5 Usaha Kuliner Ini Gunakan Istilah Mesum, Nomor 3 Pasti Tahu!

Bicara usaha kuliner, ada banyak cara supaya usaha kamu segera dikenal oleh masyarakat. Nah, salah satu cara yang ditempuh beberapa pengusaha adalah dengan gunakan nama yang nyentrik bin nyeleneh. Bahkan, ada pula yang gak segan-segan gunakan istilah berbau mesum pada usaha kuliner mereka.

Yap! Beberapa usaha kuliner berikut cukup berani mengadopsi beragam nama yang berbau mesum buat mem-branding usaha mereka maupun menu sajiannya. Bahkan, ada yang laku keras sampai sekarang lho!

Penasaran apa aja dan dimana aja tempat kuliner yang berani usung tema sensual tersebut? Simak selengkapnya dalam ulasan berikut ini!

1. Bakmi Janda

Ini nih salah satu spot kuliner yang sedang naik daun beberapa waktu terakhir ini. Tempat makan yang mengandalkan sajian bakmi ini berada di Surabaya. Tepatnya di Jalan Jemursari 76 Blok C 38.

Bukan sekadar mencatut istilah “janda”, warung bakmi tersebut “diramaikan” oleh pelayan yang konon berstatus janda. Gak cuma itu aja, para wanita tersebut setiap harinya berganti kostum dengan berbagai tema, lho.

2. Kedai Susu Nenen

A post shared by Makanan Enak (@menurutgueenak) on

Kedai minuman ini, sesuai namanya, emang menyediakan minuman susu. Bahkan, pada kemasannya terdapat slogan “sudah nenen hari ini?”.

Berdasarkan penelusuran di situs ulasan Zomato, Kedai Susu Nenen ini dapat penilaian yang cukup baik dari pelanggannya.

Kamu bisa temukan kedai susu ini di daerah Jatinegara dan Klender.

3. Makaroni Ngehe

Istilah “ngehe” cukup sering dijadikan oleh sebagian orang Indonesia sebagai umpatan. Ada beberapa makna buat kata tersebut. Salah satunya bisa berarti umpatan bermakna mengesalkan, bahkan ada yang menggunakan “ngehe” sebagai pengganti kata bersenggama.

Tapi, si pendiri Makaroni Ngehe tentunya gak mengasosiasikan nama usahanya dengan makna yang terakhir. Nama Makaroni Ngehe berasal dari pengalaman pahit si pendiri yang merasa betapa ngehe hidupnya di masa lalu. Jadilah, kata tersebut ia jadikan pelecut untuk meraih kesuksesan.

Hasil yang dia terima dari usaha kuliner ini ternyata jauh dari yang dibayangkan. Makanan berupa makaroni tersebut sukses berat di pasaran. Kini, Makaroni Ngehe bisa dengan mudah kamu temukan di berbagai wilayah.

Bahkan, Makaroni Ngehe sukses mengantongin omzet miliaran rupiah per bulan. Hayo, siapa di sini yang rajin jajan Makaroni Ngehe via Go-Food atau beli langsung ke outletnya?

4. Dawet Ireng Jemb*t Kecabut

A post shared by INFO.HITS (@hitsabiscom) on

Kamu yang belum pernah coba es dawet ini mungkin akan geli saat dengar nama usaha kuliner satu ini. Eits, kamu perlu tahu kalau ternyata es dawet satu ini adalah salah satu kuliner legendaris dari Purworejo, Jawa Tengah.

Warung kecil tersebut udah berdiri sejak tahun 1950-an. Malah banyak wisatawan yang berkunjung ke sana bila liburan di daerah tersebut.

Oh ya, penamaan minuman dengan dawet berwarna hitam tersebut ternyata bukan sengaja emang dibikin saru gitu. Warung tersebut berada di dekat Jembatan Butuh di Kecamatan Butuh. Jadilah dari lokasi tersebut disingkat menjadi Jembut Kecabut. Bisa pas banget gitu kan?

5. Mendoan Miyabi

Nama usaha kuliner satu ini emang mesum banget deh. Gimana gak, mencatut nama salah satu bintang porno tentu bikin gerobak mendoan ini menarik perhatian. Ditambah pula dengan slogannya yang cukup bikin orang berpikir aneh-aneh: “Tempeku Anget Gawe Kemringet” yang artinya “tempeku hangat bikin berkeringat”.

Lokasi gerobak tempe mendoan ini ada di Patukan, Sleman, Yogyakarta. Berdasarkan ulasan Google, mendoan ini cukup disukai oleh pelanggan. Sebab, ukuran mendoan yang dijual cukup besar sehingga bikin pelanggan gak menyesal buat beli.

Melihat nama-nama usaha kuliner di atas mungkin sebagian orang mengernyitkan kening. Namun, tempat makan yang udah disebutkan ini nyatanya gak sekadar mencatut istilah yang cukup kontroversial aja tetapi juga mengusung sajian yang emang enak di lidah.

Terbukti, tempat makanan tersebut masih ramai sampai sekarang. Jadi, bukan sekadar viral di awal aja terus tutup.

Minat buat coba bisnis dengan nama seperti ini? Yang pasti, jangan lupakan kualitas rasa ya!