6 Cara Tetap Kaya Tanpa Punya Bisnis Sampingan

Kaya tanpa bisnis sampingan itu bukan hal yang mustahil lho. Masih ada banyak cara buat meraih penghasilan tambahan tanpa capek dan pusing.

Satu alasan kuat yang melatar belakangi seseorang gak punya bisnis atau kerja sampingan adalah karena waktu. Padatnya aktivitas di kantor tentu bikin kita lelah, dan ketika jam udah menunjukkan pukul lima atau enam sore, bawaannya pengen cepat pulang buat istirahat di rumah aja.

Gak salah sebenarnya melakukan hal itu, toh kita bekerja buat hidup. Badan dan pikiran kita berhak buat istirahat, biar keesokan harinya tetap fit buat beraktivitas.

Terus kalau pola hidup itu yang kamu jalankan setiap hari, apa kabar dengan penghasilanmu per bulan? Gimana menyiasati inflasi di masa datang, beli rumah yang harganya makin mahal, atau liburan ke luar negeri? Kalau cuma mengandalkan gaji bukannya itu susah?

Jawabannya gak juga. Lakukan aja enam hal ini biar kamu bisa kaya dan mapan di masa depan tanpa bisnis sampingan.

1. Tentukan investasi jangka pendek

bisnis sampingan
Investasi saham itu gak susah dan kerugiannya gak se’mengerikan’ yang diceritaan orang (Kompas)

Pertama yang harus kamu lakukan adalah menentukan investasi jangka pendek yang pas atau  sesuai dengan penghasilanmu. Investasi yang satu ini cocok buat kamu miliki selama satu tahun aja atau kurang dari itu.

Imbal hasil alias returns dari investasi jangka pendek tergolong cepat. Dan emang cocok buat memenuhi kebutuhan jangka pendekmu. Investasi ini bisa berupa trading saham, peer to peer lending, atau reksadana non-pasar uang.

Investasi-investasi yang disebutkan di atas, bisa kamu lakukan “tanpa” meninggalkan meja kerja lho! Buat registrasinya bisa online, tinggal upload aja dokumennya. Returns bisa dipantau kapan aja, di mana aja cuma pakai aplikasi ponsel.

Cuma nih, beberapa hal yang harus kamu ketahui tentang jenis investasi ini adalah risikonya yang tinggi. Valuasi produk investasinya bisa aja gak mampu menyaingi inflasi tahunan. Ya namanya juga “jangka pendek.” Betul gak?

[Baca:3 Investasi Jangka Pendek Buat yang Bergaji di Bawah Rp 4 Juta]

2. Jangan lupakan investasi jangka panjang

bisnis sampingan
Sudah beli emas belum? (Kompas)

Setelah memilih investasi jangka pendek, jangan lupa buat investasi jangka panjang juga ya!

Lah, kenapa pakai jangka panjang? Kan udah ada yang jangka pendek?

Gini, kegunaan investasi ini berbeda-beda. Imbal hasil dari investasi jangka panjang bisa digunakan buat kebutuhan jangka panjangmu.

Untuk yang satu ini, kamu bisa pilih investasi emas, reksadana pasar uang, dan saham blue chip.

Investasi ini jelas memberikan keuntungan yang konsisten. Dana investasi juga tertahan lebih lama serta valuasinya pasti tetap bertambah. Jadi, walau modal investasinya sedikit lebih besar, risikonya tergolong kecil.

Coba kamu lihat, walau harga emas mengalami fluktuasi, tapi tahun depan harganya pasti naik bukan? Gitu pula dengan saham blue chip. Saham blue chip milik perusahaan-perusahaan raksasa nilainya tergolong stabil. Makanya di dunia investasi muncul istilah nabung saham.

Lantas gimana dengan deposito? Deposito sebenarnya bisa dikategorikan ke dalam investasi jangka panjang sih. Tapi, bunga deposito itu kan udah turun banget. Kalau pengin untung ya depositomu paling gak di atas Rp 400 jutaan. Itulah sebabnya mengapa reksadana pasar uang dijadikan solusi.

3. Punya asuransi jiwa

bisnis sampingan
Asuransi jiwa punya kan? (Kompas)

Beberapa orang mungkin berpendapat, kalau beum menikah dan berkeluarga buat apa punya asuransi ini? Gimana kalau kamu dihadapkan pada pertanyaan, apa kamu tega ngebebani keluarga saat kamu meninggal nanti?

So, buat yang gak punya bisnis sampingan tentu asuransi jiwa bisa jadi komponen investasi. Selain itu, beberapa produk asuransi jiwa pun ada yang bisa jadi alternatif tabungan pendidikan anak, biaya pemakaman, atau dana pensiun.

