5 Trik Jual Barang Bekas Selain Lewat Garage Sale, Pasti Laku!

Garage sale buat jual barang bekas mungkin bisa jadi opsi bagus. Namun sayangnya, cara ini ternyata kurang efektif, lho.

Garage sale biasanya diadakan di halaman rumah. Di Indonesia gak semua orang punya halaman rumah, kan? Lagipula, pengunjungnya juga bakal terbatas banget karena belum tentu daerah rumah kamu cukup ramai.

Selain itu, sering kali jumlah barang bekas yang pengin kamu jual gak banyak. Bisa jadi cuma dua atau paling banyak lima biji.

[Baca: Gak Perlu Malu Menjual Barang Bekas, 5 Hal Ini Alasannya]

Nah, kalau mau buka garage sale, kamu harus join sama teman yang lain. Buat mengumpulkan teman tentu gak gampang.

Jadi, daripada kekeuh harus pakai cara garage sale, kenapa gak coba lima trik berikut ini aja?

1. Langsung tawarkan kepada teman

Jual barang bekas
Coba dulu tawarin ke teman (sheknows)

Daripada jauh-jauh, kenapa gak coba dulu tawarkan kepada teman dekat atau kenalan kamu? Bisa aja mereka sedang butuh barang yang kamu tawarkan. Kamu gak bakal tahu kalau gak nanya, kan?

Cara ini cukup efektif karena kamu dan teman kamu bisa bertemu dan cek kondisi barang tersebut. Kamu pun gak perlu ongkos kirim kalau teman kamu tersebut ternyata satu kantor. Malah, kalian gak perlu bikin janji COD (cash on delivery) di tempat tertentu.

Praktis banget, kan?

[Baca: 4 Cara Mendapatkan Uang dengan Cepat dari Barang Bekas]

2. Jual barang bekas di media sosial pribadi

jual barang bekas berkualitas
Pakai Facebook (salesforce)

Selain tawarkan langsung kepada teman, kamu pun bisa coba manfaatkan media sosial yang kamu miliki.

Kamu bisa posting di beranda akun Facebook kamu, Twitter, atau gunakan Instagram lewat post atau story.

Jadi, kamu bukan cuma meraih atensi teman-teman dekat aja, tetapi juga beberapa teman dunia maya yang kamu miliki. Malah buat kamu yang punya follower banyak, kamu punya kesempatan bikin barang bekas milik kamu cepat laku.

3. Coba tawarkan di Facebook Group

pusat barang bekas
Coba cari Facebook group yang cocok (lifewire)

Selain beranda media sosial kamu, Facebook Group kini jadi sarana efektif buat jual barang bekas secara online.

Ada banyak Facebook Group yang bisa kamu pilih. Kamu bisa pilih berdasarkan lokasi, kategori, atau jenis barang yang dijual.

Misalnya, kamu yang berada di Jakarta Selatan pengin jual barang bekas berupa peralatan hiking. Kamu bisa pilih jual di Facebook Group yang isinya adalah orang-orang yang tinggal di Jakarta Selatan atau grup para pendaki. Karena barang yang kamu jual cukup spesifik, maka lebih baik pilih grup yang spesifik pula, yaitu grup para pendaki.

4. Manfaatkan situs jual beli online

olx barang bekas
Salah satunya OLX (DailySocial)

Cukup banyak situs jual beli online yang bisa kamu manfaatkan buat jual barang bekas. Beberapa yang paling dikenal adalah OLX, Carousell, atau Prelo.

Forum Kaskus yang dikenal dengan nama FJB atau Forum Jual Beli pun bisa kamu coba. Kanal forum tersebut malah udah berubah konsep layaknya situs jual beli online.

Jumlah pengguna situs tersebut yang udah cukup banyak, bahkan dari seluruh Indonesia, tentu bikin barang laku lebih cepat.

[Baca: Hasilkan Uang dari Barang Bekasmu Lewat 5 Situs Jual-Beli Ini]

5. Jual langsung ke pedagang atau pasar loak

jual beli barang bekas
Tawarkan ke pedagang (kompas)

Cara ini bisa kamu jadikan alternatif bila gak pengin repot jualan. Kamu datangi pedagang di pasar tertentu yang sesuai dengan barang yang kamu jual.

Di Jakarta sendiri, terdapat beberapa pasar loak yang bisa kamu tuju kalau pengin jual barang bekas. Contohnya, Pasar Taman Puring buat jual tas atau sepatu bermerek. Bisa juga ke Basement Blok M Square buat jual buku-buku bekas. Kalau mau jual kamera, bisa ke Metro Atom Plaza di bagian Sentra Kamera, dan lainnya.

Kekurangannya adalah harga yang kamu dapatkan bisa jadi di bawah ekspektasi kamu. Ini karena si pedagang bakal jual barang tersebut ke pelanggan lainnya.

Nah, sekarang udah terpikirkan buat jual barang bekas yang udah menumpuk di rumah itu kemana, kan? Yuk, coba lima cara yang udah disebutkan di atas.