meluangkan waktu dan ngobrol dengan mereka.

Cari tahu, apa yang menjadi alasan mereka mundur dari perusahaan. Apakah karena masalah gaji, jam kerja, atau mungkin ada masalah lain.

2. Angka penjualan anjlok

Banyak faktor yang menyebabkan angka penjualan anjlok. Bisa jadi karena harga produkmu terlampau mahal, atau kamu gak menerapkan mekanisme pemasaran yang sesuai sasaran.

Kalau udah begini salah siapa? Salah kepala pemasarannya atau salah tenaga penjualnya nih?

Berhentilah menyalahkan pihak manapun dalam masalah ini. Lebih baik, introspeksi diri saja. Mau gimana pun juga, walau idenya berasal dari tim marketing atau sales, tapi kamu juga kan yang menyetujuinya sebagai pemilik usaha.

3. Gak punya kompetitor

gulung tikar
Walaupun kamu punya modal usaha yang besar, potensi bangkrut pun tetap ada jika kamu asal-asalan dalam menjalankan bisnismu (merdeka)

Lho bukannya ini nguntungin ya? Ini gak sepenuhnya benar.

Salah seorang penulis buku ternama tentang entrepreneurship, Rhonda Abrams mengatakan bahwa adanya kompetisi bisnis menandakan produkmu memang bisa dijual. Peminatnya jelas ada, tinggal gimana caramu melakukan pemasaran yang baik.

Bayangin deh, seandainya sampai sekarang ini kamu punya usaha rental film DVD di dekat rumah. Mungkin saja gak ada kompetitor dalam bisnismu, karena bisnis ini udah ketinggalan zaman. Orang-orang sudah bisa nonton film lewat streaming.

[Baca: 4 Cara Nonton Streaming Gratis secara Legal dan Aman, Yuk Dicoba!]

Apa kamu mengalami hal seperti ini? Kalau iya, segeralah untuk beralih ke bisnis lain yang memang lebih menjanjikan dan up to date.

4. Terlalu cepat dalam berinovasi

Inovasi dalam bisnis itu bagus, tapi kalau kelewat cepat yang ada kamu sama saja dengan mempercepat bisnismu gulung tikar. Kenapa begitu?

Sebut saja, kamu merintis sebuah perusahaan berbasis teknologi. Namun kamu terlalu sibuk memikirkan terobosan baru yang gak pernah ada.

Alhasil, produk yang kamu ciptakan malah jadi gak bermanfaat bagi masyarakat. Lambat laun Produkmu gak laku.

Daripada mengalami hal seperti ini, lebih baik kamu berfokus dalam jualan dulu deh. Ketika laba sudah terlihat, baru deh pikirkan soal inovasi apa yang bisa kamu lakukan.

5. Ada raksasa datang ke lingkunganmu

gulung tikar
Soal menghadapi kompetitor, belajarlah dari Jack Ma (Kompas)

Ketika muncul kompetitor baru berupa perusahaan dengan modal yang lebih besar, maka jangan pernah nganggap remeh situasi ini. Ini jelas jadi ancaman bagi pelaku usaha sepertimu.

Jangan kepedean dengan berasumsi, pelanggan lama masih loyal terhadapmu. Mereka bisa saja beralih ke produk kompetitormu lho kalau kamu gak punya program promosi yang menarik.

Tapi jangan lantas patah arang jika kamu melihat raksasa tersebut. Ini adalah saatnya untuk meninjau ulang strategi pemasaranmu dan menerapkan strategi baru.

Coba deh belajar dari Alibaba, dia pernah terancam sama kehadiran eBay di China. Tapi Jack Ma berhasil mengatasi persaingan itu dengan meluncurkan TaoBao. TaoBao akhirnya malah lebih laris ketimbang eBay.

[Baca: Ini Dia 6 Fakta Soal Alibaba Group yang Belum Kamu Ketahui]

6. Bisnismu terkenal karena sebentar lagi gulung tikar

Kalau bisnismu terkenal karena dapat investor atau karena keunikan produknya yang diburu masyarakat, ya jelas itu pertanda kamu bakal sukses. Tapi kalau jadi terkenal karena udah mulai sepi, gak ada pelanggan mampir ke toko, atau gak lagi woro-woro di medsos, maka waspada deh.

Jadi, itulah enam sinyal bisnismu bakal gulung tikar dalam waktu dekat. Mulai dari sekarang jangan pernah anggap remeh soal bisnismu.

Fokuslah dalam mengurus bisnismu, jangan anggap remeh tantangan-tantangan yang ada. Dan teruslah perbaharui wawasanmu seiring dengan perkembangan zaman.