Buat yang satu ini, coba pilih-pilih produknya dengan cermat ya. Pilih yang emang sesuai dengan kebutuhanmu juga, dan sebisa mungkin preminya yang terjangkau aja.

4. Nabung dan nabung

bisnis sampingan
Nabung pangkal kayak lho (liputan 6)

Udah tahu gak punya penghasilan tambahan dari bisnis sampingan ya jangan konsumtif dong. Biasakan buat bergaya sesuai dengan kantong deh.

Gak usah maksa buat terlihat tajir bak artis. Ingat lho, jadi kaya jauh lebih penting daripada “terlihat kaya.” Buat apa gaya selangit tapi kantong kering. Bener gak?

Intinya kalau gak punya bisnis sampingan kamu harus paksakan menabung. Ingat kalau tabungan itu beda sama dana darurat ya.

Tabungan itu isinya adalah uang yang dikumpulkan dalam jangka waktu gak terbatas secara konsisten. Sedangkan dana darurat adalah dana yang disisihkan buat keperluan mendadak seperti berobat, renovasi, atau biaya hidup jika kamu kena PHK. Jumlah dana darurat itu sendiri minimal adalah enam kali gajimu per bulan.

5. Jangan pindah kerja kurang dari dua tahun

bisnis sampingan
Jadi kutu loncat memang bisa membuatmu cepat naik gaji, tapi bayar kekurangan pajak juga gak murah (Merdeka)

Apa keuntungan dari gak pindah-pindah kerja bagi mereka yang gak punya bisnis sampingan? Tentu aja banyak banget.

Pertama, kamu udah jadi karyawan tetap dan bisa menikmati seluruh benefit yang diberikan perusahaan. Asuransi kesehatan udah pasti dapat, tunjangan hari raya yang besarnya sekali gaji juga kamu dapat. Dan yang terakhir adalah, Jaminan Hari Tua (JHT) yang ada di kartu Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) kamu.

Setiap bulan pastinya kamu bayar iuran buat JHT yang dipotong dari gajimu. Saldo JHT itu bisa dicairkan 100 persen tanpa nunggu 10 tahun keanggotaan. Jumlahnya tanpa disadari pasti nambah. Cek aja saldonya secara online di website BPJS.

Kartu sakti ini umumnya bisa didapat setelah kamu lulus probation alias masa percobaan di sebuah perusahaan. Jarang banget ada perusahaan yang langsung memberikannya di bulan pertama kamu kerja.

Jika kamu sering pindah-pindah perusahaan, maka kamu gak bisa menikmati THR penuh sekali gaji. Terus buat menunggu kartu BPJS biasanya dibutuhkan waktu tiga bulan. Selain itu, gaji karyawan probation di beberapa perusahaan umumnya belum penuh.

[Baca: 5 Kerugian Finansial Jika Jadi Kutu Loncat di Dunia Kerja]

6. Gak ada bisnis sampingan, ya berjuang buat jadi bos!

bisnis sampingan
Berjuanglah biar kamu cepat jadi pimpinan! Mulai dari supervisor, naik ke asisten manager, lalu ke manager dan akhirnya direktur! (Liputan 6)

Berhubung kamu gak punya bisnis sampingan, berarti satu-satunya sumber pendapatan adalah gaji. Oleh karena itu kamu harus punya target pencapaian karier yang tinggi. Sebisa mungkin berikan kontribusi terbaik biar kariermu bisa nanjak.

Seandainya itu bisa terjadi, keuanganmu aman deh. Gaji besar, tunjangan juga gede, kan? Tapi harus siap kerja mati-matian juga demi perusahaan.

Bila emang udah gak betah di perusahaan tempatmu bekerja saat ini, gak ada salahnya buat melamar di perusahaan lain. Tapi, sebisa mungkin cari perusahaan yang siap menggajimu minimal 30 persen lebih besar dibanding gaji saat ini.

Soal pindah kerja jangan sembarangan lho ya. Selain gaji, kamu juga harus pertimbangkan hal lain seperti biaya transportasi dan sebagainya. Sayang dong kalau gajinya sama atau malah lebih kecil dan jabatannya lebih rendah.

[Baca: 6 Orang Ini Rela Gak Terima Gaji Bulanan Lebih dari Setahun Lho]

Itulah enam strategi yang wajib diterapkan kalau pengin kaya tanpa bisnis sampingan. Kira-kira, apa ada strategi lain yang udah kamu terapkan? Bolehlah di-share ke MoneySmart.

Intinya, selama kamu disiplin nabung, investasi, dan gak membuang-buang uang buat kebutuhan yang gak bermanfaat, kamu pasti bisa kaya kok tanpa bisnis sampingan. Yuk dicoba!