6 Cara Nge-hack Pengeluaran Rumah Tangga Agar Dompet Selalu Tebal

Jangan cuma ngeluh kalau pengeluaran rumah tangga dirasa makin lama makin besar. Pastinya beda dong, pengeluaran sekarang dengan pas masih lajang.

Jadi, jangan kaget terus nggerundel aja. Saat hendak berumah tangga, semestinya masalah pengeluaran sudah diantisipasi.

Kalau dulu pengeluaran cuma buat seorang diri, bakal jadi buat dua orang. Bahkan kalau sudah punya anak, bakal lebih banyak lagi itu duit keluar dari dompet.

Karena itu, kita gak hanya perlu menyiapkan modal nikah, tapi juga rencana setelahnya. Kan gak lucu kalau sudah bermegah-megah ria dalam pernikahan, eh, biduk rumah tangga hancur akibat masalah keuangan.

Sebenarnya, pengeluaran rumah tangga yang bikin dompet gak pernah tebal itu bisa diakali. Asalkan kita sudah siapkan rencana untuk itu.

Berikut ini cara nge-hack 5 pengeluaran rumah tangga yang bikin dompet tetap terisi:

1. Belanja bulanan

Belanja bulanan itu wajib. Tapi apa mesti keluar duit banyak? Ada cara biar belanja rutin ini gak membengkak. Salah satunya, rajin-rajin buka situs informasi diskon.

Pengeluaran Rumah Tangga
Daftar belanjaan mau dibikin panjang atau pendek, itu terserah kamu

Dalam situs tersebut akan terdapat info lagi ada diskon barang apa saja dan di mana saja. Selain itu, manfaatkan kartu kredit untuk membayar belanjaan. Di beberapa supermarket, ada diskon khusus bagi pemegang kartu kredit tertentu atau kartu anggota pasar modern tersebut.

Sesekali belanja di pasar tradisional juga bagus demi finansial. Sebab kita bisa menawar harga di sana, gak seperti di supermarket.

[Baca: 4 Kartu Kredit Supermarket yang Bukan Sekedar Alat Pembayaran Belanja Bulananmu]

2. Pakai rencana

Saat hendak mengeluarkan duit, kita mesti sudah punya rencana untuk pengeluaran itu. Ketika belanja, misalnya, mestinya kita pegang catatan belanjaan.

Nah, catatan ini harus disesuaikan dengan kebutuhan dan anggaran. Jadi, kita bisa mengamankan keuangan. Bukan asal comot ini-itu, tahu-tahu di kasir total belanjaan berjibun.

Begitu pula saat mau beli barang lainnya, termasuk metode pembeliannya. Mau beli mobil, misalnya, kredit atau cash. Perhitungkan sisi positif-negatifnya dari sudut pandang keuangan.

[Baca: Beli Mobil Kredit Rugi, Ah Masak Iya Sih?]

3. Cegah beli baru

Salah satu “penyakit” orang Indonesia adalah susah merawat sesuatu. Contohnya di bidang budaya. Begitu ada budaya yang diklaim orang, marah-marah. Padahal sebelumnya acuh tak acuh terhadap  budaya itu.

Pengeluaran Rumah Tangga
Suka bikin barang-barang sederhana? Itu lebih bagus dibanding beli baru

Ini bisa jadi masalah dalam rumah tangga. Dengan gak mau merawat barang di rumah, artinya siap keluar duit lebih untuk beli barang baru. Penyebabnya: barang itu rusak.

Misalnya AC jarang dibersihkan. Tahu-tahu gak dingin, ada yang jebol, harus ganti baru. Mending rutin dibersihkan, jadi pengeluaran lebih terjaga.

4. Bukan waktunya manja

Salah satu alasan orang memilih kendaraan pribadi untuk pergi kerja adalah lebih nyaman. Gak peduli kalau ternyata anggarannya lebih besar ketimbang naik angkutan umum.

Jika mau mengirit pengeluaran, mestinya kita kudu berpikir jernih. Tak apa-apa sedikit bersesak-sesakan jika akhirnya pundi-pundi tabungan lebih gemuk. Istilahnya, bersakit-sakit dahulu bersenang-senang kemudian.

Yang keterlaluan adalah pakai kendaraan padahal hanya mau ke minimarket berapa ratus meter dari rumah. Kenapa gak jalan saja? Selain lebih sehat, kita gak perlu bayar parkir yang biasanya masuk ke kelompok preman setempat, bukan ke kas negara. Bensin juga lebih ngirit.

5. Coret pengeluaran gak perlu

Kita mesti bisa membedakan antara kebutuhan dan keinginan. Dari sini, kita bisa mencoret pengeluaran yang gak perlu.

Pengeluaran Rumah Tangga
Banyakin makan buah buat ngemil, karena kesehatan itu juga aset loh

Misalnya buat peliharaan. Memang, peliharaan itu penting buat sebagian orang. Tapi kalau kondisi finansial mau lebih terjaga, sebaiknya kita bijak melihat persoalan.

Jika memang mau melihara hewan, kita mesti lebih piawai mengelola pengeluaran. Contohnya, memberinya makan yang sama dengan kita, biar gak perlu beli pakan khusus. Gak perlu ke salon hewan juga, tapi cukup rutin mandikan di rumah.

Biaya fitness juga bisa dicoret kalau perlu. Kalau mau sehat, joging tiap hari juga sudah cukup. Kecuali memang ada program khusus buat pembentukan otot, ya. Mending dana dialihkan ke hal yang lebih signifikan, misalnya investasi.

6. Pakai Kartu Kredit yang Sesuai

Salah pilih kartu kredit ternyata bisa bikin semuanya gatot. Kenapa gitu? Ya karena sebenarnya kartu kredit itu bisa disesuaikan dengan kebutuhanmu.

Misalnya setiap bulan selalu keluar uang belanja bulanan, ya pakai saja kartu kredit yang memberikan banyak fitur untuk belanja di supermarket. Ada tuh kartu kredit yang memberikan diskon 10% setiap belanja plus fitur cicilan 0%.

[Baca: Biar Gak Bingung, Begini Cara Menentukan Investasi Sesuai Rencana Keuangan]

Itulah 6 cara nge-hack pengeluaran rumah tangga. Simpel saja sebenarnya jika kita mau mempraktikkannya.

Itulah yang menjadi kunci. Niat bertindak, gak hanya berencana. Rumah tangga bakal lebih bahagia ketika kondisi finansial terjaga.

CTA Banner Bank Mega CC

 

Image credit:

  • http://cdn.klimg.com/dream.co.id/resources/news/2014/09/27/5381/664xauto-tips-belanja-bulanan-di-akhir-pekan-1409276-rev1409277.jpg
  • http://www.channel.loop.co.id/uploads/article/media_upload/2396/Cover_DIYvsNew.gif
  • http://cdn.zettamedia.co/moola/ligwina/original/2016-07-27-10-29-28-pexelsphoto26799large.jpg